Suara.com - Nama Bunda Corla kembali mencuri perhatian setelah dirinya mengungkapkan perbedaan syarat kerja di Jerman dan Indonesia.
Dalam acara Catatan Demokrasi yang tayang di TV One, membahas tren #KaburAjaDulu yang juga dihadiri oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer.
Ia membandingkan bagaimana proses mendapatkan pekerjaan di Jerman jauh lebih mudah dibandingkan di Indonesia. Menurut Bunda Corla, sistem ketenagakerjaan di Jerman lebih terbuka tanpa diskriminasi usia dan fisik.
"Di Jerman tidak mengenal yang namanya usia, tidak mengenal fisik," ujarnya dalam acara tersebut yang dibagikan ulang akun TikTok @/muhmdasep, Kamis (20/2/2025).
Ia juga menyoroti bahwa yang terpenting dalam mendapatkan pekerjaan di Jerman adalah kemauan dan niat untuk bekerja. "Di Jerman ini yang penting ada mau, ada niat. Tidak punya pengalaman nanti kita ajarkan," tambahnya.
Sebaliknya, ia menilai bahwa di Indonesia masih banyak perusahaan yang menerapkan persyaratan tidak masuk akal, seperti tinggi badan dan penampilan. "Kalau di Indonesia kan harus lihat tinggi badan, apa ini, gimana, ini nggak wajar. Emang mau ngapain? Mau jadi model?" sindirnya.
Peluang dan Syarat Kerja di Jerman bagi WNI
Ya, dikutip Deutsch Academia, Jerman memang menawarkan berbagai jenis pekerjaan bagi warga negara Indonesia (WNI), mulai dari pekerjaan profesional hingga program sukarelawan.
Berikut adalah beberapa kategori utama beserta syarat yang harus dipenuhi:
Baca Juga: Mengintip Kisaran Gaji di Jerman, Bunda Corla Bandingkan Syarat Kerja Tak Sesulit Indonesia
1. Bekerja sebagai Profesional
Jika Anda memiliki gelar sarjana atau diploma dan keahlian yang diakui setara dengan standar Jerman, Anda bisa bekerja dengan visa kerja profesional.
Gaji: 2.500 – 4.000 euro per bulan
Syarat:
- Lulusan S1 atau D3 dari Indonesia atau Jerman
- Kemampuan bahasa Jerman minimal B2
- Telah melakukan penyetaraan profesi (Annerkenung)
2. Bekerja dalam Rangka Penyetaraan Profesi
Jika pendidikan Anda belum diakui di Jerman, Anda bisa bekerja sambil memenuhi syarat penyetaraan profesi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Waspada Godzilla El Nino! Ini Cara Tepat Pakai Sunscreen Agar Kulit Tidak Gosong
-
Kenapa Harga Plastik Naik? Ternyata Ini 'Biang Kerok' di Balik Layar
-
Apakah Sunscreen Bisa Memutihkan Wajah? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Bikin Kulit Glowing
-
Apa Bedanya Jumat Agung dan Paskah? Bukan Hari Biasa, Ini Maknanya
-
6 Shio Paling Hoki pada 3 April 2026, Siapa Saja yang Beruntung Besok?
-
3 Bedak Tabur Wardah untuk Kulit Sawo Matang agar Makeup Tidak Abu-Abu
-
Diklaim Ramah Lingkungan, Ekowisata Justru Berisiko Gagal Redam Emisi Karbon Global: Mengapa?
-
Skincare Glad2Glow untuk Umur Berapa? Cek Panduan Lengkapnya di Sini
-
5 Bedak Murah yang Bagus dan Aman: Cocok untuk Sehari-hari, Mulai Rp20 Ribuan
-
Apakah SNBP Itu Beasiswa? Cek Penjelasan Lengkapnya Supaya Tidak Kaget