Gaji: 1.900 – 3.000 euro per bulan
3. Bekerja melalui Program Ausbildung
Program ini adalah pelatihan keahlian dan profesi di Jerman, di mana Anda akan belajar sekaligus bekerja.
Gaji: 850 – 1.300 euro per bulan
Syarat:
- Pendidikan minimal SMA
- Kemampuan bahasa Jerman minimal B1
4. Bekerja sebagai Sukarelawan (FSJ/BFD)
Program sukarelawan ini berdurasi satu tahun dan tidak menghasilkan sertifikasi keahlian yang diakui untuk bekerja secara permanen di Jerman.
Gaji: Uang saku 200 – 350 euro per bulan
Baca Juga: Mengintip Kisaran Gaji di Jerman, Bunda Corla Bandingkan Syarat Kerja Tak Sesulit Indonesia
Syarat:
- Kemampuan bahasa Jerman minimal A2-B1
5. Bekerja sebagai Aupair
Program ini merupakan pertukaran budaya di mana Anda membantu keluarga angkat dalam pekerjaan ringan, seperti mengasuh anak.
Gaji: Uang saku 200 – 350 euro per bulan
Syarat:
- Usia maksimal 27 tahun
- Kemampuan bahasa Jerman minimal A1
6. Kuliah Sambil Bekerja
Mahasiswa di Jerman diperbolehkan bekerja part-time.
Gaji: Dibayar per jam
Syarat:
- Sudah berada di Jerman dengan visa studi
- Memiliki tabungan minimal 10.200 euro untuk biaya hidup
7. Bekerja Part Time
Pekerjaan paruh waktu ini umumnya untuk mereka yang sudah memiliki izin tinggal.
Gaji: Dibayar per jam
Syarat:
- Sudah memiliki visa nasional Jerman
8. Bekerja karena Penugasan Perusahaan
Bagi karyawan perusahaan Jerman di Indonesia yang dikirim untuk bekerja sementara di Jerman.
Gaji: Tergantung kebijakan perusahaan
Syarat:
- Sedang bekerja di perusahaan Jerman di Indonesia
9. Bekerja di Jerman Sambil Kuliah
Untuk bisa kuliah sambil bekerja di Jerman, Anda harus sudah memiliki visa kerja terlebih dahulu.
Gaji: Dibayar per jam
Syarat:
- Sudah berada di Jerman dan memiliki izin kerja
Apakah Bekerja di Jerman Lebih Baik?
Bunda Corla tidak salah ketika mengatakan bahwa syarat kerja di Jerman lebih fleksibel dibandingkan di Indonesia. Di Jerman, faktor utama dalam mendapatkan pekerjaan adalah kemauan, keterampilan, dan sertifikasi yang diakui, bukan penampilan atau batasan usia.
Selain itu, berbagai jalur tersedia bagi WNI yang ingin bekerja di Jerman, baik sebagai profesional, pelajar, maupun peserta program pelatihan.
Dengan berbagai pilihan ini, bekerja di Jerman bisa menjadi solusi bagi mereka yang ingin meningkatkan kondisi finansial dan mengembangkan karier internasional.
Namun, tetap diperlukan persiapan matang, seperti mempelajari bahasa Jerman dan memenuhi persyaratan visa yang diperlukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Mana yang Benar, Cuci Muka saat Mandi atau Terpisah di Wastafel?
-
Pemulihan Listrik Pascagempa Flores Difokuskan ke Wilayah Terpencil
-
5 Cara Reapply Tinted Sunscreen di Tengah Hari Tanpa Merusak Makeup
-
WFH dan PJJ Jakarta Dikaitkan Antisipasi Demo, Pramono: Arahan Pemerintah Pusat
-
5 Pilihan HP 5G RAM 12 GB Mulai Rp2,9 Juta, Solusi Multitasking Lancar Jaya
-
Butuh Waktu Lebih Lama, DPR Patok RUU Perampasan Aset Rampung Paling Lambat Akhir 2026
-
Bukan Sekadar Pintu Gerbang! Ambisi Gubernur Lampung Ubah Bahan Mentah Jadi Emas Ekonomi
-
Review The X-Files: I Want to Believe Vrach Frankenshteyn, Terlalu Sinting!
-
Pesaing Yamaha MT-15 Harga Semurah Scoopy, Begini Spesifikasi Bajaj Pulsar N160
-
Toyota Calya Terjun ke Telaga Sarangan Pagi Buta, Begini Nasib Sopirnya