Suara.com - Bulan Ramadan 2025 tinggal menghitung hari. Umat Islam akan menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh. Selama bulan ini, umat Islam menjalankan ibadah puasa dari fajar hingga matahari terbenam.
Selain sebagai waktu untuk meningkatkan ibadah, Ramadan juga menjadi kesempatan untuk memperhatikan kesehatan. Perubahan pola makan, tidur, dan aktivitas selama puasa seringkali menimbulkan risiko kesehatan yang tidak bisa diabaikan.
Mulai dari maag, dehidrasi, hingga kelelahan, risiko ini bisa mengganggu kelancaran ibadah puasa. Berikut beberapa masalah kesehatan yang sering muncul selama Ramadan:
Maag dan Gangguan Pencernaan
Selama Ramadan, pola makan kita mengalami perubahan signifikan, seperti tidak makan dan minum selama lebih dari 12 jam. Kondisi ini dapat memicu naiknya asam lambung, yang berpotensi menyebabkan maag atau gangguan pencernaan, terutama saat berbuka puasa kita langsung mengonsumsi makanan berat atau pedas dalam porsi besar.
Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan pola makan yang seimbang dan tidak berlebihan saat berbuka agar ibadah puasa tetap lancar dan tubuh tetap sehat.
Dehidrasi
Kurangnya asupan cairan selama berpuasa, terutama di daerah dengan iklim panas atau cuaca terik, dapat memicu terjadinya dehidrasi. Kondisi ini terjadi karena tubuh kehilangan cairan lebih cepat melalui keringat, sementara asupan air selama sahur dan berbuka seringkali tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan harian.
Dehidrasi ringan hingga berat biasanya ditandai dengan gejala seperti pusing, tubuh terasa lemas, sulit berkonsentrasi, dan bahkan penurunan produktivitas.
Jika tidak segera diatasi, dehidrasi dapat mengganggu kelancaran ibadah puasa dan aktivitas sehari-hari, sehingga penting untuk memastikan kecukupan cairan dengan minum air putih yang cukup saat sahur dan berbuka.
Kelelahan
Kurang tidur akibat bangun sahur dini hari dan aktivitas ibadah di malam hari, seperti shalat Tarawih, dapat menyebabkan tubuh mengalami kelelahan yang signifikan. Ini terjadi karena waktu istirahat yang terpotong membuat tubuh tidak memiliki cukup waktu untuk memulihkan energi.
Jika tidak diimbangi dengan istirahat yang cukup, sistem kekebalan tubuh dapat melemah, sehingga membuat seseorang lebih rentan terhadap infeksi dan penyakit. Selain itu, kelelahan yang berkepanjangan juga dapat memengaruhi konsentrasi, mood, dan produktivitas sehari-hari, yang pada akhirnya dapat mengganggu kelancaran ibadah puasa.
Untuk itu penting mengatur pola tidur dengan baik. Misalnya dengan tidur lebih awal atau memanfaatkan waktu siang untuk beristirahat singkat, agar tubuh tetap fit dan ibadah selama Ramadan dapat dijalani dengan optimal.
Gula Darah Tidak Stabil
Berita Terkait
-
Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan
-
Siapa Dokter Tamara Jasmine? Sosok yang Viral Usai Sindir Pasien BPJS Kesehatan
-
Krisis Empati Nakes pada Pasien BPJS: Akibat 'Burnout' atau Bobroknya Sistem Kesehatan?
-
Nakes Beri Komentar Tak Berempati ke Pasien BPJS, Menkes: Hati Saya Sedih
-
5 Rekomendasi Jam Tangan Pintar dengan Fitur Kesehatan Lengkap 2026, Akurat Pantau Heart Rate
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
3 Wanita di Deli Serdang Kompak Jual Sabu, Transaksi Lewat Jendela
-
Terjadi Gempa Bumi Flores, BRI Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak
-
Begal Beraksi di 18 Lokasi di Kota Kendari Ditangkap
-
Biar Naik Kelas, Prabowo Ingin Pasar Modal RI Juga Dipenuhi Startup
-
Tim SAR dan K-9 Dikerahkan Bantu Pencarian Korban Gempa NTT
-
Gempa M 7,7 Guncang NTT, BNPB Minta 6 Kabupaten Segera Tetapkan Status Darurat
-
Pergeseran Tragedi dalam Novel Mary Shelley dan Film Frankenstein (2025)
-
1.725 Paket Sembako Disiapkan untuk Masyarakat Terdampak Bencana di NTT
-
9 Rekomendasi Facial Wash untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
-
Bobby Nasution Tegur Pejabat Pematangsiantar Pakai Mobil Dinas di Hari Libur