Suara.com - SPBU swasta mulai dipadati masyarakat setelah terungkapnya kasus dugaan korupsi di anak perusahaan Pertamina, yakni PT Pertamina Patra Niaga. Tak main-main, kasus korupsi dengan 7 tersangka ini diperkirakan menimbulkan kerugian terhadap negara hingga Rp193 triliun.
Salah satu modus yang dilakukan adalah diduga mengoplos bahan bakar minyak (BBM) tersebut, dari RON 90 yang setara Pertalite justru dijual dan diakui sebagai RON 92 atau setara Pertamax.
Padahal Pertamina mematok harga yang berbeda untuk Pertalite dan Pertamax, di mana ada selisih harga Rp2.900. Selain itu, Pertalite juga ditujukan untuk kendaraan penerima subsidi, sedangkan Pertamax tidak.
Karena itulah, tidak heran jika banyak masyarakat yang menjerit marah atas dugaan korupsi tersebut. Banyak yang menyuarakan boikot Pertamina dan beralih membeli produk BBM dari SPBU swasta.
Berikut ini adalah beberapa produk BBM dengan kualitas setara Pertamax alias BBM RON 92 di SPBU:
- Pertamina Pertamax: Rp12.900 per liter
- Shell Super: Rp13.350 per liter
- Vivo Revvo 92: Rp13.350 per liter
- BP 92: Rp13.350 per liter
Sedangkan dari keempat SPBU tersebut, hanya Pertamina yang menjual produk BBM dengan RON 90, yakni Pertalite (Rp10.000 per liter) dan Vivo Revvo 90 (Rp13.260 per liter).
Kemudian ada juga produk BBM dengan RON 95 dengan rincian harga seperti berikut:
- Pertamina Pertamax Green: Rp13.700 per liter
- Shell V-Power: Rp13.940 per liter
- Vivo Revvo 95: Rp13.940 per liter
- BP Ultimate: Rp13.940 per liter
Lalu ada pula varian produk BBM dengan RON 98. Di Pertamina dijual dengan nama Pertamax Turbo seharga Rp14.000 per liter, serta Shell V-Power Nitro+ seharga Rp14.110 per liter.
Baca Juga: Belum Berhasil Diberantas Negara, Arie Kriting Minta Kiat Sukses Jadi Koruptor
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci