Suara.com - Sidang kasus perceraian Paula Verhoeven dan Baim Wong masuk babak baru. Terbaru, muncul dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan Baim Wong terhadap Paula Verhoeven. Isu KDRT ini mencuat dalam sidang di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.
Paula Verhoeven membawa bukti baru berupa rekaman video CCTV yang memperlihatkan dugaan kekerasan Baim Wong terhadap dirinya. Meski demikian, kuasa hukum Baim Wong, Fahmi Bachmid mengatakan, bukti yang diperlihatkan Paula tersebut lemah hukum.
Berikut fakta-fakta di balik dugaan KDRT yang dilakukan oleh Baim Wong terhadap Paula Verhoeven.
1. Tidak ada laporan polisi
Dalam sidang, Paula Verhoeven disebut tidak melaporkan kasus dugaan KDRT Baim Wong kepada pihak berwajib. Hal ini dipertanyakan oleh Fahmi Bachmid. Menurutnya, kasus KDRT harus dilaporkan ke polisi jika mau diproses hukum.
"Saya melihat apa yang disampaikan tidak berkekuatan hukum. Satu, tidak pernah ada laporan polisi. Sangat ironis jika seseorang mengaku ahli tapi dia tidak paham proses hukum KDRT itu harus lapor polisi," ujar Fahmi Bachmid dalam wawancara virtual, Jumat (28/2/2025).
2. Tidak adanya visum
Fahmi Bachmid juga menyebut bukti yang dibawa Paula soal tuduhan KDRT masih lemah. Apalagi, lanjutnya, Paula Verhoeven tidak pernah melakukan visum untuk mendukung tuduhannya.
Fahmi pun curiga dengan tidak adanya laporan polisi dan hasil visum Paula Verhoeven. Alhasil, kini dugaan KDRT Baim Wong hanya bisa dilihat dari rekaman video CCTV.
Baca Juga: Profil Abimanyu Wachjoewidajat: Saksi Ahli Ungkap Dugaan Baim Wong KDRT Paula Verhoeven
3. Diragukannya keaslian video bukti
Fahmi Bachmid juga meragukan keaslian bukti KDRT berupa video CCTV tersebut. Menurutnya, rekaman CCTV itu harus diperiksa secara mendalam melalui laboratorium forensik.
"Bukti video harus diverifikasi dengan lab forensik. Apabila tidak, maka itu tidak ada kekuatan hukum. Anggap tidak pernah ada. Ada dua hal yang terpenting, bahkan tiga. Satu, tidak pernah ada laporan polisi, tidak pernah ada visum, videonya patut diragukan keasliannya," jelasnya.
4. Isi CCTV bukti dugaan KDRT Baim Wong
Seorang ahli digital forensik, Abimanyu Wachjoewidajat, didatangkan ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 26 Februari 2025. Dalam sidang, ia memberikan pendapatnya tentang video CCTV tersebut.
Abimanyu menyebutkan bahwa terlihat adanya percekcokan di dalam video tersebut. Menurut analisisnya, video CCTV menunjukkan suasana cekcok antara kedua belah pihak yang sudah tidak kondusif. Puncaknya, terjadi kontak tubuh ang keras.
Berita Terkait
-
Profil Abimanyu Wachjoewidajat: Saksi Ahli Ungkap Dugaan Baim Wong KDRT Paula Verhoeven
-
NU Kabupaten Bogor Dukung Proses Hukum Ustaz Pelaku Kekerasan Seksual: Tak Ada Kriminalisasi Ulama
-
Wajah Babak Belur Mirip Korban KDRT, Wika Salim Bingung Cari Penyebabnya
-
Alasan Pihak Baim Wong Ragukan Rekaman Bukti CCTV Dugaan KDRT yang Dialami Paula Verhoeven
-
Rekaman CCTV Diputar di Pengadilan, Baim Wong Bantah Lakukan KDRT ke Paula Verhoeven
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut
-
6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI
-
Tak Hanya Mobil Konvensional, BRI KKB Expo 2026 Juga Dukung Pembiayaan Kendaraan Listrik
-
Gempa NTT, Badan Geologi Minta Waspada Bahaya Susulan
-
BRI dan BRI Finance Perkuat Pembiayaan Kendaraan lewat BRI KKB Expo 2026
-
Cari Kendaraan Baru? BRI KKB Expo 2026 Hadirkan Solusi Pembiayaan yang Lebih Mudah
-
47 Warga Meninggal, Ratusan Rumah Rusak Parah Akibat Gempa di NTT
-
Sering Selingkuh, Alat Kelamin Suami di Lumajang Dipotong Istri
-
Lelah Fisik dan Mental, STY Kasih Porsi Latihan Khusus 6 Pemain Timnas Indonesia di Persija
-
BRI KKB Expo 2026 Digelar Serentak, Ada Beragam Promo untuk Pembelian Kendaraan