Suara.com - Wafatnya Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono, dua pendaki di Puncak Carstensz, Papua pada Sabtu (1/3/2025) meninggalkan kenangan tentang persahabatan sejati.
Lilie dan Elsa, dua sahabat sejak bangku sekolah meninggal dunia saat sama-sama mendaki Puncak Jaya Carstensz, salah satu pucak tertinggi atau Seven Summit Indonesia.
Keduanya diduga meninggal karena hiportemia akibat cuaca ekstrem saat dalam perjalanan turun dari puncak. Bersama rombongan yang terdiri dari 10 pendaki Lilie dan Elsa memulai pendakian pada akhir Februari 2025.
Nahas, keduanya tutup usia saat menekuni hobi naik gunung. Di sisi lain, kisah persahabatan Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono menjadi sorotan publik.
Lilie Wijayanti sempat membagikan kenangannya bersama sang sahabat lewat postingan bertajuk 'We Are The Hiking Queen'. Saat itu, keduanya membagikan momen saat berhasil menaklukkan puncak Gunung Slamet.
Lilie menyebut dirinya sebagai Mamak Pendaki, sedangkan Elsa dijuluki Mamak Gigi. Wanita paruh baya itu mengaku berteman dengan Elsa sejak bangku SMP. Namun, keduanya baru suka mendaki gunung saat sekolah SMA.
Setelah lulus, baik Lilie dan Elsa sempat putus kotak. Mereka menjalani pendidikan dan karier masing-masing.
"Persahabatan kami terputus tanpa kabar berita, aku melanjutkan kuliah dan karir di Telkom, dan Elsa melanjutkan kuliah kedokteran Gigi di Jakarta. Karena itulah dia dinamai Mamak Gigi. Komunikasi terbatas, dan hubungan terputus," tulisnya dikutip dari postingan 8 November 2024 lalu.
Seiring dengan gencarnya media sosial, singkat cerita dua wanita itu kembali dipertemukan. Dari sanalah, Elsa kembali mengajak Lilie untuk mendaki.
Baca Juga: Jasad Dua Pendaki Meninggal di Puncak Carstensz akan Diterbangkan ke Jakarta Senin Besok
Tepat saat Elsa berulang tahun ke-50, Lilie mewujudkan permintaan sahabatnya yang ingin hadiah naik gunung. Kala itu, Elsa mengajaknya hiking ke Gunung Semeru.
"Jadilah kami bersusah payah penuh drama mendaki gunung Semeru dan gagal," bebernya.
Kegagalan itu justru membangkitkan keduanya untuk membentuk grup Kura-kura. Bersama teman-teman yang lain, Lilie dan Elsa yang sudah tak muda lagi semakin ketagihan naik gunung.
Bukan hanya gunung di dalam negeri, mereka juga menjelajahi beberapa gunung di luar negeri.
Bagi Lilie dan Elsa, alam adalah tempat bermain mereka. Sedangkan gunung, adalah kerajaan mereka.
"Alam adalah playground kami. Entah mengapa kalau di alam kami bisa bergembira seperti menari-nari di trek, lupa semua masalah. Dan itulah kami, kami ga bisa menari, menarinya jelek karena bukan Dancing Queen tapi kami adalah Hiking Queen. Gunung adalah kerajaan kami.," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
Terkini
-
Siapa Saja Kru Masinis Argo Bromo? Ungkap Masalah Sinyal Usai Kecelakaan Tabrak KRL
-
Selamat Tinggal Gas Melon, Bahlil Siapkan Alternatif Pengganti LPG
-
Urutan Skincare Wardah Malam untuk Cegah Penuaan Usia 30 Tahun ke Atas
-
3 Krim Mengandung Calendula untuk Atasi Kemerahan dan Cegah Penuaan, Mulai Rp30 Ribuan
-
10 Tanda Anak Menjadi Korban Kekerasan Seksual, Jangan Sepelekan Perubahan Fisik dan Perilaku Ini
-
Bukan di Depan atau Belakang, Ini Bagian Gerbong Kereta yang Paling 'Aman' Jika Terjadi Kecelakaan
-
Dituding Jadi Penyebab Kecelakaan KRL di Bekasi Timur, Gaji Driver Green SM Hampir Rp10 Juta?
-
4 Parfum untuk Anak Sekolah yang Wangi Tahan Lama dan Murah di Minimarket
-
Prabowo Hadiri Resepsi El Rumi, Bisakah Orang Biasa Undang Presiden ke Pernikahan?
-
Mengenal Istilah Black Cat Energy dalam Dinamika Percintaan Modern, Beda dengan Cuek