Suara.com - Dua pendaki Puncak Carstensz Papua alias Carstensz Pyramid meninggal dunia saat melakukan ekspedisi, Sabtu (1/3/2025). Kedua pendaki perempuan itu meninggal akibat hipotermia.
Dua pendaki tersebut adalah Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono. Keduanya meninggal meninggal dalam perjalanan turun dari Carstensz Pyramid lantaran hipotermia akibat cuaca buruk
Elsa dan Lilie sendiri merupakan bagian dari kelompok mendaki yang terdiri dari 10 orang termasuk Fiersa Besari dan 5 pemandu profesional. Setidaknya 5 orang pendaki mengalami hipotermia saat berada di Lembah Kuning. 3 orang di antaranya berhasil selamat, sementara Lilie dan Elsa meninggal dunia.
Kini tengah jadi perbincangan, seperti apa Puncak Carstenzs?
4 Fakta Puncak Carstenzs
1. Memiliki Puncak Gletser
Carstensz Pyramid berada di ketinggian 4.883 mdpl. Pada sekitar puncak terdapat gletser dengan nama yang sama yakni gletser Carstensz.
Gletser ini merupakan satu-satunya gletser tropika di Indonesia yang tersisa. Sayangnya gletser semakin menipis lantaran pemanasan global.
2. Keunikan Es di Puncak
Baca Juga: Evakuasi Dramatis Jenazah Pendaki dari Puncak Cartenz
Berada di ketinggian 4.883 mdpl membuat adanya fenomena alam unik, yakni es alami yang biasanya tak ada di wilayah khatulistiwa.
Es abadi ini melapisi puncak Jayawijaya bak tudung.
3. Berganti Nama
Carstensz Pyramid berganti nama pada 1963 menjadi Puncak Soekarno, setelah itu kemudian diganti menjadi Puncak Jaya. Nama Piramida Carstensz sendiri masih digunakan di kalangan para pendaki.
4. Tertinggi di Jayawijaya
Berada di pegunungan Jayawijaya, Puncak Carstensz menjadi yang tertinggi. Puncak lain yang lebih rendah yaitu Puncak Mandala 4.760 mdpl, Puncak Trikora 4.730 mdpl, Puncak Idenberg 4.673 mdpl, Puncak Yamin 4.535 mdpl dan puncak Carstenz Timur 4.400 mdpl.
Berita Terkait
-
Kenangan Manis Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono, The Hiking Queen Puncak Carstensz
-
Mengenal Bahaya Hipotermia, Kondisi yang Picu Kematian Dua Pendaki Puncak Carstensz
-
Jasad Dua Pendaki Meninggal di Puncak Carstensz akan Diterbangkan ke Jakarta Senin Besok
-
Ikut Pendakian Puncak Carstensz, Penyanyi Fiersa Besari Dipastikan Selamat
-
Nama Fiersa Besari Rajai Trending di X, Publik Kirim Doa untuk Pendaki Puncak Carstensz
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian