Suara.com - Merasa menjadi korban pertamax oplosan? Anda bisa melaporkan hal tersebut pada Yayasan lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) bersama Center of Economic and Law Studies (Celios).
“Harapannya warga dapat berpartisipasi secara leluasa dan dapat bersama-sama mendorong pemulihan hak warga sebagai konsumen utama BBM,” ujar Fadhil Alfathan selaku Direktur LBH Jakarta (28/02/25).
Beberapa waktu ini, warga Indonesia memang dirugikan lantaran dugaan korupsi Pertamax oleh Pertamina yang akhirnya membuat Pertamax yang dijual memiliki kualitas lebih buruk dari yang seharusnya.
Cara lapor jadi korban pertamax oplosan
Bagi Anda yang merasa kendaraannya mengalami kerusakan karena Pertamax Oplosan, aduan bisa diajukan melalui link berikut.
https://docs.google.com/forms/u/0/d/18PipqZuwRnU2BDDFMen-Fy9Ob93F3IUu_t4dPb_JBMA/viewform
Nantinya, Anda akan diminta untuk memberikan beberapa informasi, seperti
- Jenis bahan bakar yang dibeli (RON 90 Pertalite atau RON 92 Pertamax).
- Lamanya pemakaian bahan bakar.
- Perkiraan frekuensi pembelian dalam satu bulan.
- Kerugian yang dirasakan.
- Perkiraan jumlah kerugian.
- Bukti foto (jika ada).
Selain online, Anda bisa langsung melaporkan langsung ke kantor LBH Jakarta dengan mempersiapkan data-data yang sesuai pada formulir di atas.
Data-data yang terkumpul itu nantinya akan menjadi dasar untuk menuntut pertanggungjawaban pihak terkait. Posko pengaduan oleh LBH Jakarta ini telah dibuka sejak 25 Februari 2025 dan akan ditutup pada 5 Maret 2025 pukul 23.59 WIB jika tidak ada perpanjangan.
Menurut laporan sementara, LBH telah menerima lebih dari 590 laporan dari korban pertamax oplosan dalam kurun waktu satu pekan saja.
Baca Juga: Kejagung Soal Dugaan Keterlibatan Thohir Bersaudara di Kasus Pertamina: Belum Ada
Apabila pengoplosan pertamax ini terbukti benar, LBH Jakarta akan menjembatani masyarakat untuk mendapatkan hak atas kerugian dari tindak rasuah para bos Pertamina. LBH Jakarta dan Celios akan mengurungkan niat jalur hukum apabila nantinya Pertamina bersedia ganti rugi pada masyarakat.
Kasus dugaan pertamax oplosan ini mencuat ketika Kejaksaan Agung menetapkan sembilan tersangka kasus impor minyak. Di dalamnya terdapat sejumlah petinggi Pertamina, yaitu Yoki Firnandi selaku Direktur Utama Optimasi Feedstock & Produk PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), Riva Siahaan selaku Direktur Utama Patra Niaga, serta Maya Kusuma selaku Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga. Sampai saat ini, Kejagung memperkirakan bahwa kerugian negara mencapai Rp193,7 triliun.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
Industri Film Indonesia Masuki Era Baru dengan Dukungan Blockchain dan AI
-
Dari Anemia hingga Isu Mental, Ketika Generasi Muda Turun Tangan Racik Solusi Kesehatan
-
Tandon Air yang Bagus Merek Apa? Ini 4 Rekomendasinya yang Anti-Lumut dan Tahan Lama
-
The Apurva Kempinski Bali Angkat Isu Regenerasi dan Keberlanjutan
-
Cara Atasi Uap Keluar dari Gagang Panci Presto agar Daging Cepat Empuk
-
Saat Ekonomi Sulit, Mal Andalkan Hiburan Anak untuk Dongkrak Belanja?
-
5 Tips Layering Parfum agar Wanginya Tidak Pasaran, Ini Aroma yang Cocok Dipadukan
-
Jerawat Tak Kunjung Sembuh? 4 Rekomendasi Vitamin dari Dokter Estetika untuk Wajah Berjerawat
-
12 Destinasi Wisata Hits di Jakarta untuk Libur Sekolah, dari Pantai hingga Hutan Mangrove