Suara.com - Bencana banjir yang melanda wilayah Bekasi baru-baru ini tak hanya membuat lumpuh aktivitas warga dan dirasakan masyarakat, tapi juga membawa dampak yang memilukan bagi para peternak.
Dalam sebuah video yang viral diposting akun Instagram @rumpi_gosip terlihat, sebuah peternakan sapi di daerah Pekayon, Bekasi Selatan, mengalami kerugian besar setelah puluhan ekor sapi mati akibat terendam banjir.
Dilaporkan, di peternakan tersebut sebanyak 55 ekor sapi tidak bisa diselamatkan, mengakibatkan kerugian hingga Rp1,3 miliar, belum termasuk kerusakan lainnya.
"Nyesek! Viral 55 Ekor Sapi Mati Usai Terendam Banjir Bekasi, Total Kerugian Pemilik Capai 1,3 M Belum Termasuk Kerusakan Lainnya," tulis akun Instagram @rumoi_gosio dikutip Kamis (6/3/2025).
Terlihat pada video, kondisi di kandang sapi begitu terlihat memilukan, di mana banyak sapi terbaring tak bernyawa di dalam kandang. Di bagian lainnya tampak belasan ekor sapi itu masih tenggelam di tengah air banjir yang keruh.
Tentu saja para pemilik dan pekerja di peternakan itu hanya bisa pasrah melihat hewan-hewan ternak mereka tak bisa bertahan. Banjir yang terjadi di kawasan tersebut yang begitu para sendiri dilaporkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Jawa Barat, disebabkan oleh hujan intensitas tinggi dan luapan air yang melimpah dari wilayah hulu Kali Bekasi.
Unggahan yang viral di Instagram ini juga menunjukkan betapa besar dampak bencana terhadap sektor peternakan. Banyak netizen yang turut bersimpati dan mendoakan agar para pemilik peternakan diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah ini.
"Padahal kurang lebih 2 bln lagi idul adha.. ya Allah berikan keikhlasan kesabaran kepada saudara saudara kami yg terkena musibah semoga Engkau ganti dengan yg jauh lebih baik," ujar @nrs****.
"Anggap lha, harga sapi 3Ojt dikali 55 ekor aja udah 1.6 M. Kl kek gini pemerintah ngasih santunan ga si? KAS NEGARA pasti banyak dooong? (Banyak lha, kl ga banyak, ga mungkin bisa dikorupsi)," kata @kho****.
Baca Juga: Jakarta Banjir Lagi! Ratusan RT Terendam, Kerugian Ekonomi Menumpuk Sejak 2020
"Kasian Ya Allah itu sapi2nya, semoga tidak ada yg memanfaatkan sapi mati ini utk dijual dagingnya, hrs segera dikubur biar tdk menyebar bau busuknya," tambah @yul****.
"Subhanallah. Ya Allah. Bayangkan Disaat sapi sapi ini berusaha untuk bertahan hidup ya Allah," ungkap @hyo****.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Link Resmi Simulasi TKA SD dan SMP 2026, Gratis untuk Persiapan Ujian
-
PPPK Paruh Waktu Apakah Dapat THR 2026? Simak Penjelasan dan Aturannya
-
Sambut Momen Lebaran dengan Parfum Berteknologi Adaptif Unik, Aroma Manisnya Bikin Nyaman Seharian
-
17 Ide Caption Instagram Estetik untuk Bukber, Singkat tapi Bikin Postingan Makin Cantik
-
Menelusuri Ruang Kreasi dan Uji Coba di Balik Lahirnya Inovasi F&B Modern
-
Pekerja Lepas dan Freelancer Berhak Dapat THR, Begini Cara Hitungnya agar Tak Tertipu
-
Mudik Gratis PLN 2026 Dibuka: Cek Syarat, Jadwal, Rute, dan Lokasi Keberangkatan
-
7 Rekomendasi Sepeda Ringan Berkualitas di Bawah Rp1 Juta, Budget UMR Friendly
-
Cara Hitung THR Karyawan Swasta Masa Kerja Kurang 1 Tahun, Jangan Sampai Dikibuli!
-
Dari Senam Hingga Edukasi Nutrisi: Ini Bukti Gaya Hidup Sehat Sudah Jadi Kebutuhan, Bukan Cuma Tren!