Suara.com - Bosan dengan menu buka puasa yang itu-itu saja? Geni Faruk ada rekomendasi menu baru, nih. Ibu dari kesebelasan Gen Halilintar itu membagikan menu buka puasa serba daun kelor. Kira-kira, apa manfaatnya ya?
Menu buka puasa serba daun kelor disantap oleh Geni Faruk di sebuah restoran bernama La Moringa. Geni Faruk bercerita kalau ini adalah pengalaman pertamanya menyantap menu serba daun kelor.
"Berbuka dengan serba kelor? Pertama kali nyicipin makanan semuanya serba ber-kelor," tulis Geni Faruk di kolom caption, seperti dikutip pada Sabtu (8/3/2025).
Geni Faruk nampak telaten menjelaskan satu per satu menu serba daun kelor yang disantapnya saat buka puasa. Yang pertama adalah salad daun kelor yang dilengkapi dengan saus khusus berbahan sama.
"Salad daun kelor. Saus salad juga ditaburi daun kelor. Bener-bener semuanya berunsur daun kelor," kata Geni Faruk menjelaskan menu yang disantap olehnya.
Menilik menu resmi yang diunggah pihak La Moringa, menu salad mereka dijual dengan nama Moringa Signature Salad. Selain daun kelor, menu seharga Rp58 ribu ini juga dilengkapi dengan potongan katsu ayam dan beragam sayuran.
Berikutnya, Geni Faruk juga menyantap menu lain, seperti sei api kemerdekaan, daun yang sudah dibumbui dengan serbuk daun kelor, hingga teh daun kelor. Geni Faruk menjelaskan bahwa menu berbahan daun kelor mengandung banyak manfaat.
"Jadi semuanya bagus buat anti oksidan, anti radang, bisa mencegah kanker, bagus buat kulit, buat muka, buat mata. Dan bagus buat imun. Pokoknya semuanya enak. Jadi jangan berpikir, 'Aduh daun kelor apaan tuh?'," tutur Geni Faruk.
Geni Faruk juga menyebutkan satu manfaat lain dari daun kelor, yakni menangkal sihir. Bukan dengan cara di makan, daun kelor konon bisa bermanfaat untuk menangkal sihir apabila ditanam di sekitar rumah.
Baca Juga: Tips Parenting Anofial Asmid Cegah 11 Anak Tantrum: Menyakitkan...
"Yang lebih bagusnya lagi, dia bisa melindungi dari sihir. Kalau boleh, tanam tuh daun kelor di rumah. Jadi bisa dibikin apa aja," tegas Geni Faruk.
Ditelusuri lebih jauh, kebenaran daun kelor bisa menangkal sihir atau ilmu hitam belum teruji secara ilmiah. Termasuk soal desas-desus yang menyebutkan daun kelor bisa digunakan untuk mengangkat susuk.
Ustaz Abdul Somad dalam salah satu ceramahnya pernah menjelaskan pandangan agama soal daun kelor dan susuk. Pendakwah ternama itu menyebutkan bahwa memang benar ada riwayat yang menyebutkan cara mengangkat susuk menggunakan daun. Tapi daun yang disebutkan di dalam riwayat tersebut adalah daun sidr atau daun bidara.
"'Orang yang pakai susuk, mengeluarkan susuknya pakai daun kelor'. Mana dalilnya pakai daun kelor? Dalam hadis tak disebut daun kelor, tapi daun sidr (atau) daun bidara," jelas Abdul Somad, dilansir dari ceramahnya yang diunggah ulang oleh akun YouTube Afa Channel pada Sabtu (8/3/2025).
Caranya adalah dengan menghancurkan daun bidara (bisa diremas atau ditumbuk), kemudian dimasukkan ke dalam air dan dibacakan beberapa surah Alquran. Di antaranya Al-Fatihah satu kali, Al-Ikhlas tiga kali, Al-'Alaq satu kali, An-Nas satu kali, Ayat Kursi satu kali, salawat sepuluh kali, dihembuskan ke air, kemudian dimandikan dan diusapkan ke badan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan