Suara.com - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya atau yang dulu dikenal Mayor Teddy, kembali menjadi sorotan publik setelah aksinya yang khas terekam kamera.
Setelah sebelumnya viral karena merapikan buncis di pasar, kini ia tertangkap kamera sedang menyusun botol air mineral dengan rapi di dekat Presiden Prabowo Subianto.
Aksi-aksi kecil ini memicu perdebatan di media sosial: apakah Mayor Teddy memiliki OCD (Obsessive-Compulsive Disorder) ataukah ini adalah bagian dari kedisiplinan khas seorang perwira militer?
Memang, dalam beberapa video yang beredar di media sosial, Mayor Teddy tampaknya selalu berusaha menata segala sesuatu di sekelilingnya agar terlihat rapi.
Mulai dari merapikan buncis di pasar, menggeser meja agar sejajar, hingga menata botol air mineral. Kebiasaan ini mengundang tawa dan kekaguman warganet.
Hal tersebut terlihat dalam video yang posting akun TikTok @aulia.tdsky yang memperlihatkan tangan yang diduga Seskab Teddy tengah membuat dua botol air miner berdiri sejajar di kursi kayu yang diduduki oleh Prabowo Subianto.
Banyak yang berspekulasi bahwa perilaku ini adalah tanda OCD, yaitu gangguan kecemasan yang membuat seseorang terdorong untuk melakukan tindakan berulang, seperti merapikan sesuatu agar terasa "benar".
Namun, ada juga yang menilai bahwa ini adalah bagian dari disiplin tinggi seorang prajurit yang terbiasa dengan keteraturan.
"Fix sih dia COD," kata @mim****.
Baca Juga: Viral Tasyi Review Buruk Indomie, Ini Hukum Mencela Makanan dalam Islam
"Rapih banget letkol teddy indra wijaya. botol aja harus sejajar," ujar @mon****.
"Kita ada kesamaan pak sma2 OCD aku kalo liat botol parfum suami misah dri tempat nya di benerin dulu walaupn keadaan lagi sibuk," tambah @yan****.
"Bukan karena Ocd deh, emang bawaanya rapi.. kl udah bawaan rapi ya ga bisa diubah.. mungkin itu yg bikin pak prabowo suka sama dia, apa yang dia lakuin selalu rapi," ungkap @mic****.
Apa itu OCD?
Dikutip sotus RS Pondok Indah Obsessive compulsive disorder (OCD) atau gangguan obsesif kompulsif adalah suatu gangguan kesehatan mental yang ditandai dengan pemikiran obsesif (yang sebenarnya tidak diinginkan oleh penderitanya).
Sehingga hal ini memicu suatu perilaku repetitif (yang tampak seperti ritual). Seringkali, pasien OCD mengeluhkan terhambatnya aktivitas akibat perilaku kompulsif yang mereka alami.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Belanja Sampai Tengah Malam Jelang Lebaran, Mal Ini Hadirkan Diskon Besar-besaran hingga 80%!
-
10 Ide Camilan Asin dan Gurih untuk Lebaran, Alternatif Selain Kue Manis
-
5 Rekomendasi Bedak Glowing untuk Lebaran, Hasil Makeup Tampak Flawless
-
6 Cara Masak Ketupat agar Tidak Cepat Basi, Kunci Awet Berhari-hari
-
5 Tips Tetap Bugar Meski Puasa Saat Menyetir Jarak Jauh saat Mudik Lebaran
-
5 Rekomendasi Deodoran Tahan Lama, Anti Bau untuk Silaturahmi Lebaran
-
Dari THR ke Gadget Baru: Menemukan Hadiah Diri yang Pas di Bulan Ramadan
-
5 Link CCTV Arus Mudik 2026, Bisa Diakses Secara Gratis dan Real Time
-
Sholat Idulfitri 2026 Jam Berapa? Ini Bacaan Niat, Tata Cara hingga Ketentuannya
-
Jangan Sampai Terjebak Macet! Cek 5 CCTV Online Tol Trans Jawa Sebelum Mudik Lebaran