Kenapa Stres Berpengaruh pada Sistem Kardiovaskular?
Martinez-Majander menjelaskan beberapa teori utama mengenai bagaimana stres dapat memengaruhi kesehatan kardiovaskular.
"Kaitan antara stres dan stroke kemungkinan besar melibatkan lonjakan tekanan darah akut dan berulang dalam jangka pendek, aritmia jantung akibat stres, serta peradangan kronis," ungkapnya.
Selain itu, individu yang mengalami stres cenderung melakukan kebiasaan yang berdampak negatif pada kesehatan jantung, seperti merokok, kurang berolahraga, pola makan yang buruk, serta konsumsi zat adiktif.
Meskipun stres mungkin bukan penyebab langsung stroke, Patrick menambahkan bahwa stres dapat memicu perubahan fisiologis yang meningkatkan risiko stroke. Oleh karena itu, paparan stres dalam jangka panjang dapat menjadi faktor risiko yang signifikan bagi kesehatan pembuluh darah.
Peneliti juga menduga bahwa perempuan lebih rentan mengalami stres kronis karena mereka sering menghadapi berbagai tuntutan dalam kehidupan sehari-hari, seperti pekerjaan, keluarga, dan tanggung jawab mengasuh anak.
Martinez-Majander berharap hasil penelitian ini dapat mendorong masyarakat untuk lebih memperhatikan tingkat stres mereka. Meskipun menghilangkan stres sepenuhnya tidak memungkinkan, mengelolanya dengan baik dapat membantu mengurangi risiko stroke.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengelola stres dan menjaga kesehatan jantung antara lain:
- Mengenali Tanda-Tanda Stres
Perhatikan gejala stres seperti kecemasan yang berkelanjutan, kesulitan tidur, sakit kepala berulang, tekanan darah tinggi, serta kelelahan yang tidak wajar. Perubahan nafsu makan, kesulitan berkonsentrasi, gangguan pencernaan, atau nyeri tubuh juga dapat menjadi indikator stres yang harus diwaspadai.
- Mewaspadai Gejala Stroke
Kenali tanda-tanda stroke seperti mati rasa atau kelemahan tiba-tiba, gangguan berbicara, kehilangan keseimbangan, pusing, gangguan penglihatan, serta sakit kepala yang sangat hebat.
"Stres dapat memperburuk faktor risiko stroke yang sudah ada, sehingga penting untuk mengenali gejalanya sejak dini agar mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat," jelas Patrick.
- Menjaga Pola Hidup Sehat
Prioritaskan olahraga secara teratur setidaknya 150 menit per minggu, sesuai rekomendasi CDC. erapkan praktik mindfulness, seperti meditasi, yoga, atau teknik pernapasan untuk mengurangi stres.
Aktivitas sederhana seperti berjalan-jalan dengan penuh kesadaran atau fokus saat memasak juga dapat membantu menenangkan pikiran.
- Mencari Bantuan Jika Diperlukan
Sadari kapan stres menjadi berlebihan dan sulit dikendalikan. Jika merasa stres berdampak buruk pada kesehatan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter atau tenaga profesional.
Berita Terkait
-
Kekerasan Seksual di Perkebunan Sawit seperti Gunung Es, Perlindungan Buruh Masih Minim
-
4 Parfum Fruity Lokal untuk Wanita: Wanginya Manis dan Menyegarkan!
-
Kenapa Banyak Perempuan Takut Mulai Lari? Kisah di Balik Komunitas Kind Pace
-
Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer: Kisah Kelam Perempuan Indonesia di Era Pendudukan Jepang
-
UMKM Perempuan Aceh untuk Naik Kelas Berkat Sinergi PNM dan OJK
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan