4. Tidak menolak hadiah tanpa alasan yang jelas
Menolak hadiah tanpa alasan yang syar’i atau mungkin bertentangan dengan akidah dapat menyakiti perasaan pemberi dan mengurangi makna silaturahmi. Rasulullah SAW sendiri selalu menganjurkan untuk menerima hadiah yang diberikan kepada kita bahkan beliau juga menganjurkan kita untuk membalasnya sebagai bentuk penghargaan. Jika ada alasan yang kuat untuk menolak, seperti hadiah tersebut mengandung unsur yang haram atau tidak sesuai dengan syariat, maka penolakan tersebut harus disampaikan dengan cara yang baik dan sopan.
5. Membalas hadiah jika memungkinkan
Meskipun tidak diwajibkan, membalas hadiah adalah tindakan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Hal ini menunjukkan bahwa kita menghargai pemberian tersebut dan ingin menjaga hubungan baik dengan pemberi. Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa diberi kebaikan, hendaknya ia membalasnya." (HR. Ahmad). Namun, jika tidak mampu membalas dengan materi, kita bisa membalas dengan doa atau kebaikan lainnya.
6. Menjaga hubungan baik dan silaturahmi dengan pemberi hadiah
Hadiah bukan sekadar benda yang diberikan, tetapi juga simbol dari hubungan antar manusia. Oleh karena itu, setelah menerima hadiah, kita harus menjaga hubungan baik dengan pemberi, baik dengan cara berkomunikasi, saling mengunjungi, atau memberikan perhatian lainnya.
Dengan memperhatikan adab-adab tersebut, seorang Muslim dapat menjadikan tradisi memberi dan menerima hadiah sebagai sarana untuk memperkuat Keislaman dan menebar kebaikan.
Kontributor : Dea Nabila
Baca Juga: Jennifer Coppen Polisikan Oknum Fans Fuji Perkara Konten Pakai Hijab: Baru Tahu Rasa
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Zulfan Hasdiansyah Bagikan Wawasan di Middle East Youth Summit 2026
-
YBB Umumkan Pemenang Middle East Youth Summit 2026 di Makkah
-
Dialami Ayu Aulia, Benarkah Aborsi Bisa Sebabkan Wanita Kehilangan Rahim?
-
Di Tengah Penatnya Jakarta, Nyanyi Bareng Jakarta Bangun Komplek Digital untuk Saling Terhubung
-
Intip Harta Kekayaan Bupati Bintan Roby Kurniawan, Pejabat Muda dengan Kekayaan Fantastis
-
7 Ciri-Ciri Bupati R yang Pernah Menghamili Ayu Aulia sampai Kehilangan Rahim
-
Apa Arti Soleil? Alyssa Daguise Kesal Nama Anaknya Jadi Bahan Candaan
-
XERF Jadi Treatment Pilihan Priyanka Chopra Jonas, Kulit Kencang Natural Tanpa Operasi
-
Sunscreen Labore untuk Kulit Apa? Ini 3 Variannya untuk Lindungi Wajah dari Sinar UV
-
Empat Pilar MPR RI Apa Saja? Viral Dibahas karena Polemik Cerdas Cermat MPR