Suara.com - Momen ulama Buya Yahya atau Yahya Zaenul Muarif wisuda S1 menuai perhatian publik. Buya Yahya lulus dari studi S1 bidang Psikologi.
Pada Sabtu (15/3/2025), Buya Yahya turut menjadi wisudawan Program Studi (Prodi) S1 Psikologi di Universitas Islam Sultan Agung (Unissula). Momen wisuda itu salah satunya diunggah oleh akun TikTok @roni_hartoyo.
"Ketika tokoh agama wisuda, dosennya yang cium tangan," tulis akun @roni_hartoyo.
Pada video tersebut, tampak Buya Yahya tengah bersalaman dengan para petinggi kampus untuk prosesi wisuda. Saat bersalaman, sang dosen malah yang hendak mencium tangan Buya Yahya.
Video tersebut sontak menuai berbagai respons dari warganet.
"Udah punya gelar profesor tapi masih mau sekolah lagi, dari Buya Yahya kita belajar bahwa pendidikan itu penting," komentar warganet.
"Adab lebih tinggi dari ilmu, sehat-sehat Buya Yahya," tulis warganet di kolom komentar.
"Masya Allah Buya Yahya, ulama yang lemah lembut dan adem ceramahnya," timpal lainnya.
Diketahahui Buya Yahya ikut prosesi wisuda ke-92 Unissula. Ia menjadi salah satu dari 1.814 peserta dari Prodi D3, S1, S2, dan S3 yang mendapat perhatian besar.
Buaya Yahya memiliki alasan tersendiri mengambil jurusan psikologi.
Baca Juga: Dokter Richard Lee Rela Ucap Syahadat Ulang, Ini Pandangan Buya Yahya
“Banyak persoalan dalam kehidupan yang akarmasalahnya bukan ekonomi, bukan pula yang lainnya tapi dari aspek psikologi,” ungkapnya seperti dikutip dari laman Unnissula.
Buya Yahya sendiri sudah memiliki gelar Guru Besar atau Profesor. Kendati demikian yang kembali menempuh S1 Psikologi demi keingin tahunnya terhadap ilmu.
Dalam hal ini, Rektor Unnissula Prof Gunarto juga memuji semangat sang ulama. Buya Yahya disebut bisa menjadi teladan untuk masyarakat luas.
“Ini sekaligus memberikan keteladanan kepada kita semua meskipun beliau sudah bergelar Profesor, meskipun sudah terkenal sebagai ulama nasional tetapi semangatbeliau dalam menuntut ilmu tidak pernah surut,” pungkas Prof Gunarto.
Punya Gelar Profesor
Pria yang lahir dengan nama Yahya Zainul Maarif tersebut menempuh berbagai pendidikan formal dan nonformal Buya Yahya sempat berkesemapatan belajar berasama KH. Imron Mahbub di Madrasah Diniah Al-Falah, Blitar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 7 Sepatu Nike Tanpa Tali yang Praktis dan Super Nyaman untuk Lansia
Pilihan
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
Terkini
-
Oase Hijau di Jakarta Selatan: Hunian Premium yang Tak Lagi Sekadar Investasi, Tapi Gaya Hidup
-
4 Sepatu Wanita Slip On TOMS untuk Tampilan Kasual dan Trendi, Nyaman Dipakai Kapan Saja
-
Nisfu Syaban 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwal Puasa dan Amalan yang Gen Z Wajib Tahu
-
4 Rekomendasi Sunscreen SPF 35 untuk Anak Sekolah, Ringan tapi Tetap Melindungi
-
6 Hikmah Tradisi Munggahan Sebelum Puasa Ramadan untuk Umat Muslim
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 95 Revisi 2023: Soal Hikayat Si Miskin
-
5 Cushion High Coverage untuk Menutup Ketidaksempurnaan Kulit Usia 40 Tahun, Bye Noda Hitam
-
Bagaimana Cara Memilih Cushion yang Tidak Menyebabkan Jerawat? Cek 3 Rekomendasi Produknya
-
Kapan Waktu Tepat Munggahan Ramadan 2026? Cek Jadwal Ideal di Sini!
-
5 Toner Retinol di Bawah Rp50 Ribuan untuk Cegah Keriput di Usia 45 Tahun