Suara.com - Belasan influencer dan selebriti ditandai publik lantaran dianggap jadi endorser Prabowo-Gibran dalam Pemilu 2024 lalu. Hal ini terkait dengan kondisi politik yang terjadi belakangan.
"Ingat mukanya, ingat namanya. Mereka kontribusinya besar dalam membuat Indonesia semakin hancur saat ini," tulis akun X @tanyakanrl, dikutip Kamis (20/3/2025).
Pada unggahan tersebut, tampak poster Prabowo-Gibran yang menampilkan sejumlah selebriti. Sejumlah selebriti dan influencer tersebut antara lain:
- Raffi Ahmad
- Nagita Slavina
- Atta Halilintar
- Aurel Hermanysah
- Lesti Kejora
- Rizky Billar
- Ria Ricis
- Desta
- Andre Taulany
- Gading Marten
- Rachel Vennya
- Kiky Saputri
- Nikita Mirzani
- Tara Budiman dan istri
- Aan Story
- Syahnaz
- Brisia Jodie
- Celine Evangelista
- Alshad Ahmad, dan lain sebagainya.
Unggahan tersebut sontak menuai berbagai respons dari warganet.
"Woi @kikysaputrii katanya lo mau berjuang dari dalem ya? Mana hasilnya? Dari dalem sempak lu mah berjuangnya. Pede banget berjuang dari dalem, siape elu. Lu rakyat kecil," komentar warganet.
"Cancel dan boikot product yang berkaitan sama mereka, jangan nonton semua yang ada kaitan sama mereka. Dan pindah ke artis yang non 02 kaya bang @realfedinuril atau non partisan lain," imbuh warganet lain.
"Siapapun yang lagi umroh nitip doa buat kehancuran orang-orang dzolim ini dong. Demi duit rela hancurin negara sendiri," tulis warganet di kolom komentar.
"Mereka masih bisa makan. Masih dapet endorse. Tetap bisa idup enak. Sedangkan kita banyak kena dampak PHK, susah nyari kerja, usaha sendiri ga laku," timpal lainnya.
Baca Juga: RUU TNI Sah Jadi Undang-Undang, Andovi Da Lopez: Drafnya Mana?
Protes publik pada para pendukung Prabowo-Gibran atau pemerintah sekarang juga terkait dengan kebijakan terbaru. Terkini DPR dengan persetujuan semua fraksi telah mengesahkan RUU TNI yang menuai protes warganet.
Pengesahan RUU TNI
Rapat paripurna DPR RI mengesahkan Rancangan UU TNI menjadi undang-undang meski menuai penolakan dari berbagai pihak, Kamis (20/3/2025).
Pengesahan UU TNI tersebut disampaikan Ketua DPR RI Puan Maharani, lalu dijawab setuju para peserta rapat.
"Apakah Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia dapat disetujui untuk disahkan menjadi undang-undang?" kata Ketua DPR RI Puan Maharani dikutip Kamis (20/3/2025).
Persetujuan RUU TNI disaksikan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto serta jajaran Kementerian Hukum dan Kementerian Keuangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Perampok di Medan Jerat Korban Lewat Aplikasi Kencan Sesama Jenis, 2 Pelaku Ditangkap
-
Bagaimana Cara Menghadapi Pasangan Berzodiak Capricorn saat Mereka Sedang Marah atau Ngambek?
-
Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
-
Polisi Malaysia Ungkap Pemasok 25 Kg Narkoba yang Dibawa Pilot Mohd Saufi bin Othman ke Jakarta
-
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 6.125 Orang
-
Nekat Beroperasi, Home Stay di Jepara Kembali Digerebek Warga, Tujuh Pasangan Diamankan
-
Siasat Kurir Sembunyikan 86 Kg Sabu di Pinggir Sungai Gagal, 6 Orang Diciduk dan Bos Aeng Buron
-
Harga Telur Anjlok, SPPG Wajib Serap Telur Rp26.500 per Kg untuk MBG
-
Kebahagiaan itu Bukan Dikejar: Refleksi Menarik dari Buku Happiness Here!
-
17 Tahun Menunggu, Transmigran di Kerinci Masih Hidup Tanpa Listrik