Lifestyle / Komunitas
Jum'at, 21 Maret 2025 | 15:09 WIB
DZikir Pagi pembuka rezeki. (Freepik)

"La Ilaha Illallahul Malikul Haqqul Mubin."

Artinya: "Tiada Tuhan selain Allah, Tuhan Yang Maha Benar dan Nyata."

6. Membaca Sholawat Jibril

"Shallallahu ‘ala Muhammad."

Artinya: "Semoga Allah memberikan rahmat-Nya kepada Nabi Muhammad."

7. Membaca Ayat 1000 Dinar

Bacaan ini berasal dari Surat At-Talaq ayat 2-3 yang memiliki manfaat besar dalam mendatangkan rezeki yang tidak terduga.

"Wa may yattaqillha yaj’al lah makhraj wa yarzuq-hu min aiu l yatasib, wa may yatawakkal ‘alallhi fa huwa asbuh, innallha bligu amrih, qad ja’alallhu likulli syai`ing qadr."

Artinya: "Siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya, dan menganugerahkan kepadanya rezeki dari arah yang tidak dia duga..." (QS. At-Talaq: 2-3)

Baca Juga: Inilah Weton yang Bakal Banyak Diganjar Rezeki di Maret 2025, Banjir Cuan!

8. Dzikir Pagi untuk Memperlancar Rezeki

Selain bacaan-bacaan di atas, ada juga dzikir pagi khusus yang dapat dibaca untuk memohon rezeki yang berkah:

"Allahumma inni as’aluka rizqan thayyiban, wa ‘ilman naafi’an, wa ‘amalan mutaqabbalan."

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu rezeki yang baik, ilmu yang bermanfaat, dan amal yang diterima."

Dzikir ini dapat dilanjutkan dengan membaca QS. Al-Waqiah ayat 1-96 dan mengucapkan:

"La ilaha illallah wahdahu la syarika lahu, lahul mulku wa lahul hamdu, yuhyi wa yumitu, wa huwa ‘ala kulli shay’in qadir."

Sebanyak 100 kali.

9. Membaca Istighfar 100 Kali

"Astaghfirullah wa atubu ilaih."

Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah dan bertobat kepada-Nya."

10. Doa Penutup

Sebagai penutup dzikir pagi, bacalah doa berikut:

"Allahumma inni a’udzubika minal hammi wal hazan, wa a’udzubika minal ‘ajzi wal kasal, wa a’udzubika minal jubni wal bukhli, wa a’udzubika min ghalabatid-dayni wa qahrir-rijal."

Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari rasa cemas dan sedih, dari kelemahan dan kemalasan, dari sifat pengecut dan kikir, dan dari lilitan utang serta penindasan manusia."

Load More