Suara.com - Sociolla, sebagai pelopor dalam industri kecantikan dan teknologi (beauty-tech) di Indonesia, merayakan satu dekade perjalanannya dengan menghadirkan Sociolla Beauty Museum. Pameran interaktif ini menjadi bukti nyata komitmen Sociolla dalam mendorong transformasi digital di industri kecantikan Indonesia.
Selama 10 tahun, berbagai inovasi berbasis teknologi telah dihadirkan Sociolla untuk memberikan pengalaman berbelanja kecantikan yang personal, interaktif, seamless, dan berbasis data.
Dan sebagai puncak perayaan, Sociolla menghadirkan Sociolla Beauty Museum, pameran interaktif pertama yang menggabungkan teknologi, seni, dan kecantikan untuk menunjukkan komitmennya dalam mendorong transformasi digital di industri kecantikan.
Christopher Madiam, Co-founder & CEO Social Bella, menegaskan bahwa inovasi berbasis teknologi menjadi inti dari strategi Sociolla dalam membangun ekosistem kecantikan yang terintegrasi.
“Berawal dari e-commerce kecantikan hingga menjadi pelopor omnichannel beauty retail dengan lebih dari 100 toko di lebih dari 45 kota di Indonesia, kami berkomitmen untuk membangun ekosistem kecantikan yang luas, terintegrasi dan berbasis teknologi dalam menjawab kebutuhan konsumen. Dengan penerapan teknologi AI, analitik data, serta inovasi toko omnichannel, kami berupaya memberikan pengalaman belanja kecantikan yang seamless, personal, dan berbasis wawasan data yang mendalam,” kata Christopher di Sociolla Beauty Museum, Jakarta, (20/3/2025).
Sebagai pemimpin di sektor beauty-tech, Sociolla telah meluncurkan berbagai inovasi berbasis teknologi, di antaranya:
- SOCO App dan SOCO Review untuk memudahkan beauty enthusiasts dalam menemukan rekomendasi produk yang tepat;
- Insight Factory by SOCO, yang menyajikan data tren kecantikan terkini untuk membantu brand memahami kebutuhan pasar;
- Omnichannel Retail & Teknologi Distribusi, integrasi pengalaman belanja online dan offline melalui sistem Gudang Terintegrasi serta distribusi berbasis teknologi untuk mempercepat rantai pasok;
- Beauty Journal, sebagai platform media yang memberikan konten edukatif berbasis data untuk meningkatkan literasi kecantikan di Indonesia.
“Dengan kombinasi inovasi ini, Sociolla tidak hanya menjadi destinasi belanja kecantikan, tetapi juga berkontribusi bagi industri melalui solusi berbasis teknologi yang mendalam dan berkelanjutan,” tambah Christopher.
Konsep Unik dan Interaktif Sociolla Beauty Museum
Sebagai bukti nyata dari inovasi selama satu dekade, Sociolla menghadirkan Sociolla Beauty Museum yang berlangsung selama 21 Maret hingga 27 April 2025, di Lower 2 Ballroom Agora Mall, Thamrin Nine, Jakarta Pusat. Dengan mengusung tema "Celebrate All The Pretty Things Inside", pameran ini menawarkan pengalaman imersif yang unik dan tidak terlupakan.
Baca Juga: Sociolla Beauty Wonderland, Surga Belanja Impian Beauty Enthusiast
Chrisanti Indiana, Co-founder & CMO Social Bella, menjelaskan "Anniversary kali ini sangat spesial karena menandai 10 tahun perjalanan kami bersama Sociolla Bestie. Melalui Sociolla Beauty Museum, beauty exhibition terbesar dengan pengalaman interaktif yang memadukan seni, kecantikan, dan teknologi di Indonesia, kami ingin menghadirkan pengalaman yang tak hanya seru tetapi juga bermakna.”
Sociolla Beauty Museum menghadirkan berbagai area interaktif yang menawarkan pengalaman unik dan mengajak pengunjung mengeksplorasi dunia kecantikan secara menyeluruh. Terdapat tiga area immersive exhibition utama, yaitu:
Skin Space: Area interaktif yang dirancang untuk memberikan edukasi mengenai kesehatan dan perawatan kulit. Pengunjung dapat mengeksplorasi berbagai aspek perawatan kulit, mulai dari kulit wajah hingga tubuh, serta memahami kebutuhan kulit mereka melalui pengalaman yang menyenangkan.
Color Studio: Ruang eksplorasi warna yang memungkinkan pengunjung menemukan warna-warna terbaik sesuai dengan gaya mereka. Di sini, mereka dapat mencoba berbagai kombinasi warna untuk rambut, riasan wajah, serta pakaian agar tampilan mereka semakin sempurna.
Scent Gallery: Galeri yang menawarkan pengalaman sensorik unik dengan berbagai aroma khas. Pengunjung dapat menikmati instalasi interaktif yang memungkinkan mereka untuk mencium berbagai jenis wewangian, sekaligus belajar tentang "fragrance wheel" dan karakteristik setiap jenis aroma.
Semua area ini dibangun interaktif dan memberikan pengalaman mendalam menggunakan teknologi terkini. Pengunjung dapat mengakses dengan membeli tiket masuk seharga Rp30.000.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?