Untuk mendapatkan manfaat optimal, dokter Andi menyarankan agar seseorang berjalan kaki sekitar 10 ribu langkah setiap hari. Alternatif lain adalah dengan melakukan jalan cepat, joging, atau berlari selama 30 menit setiap hari atau minimal lima kali dalam seminggu.
"Jika seseorang berolahraga selama 30 menit sehari, itu biasanya setara dengan 3.000 hingga 4.500 langkah. Namun, jika sisanya hanya duduk di kantor, total langkah yang didapat sekitar 6.000 hingga 7.000 langkah," jelasnya.
Bagi mereka yang ingin mulai jalan kaki pagi hari, disarankan untuk melakukan pemanasan dan peregangan terlebih dahulu. Setelah berolahraga, pendinginan juga penting dilakukan untuk menghindari cedera.
Selain itu, penggunaan sepatu olahraga yang nyaman, pakaian yang sesuai, serta perlengkapan seperti topi dan air minum sangat dianjurkan agar aktivitas berjalan kaki lebih nyaman dan bermanfaat bagi tubuh.
Kesehatan Tulang dan Sendi Sejak Dini
Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Adib Khumaidi mengatakan, jalan kaki rutin dapat memberikan manfaat besar bagi pertumbuhan tulang pada anak-anak hingga mengurangi risiko gangguan sendi pada usia lanjut.
Aktivitas ini membantu meningkatkan kekuatan otot dan menjaga kesehatan persendian. "Saat berjalan kaki, terjadi gerakan otot dan sendi yang memberikan tekanan pada tulang. Tekanan ini merangsang pembentukan tulang, terutama pada masa pertumbuhan. Selain itu, gerakan otot dan sendi juga membantu peregangan yang dapat mengurangi risiko gangguan sendi," ujar Adib.
Adib menjelaskan bahwa jalan kaki rutin dapat merangsang lempeng pertumbuhan anak, yang berkontribusi pada peningkatan tinggi badan. Sementara bagi lansia, kebiasaan ini dapat mencegah pengapuran sendi, yang sering terjadi seiring bertambahnya usia.
Selain itu, berjalan kaki juga meningkatkan asupan oksigen dalam tubuh, sehingga memberikan efek segar dan
Berjalan kaki setidaknya 15 menit sehari dapat memberikan manfaat signifikan bagi pasien dengan penyakit metabolik seperti diabetes, karena dapat membantu mengontrol kadar gula darah. Aktivitas ini juga efektif bagi mereka yang sedang menjalani program diet, karena mampu membakar ribuan kalori.
Dengan melakukan jalan kaki rutin, seseorang dapat membakar sekitar 2.000-3.000 kalori untuk setiap 1.000 langkah. Waktu terbaik untuk berjalan kaki di luar ruangan adalah antara pukul 08.00 hingga 10.00 pagi, karena paparan sinar matahari saat itu membantu tubuh menyerap vitamin D dengan optimal.
Tips Jalan Kaki yang Aman dan Efektif
Adib menyarankan agar aktivitas jalan kaki rutin dilakukan secara bertahap tanpa harus menargetkan jarak yang terlalu jauh. Cukup berjalan kaki di pagi dan sore hari sesuai dengan kemampuan tubuh.
"Mulailah dengan berjalan kaki minimal 15 menit di sela pekerjaan. Tidak perlu langsung menempuh ribuan kilometer, tapi lakukan secara bertahap sesuai kemampuan tubuh," jelasnya.
Bagi mereka yang memiliki kondisi khusus pada kaki, seperti flat foot, panjang kaki yang berbeda, atau kelainan struktur kaki berbentuk O atau X, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum rutin berjalan kaki.
Berita Terkait
-
Realita Pejalan Kaki: Fasilitas Tak Mumpuni hingga Stigma Miring Orang Lain
-
6 Sepatu Jalan dengan Desain Unik yang Tidak Pasaran, Nyaman Dipakai Seharian
-
5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
-
Apakah Jalan Kaki Bisa Mengecilkan Perut Buncit? Simak Penjelasan dan Tips agar Cepat Rata
-
5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki Paling Worth Buying di 2026, Anti Pegal dan Tetap Stylish
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
Detik-detik Kapolsek dan Danramil Cicalengka Dipukuli Peserta Karnaval, Pelaku Ditangkap
-
Perpres Ojol Masuk Tahap Finalisasi, DPR dan Pemerintah Masih Berkoordinasi
-
56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan
-
Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah
-
Gus Yaqut Bantah Rugikan Negara! Kebijakan Kouta Haji Diklaim Jadi Penyelamat Fiskal
-
DPR Setuju Bahas RAPBN 2027, Anggaran MBG Jadi Sorotan
-
Pascagempa, Sejumlah Bandara di Flores Masih Batalkan Penerbangan
-
Pulihkan Psikologis Warga Gempa NTT, Polda Jateng Berangkatkan Tim Trauma Healing
-
Thailand Diteror Penembakan Massal, Kanapa Ini Bisa Terjadi dan Apa Akar Masalahnya?
-
20 Tahun LPDB Koperasi, Rp22,13 Triliun Dana Bergulir Disalurkan ke Koperasi di 36 Provinsi