Suara.com - Jenazah Ray Sahetapy akan dikebumikan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada hari ini, Jumat (4/4/2025). Namun pihak keluarga telah merencanakan pemindahan makam Ray ke kampung halamannya di Sulawesi Tengah dalam 2 tahun mendatang.
Hal itu dilakukan sesuai dengan amanah yang pernah disampaikan Ray semasa hidup. Namun untuk saat ini, pihak keluarga memilih TPU Tanah Kusir sebagai lokasi peristirahatan sementara Ray. Lantas bagaimana fakta jenazah Ray Sahetapy akan dipindahkan setelah dimakamkan? Simak penjelasan berikut ini.
Sementara Tanah Kusir Lalu Dipindahkan ke Palu
1. Rencana Pemakaman
Aktor senior Ray Sahetapy menghembuskan napas terakhir pada 1 April 2025 setelah menjalani perawatan selama sebulan di RSPAD Gatot Subroto akibat komplikasi diabetes, penumpukan cairan di paru-paru, dan stroke. Anak bungsu mendiang, Raya Sahetapy, menginformasikan bahwa jenazah ayahnya direncanakan akan disalatkan di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, sebelum dimakamkan di TPU Tanah Kusir.
Pemilihan Masjid Istiqlal sebagai tempat penyalatan jenazah memiliki alasan khusus. Raya menjelaskan bahwa ayahnya menjadi mualaf pada tahun 1982, sebelum menikah dengan ibunya, dan proses pengislamannya terjadi di Masjid Istiqlal.
2. Wasiat Ray Sahetapy
Meskipun jenazah Ray Sahetapy akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta, pihak keluarga berencana untuk mewujudkan wasiat mendiang agar dapat kembali ke tanah leluhurnya di Sulawesi Tengah. Adik Ray, Charly Sahetapy, mengungkapkan bahwa kakaknya selalu berkeinginan untuk dikebumikan di tanah kelahirannya, di lokasi pemakaman keluarga besar mereka.
"Sebenarnya permintaan dari ayah ingin dimakamkan di kuburan keluarga di Palu, Sibowi tepatnya. Memang ada makam keluarga Sahetapy," ujar Raya.
Keinginan tersebut, menurut Charly bahkan telah berulang kali disampaikan oleh Ray Sahetapy sebelum meninggal dunia.
Baca Juga: 7 Potret Kenangan Ray Sahetapy Bersama Anak Cucu, Ayah dan Kakek Terbaik!
3. Sementara Dimakamkan di TPU Tanah Kusir
Meskipun demikian, untuk saat ini keluarga memutuskan TPU Tanah Kusir sebagai lokasi pemakaman sementara Ray Sahetapy. Hal ini dilakukan atas dasar permintaan anak-anak Ray yang sebagian besar berdomisili di Jakarta.
"Anak-anak ingin makamnya dekat agar bisa mengurus dan membersihkan. Sementara, kita hormati dulu," kata Charly.
Charly Sahetapy pun cukup mengerti jika ketiga keponakannya juga ingin tetap dekat dengan sang ayah. Alasan itulah yang membuat mereka setuju akhirnya memakamkan Ray Sahetapy di TPU Tanah Kusir, Bintaro.
Oleh karenanya pihak keluarga memutuskan agar pemakaman Ray Sahetapi pun lebih dulu dilakukan di Jakarta.
"Sebenarnya almarhum wasiatnya dimakamkan di makam keluarga di Palu, tapi biar efisien dan prosesi berlangsung dengan cepat, kita akan makamkan dulu sementara di Tanah Kusir," ujar Raya.
4. Bakal Dipindahkan Setelan 2 Tahun
Meski begitu, Raya Sahetapy memastikan bahwa keluarga akan memenuhi wasiat Ray Sahetapy. Kuburan Ray pun akan dibongkar setelah satu hingga dua tahun ke depan dan makamnya dipindahkan ke Palu.
"Mengikuti proses pemakaman Islam, semua harus dipikirkan. Jadi, mungkin dalam 1 hingga 2 tahun akan dipindahkan ke makam di Palu, di kuburan keluarga," jelas Raya.
5. Alasan Penundaan Pemakaman
Pemakaman Ray Sahetapy sempat tertunda karena keluarga menantikan kedatangan putranya, Surya Sahetapy, yang tinggal di Amerika Serikat. Raya mengonfirmasi bahwa penundaan tersebut memang bertujuan untuk menunggu Surya.
Setelah menempuh penerbangan dari Amerika, Surya Sahetapy akhirnya tiba di rumah duka RSPAD Gatot Subroto pada Kamis (3/4/2025) pukul 23.38 WIB. Kehadiran Surya sangatlah penting bagi keluarga, mengingat jarak tempat tinggalnya yang jauh di Amerika Serikat karena pekerjaan.
Karier Ray Sahetapy di dunia perfilman dimulai lewat 'Gadis' (1980) arahan sutradara Nya' Abbas Akup. Dalam film tersebut, dia bertemu Dewi Yull dan kemudian menikah pada 16 Juni 1984.
Dari pernikahan ini, keduanya memiliki 4 anak yakni Gizca Puteri Agustina Sahetapy (meninggal dunia), Surya Sahetapy, Rama Putra, dan Mohammad Raya Sahetapy. Sayangnya, pernikahan Ray dan Dewi Yull berakhir dengan perceraian pada tahun 2004. Setelah itu, Ray menikah dengan Sri Respatini Kusumastuti, sementara Dewi Yull menikah dengan Srikaton pada tahun 2008.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
7 Potret Kenangan Ray Sahetapy Bersama Anak Cucu, Ayah dan Kakek Terbaik!
-
Akhirnya Tiba di Rumah Duka Ray Sahetapy, Surya Sahetapy Tampak Tegar
-
Ray Sahetapy Sempat Rindukan Putri Sulungnya yang Telah Tiada Sebelum Meninggal
-
Dewi Yull Akan Hadir di Pemakaman Ray Sahetapy
-
Ray Sahetapy Mualaf di Masjid Istiqlal, Anak Ingin Perjalanan Islam Ayahnya Ditutup di Sana
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut