Lifestyle / Komunitas
Sabtu, 05 April 2025 | 20:54 WIB
Tata Cara Jamak Taqdim dan Takhir. [Dok. Antara]

Syarat Jamak Takhir Lebih Ringan

Sementara itu, jamak takhir hanya memiliki dua syarat pokok:

- Niat jamak takhir dilakukan saat masih dalam waktu shalat pertama.

- Saat mengerjakan shalat kedua, masih dalam kondisi musafir atau perjalanan jauh.

Contoh niat jamak takhir untuk Dzuhur dan Ashar:

أُصَلِّى فَرْضَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا بِالْعَصْرِ جَمْعَ تأخِيْرٍ لِلّهِ تَعَالَى
(Saya niat shalat fardhu Dzuhur empat rakaat dijamak bersama Ashar dengan jamak takhir karena Allah Taala)

Dengan memahami syarat-syarat shalat jamak taqdim dan takhir, para pemudik yang sedang dalam perjalanan jauh saat arus balik Lebaran tetap bisa menjalankan kewajiban ibadah shalat dengan benar dan sesuai syariat.

Doa Naik Kendaraan

Berikut ini bacaan doa naik kendaraan yang bisa diamalkan sesuai jenis moda transportasi yang digunakan:

1. Doa Naik Kendaraan Darat (sepeda motor, mobil)

Bacaan Arab:
سُبْحَانَ الَّذِىْ سَخَّرَلَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِيْنَ وَاِنَّآ اِلَى رَبّنَا لَمُنْقَلِبُوْن

Latin:
Subhaanalladzi sakhkhara lana hadza wa ma kunna lahu muqrinin, wa innaa ilaa rabbina lamunqalibuun.

Artinya:
Maha Suci Allah yang telah menundukkan untuk kami kendaraan ini, padahal sebelumnya kami tidak mampu untuk menguasainya, dan hanya kepada-Mu-lah kami akan kembali.

2. Doa Naik Kendaraan Laut (kapal laut)

Bacaan Arab:
بِسْمِ اللهِ مَجْرَاهَا وَمُرْسَاهَا إِنَّ رَبِّي لَغَفُورٌ رَحِيمٌ

Latin:
Bismillaahi majreehaa wa mursaahaa inna rabbii laghofuurur rohiim.

Artinya:
Dengan nama Allah yang menjalankan kendaraan ini berlayar dan berlabuh. Sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

3. Doa Naik Kendaraan Udara (pesawat terbang)

Bacaan Arab:
اَللّٰهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِعَنَّابُعْدَهُ اَللّٰهُمَّ اَنْتَ الصَّاحِبُ فِى السَّفَرِوَالْخَلِيْفَةُفِى الْاَهْل

Latin:
Allaahumma hawwin ‘alainaa safaranaa hadzaa wathwi ‘annaa bu’dahu allaahumma anta ashshoohibu fissafari walkholiifatu fil-ahl.

Artinya:
Ya Allah, mudahkanlah kami bepergian ini, dan dekatkanlah kejauhannya. Ya Allah yang menemani dalam bepergian, dan Engkau pula yang melindungi keluarga.

Mengamalkan doa naik kendaraan sebelum bepergian dapat memberikan ketenangan batin dan rasa aman dalam hati. Doa ini juga menjadi pengingat bahwa keselamatan manusia sepenuhnya berada di tangan Allah SWT.

Mengutip ulasan NU Online, Ustadz Alhafiz Kurniawan membagikan doa singkat arus balik yang dapat dibaca sepanjang perjalanan. Doa tersebut berbunyi:

آيِبُوْنَ تَائِبُوْنَ عَابِدُوْنَ، سَاجِدُوْنَ لِرَبِّنَا حَامِدُوْنَ

(Âyibûna, tâ’ibûn, ‘âbidûn, sâjidûn li rabbinâ hâmidûn)

Artinya: "(Kami) kembali, bertobat, menyembah, bersujud, dan memuji Tuhan kami."

Doa ini diriwayatkan oleh Sahabat Anas RA dalam Kitab Shahih Muslim. Ia menceritakan bahwa Rasulullah SAW mengucapkan doa tersebut ketika dalam perjalanan pulang ke Madinah, dan terus mengulanginya hingga sampai tujuan.

Imam An-Nawawi mencantumkan riwayat ini dalam kitab Al-Adzkar, sebagai bagian dari doa yang dibaca ketika seseorang kembali dari perjalanan.

Doa singkat ini sangat dianjurkan untuk diamalkan oleh para pemudik yang tengah menjalani arus balik Lebaran 2025, terutama di saat perjalanan jauh yang memerlukan perlindungan dan keselamatan.

Load More