Suara.com - Kamis Putih merupakan bagian dari rangkaian acara Paskah. Lantas Kamis putih 2025 tanggal berapa? Simak berikut ini ulasannya lengkap dengan sejarahnya dan apakah masuk dalam daftar libur nasional atau tidak.
Diketahui bahwa Kamis adalah bagian dari Pekan Suci yang diikuti oleh Jumat Agung dan Paskah. Adapun Kamis Putih ini dilaksanakan pada hari Kamis malam sebelum perayaan Jumat Agung dan Paskah.
Nah yang menjadi pertanyaan, Kamis putih 2025 tanggal berapa? Untuk mengetahuinya, mari simak berikut ini ulasannya lengkap dengan sejarahnya dan apakah masuk dalam daftar libur nasional atau tidak.
Jadwal Kamis Putih 2025
Kamis Putih diperingati sebelum peringatan Jumat Agung dan Paskah Hari Paskah. Jika mengacu pada SKB 3 Menteri, peringatan Paskah atau Kebangkitan Yesus Kristus ini jatuh pada hari Minggu, 20 April 2025.
Adapun untuk peringatan Jumat Agung (Wafat Yesus Kristus) ini jatuh pada tanggal 18 April 2025. Karena Kamis Putih diperingati sebelum Jumat Agung, maka Kamis Putih diperingati pada tanggal 17 April 2025.
Apakah Kamis Putih 2025 Libur?
Berdasarkan SKB 3 Menteri tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama 2025, peringatan Kamis Putih ini tidak termasuk hari libur. Sedangkan untu Jumat Agung masuk dalam daftar hari libur nasional yang jatuh pada 18 April 2025.
Bagi yang akan mengikuti Kamis Putih, meskipun Kamis Putih tidak termasuk libur nasional, kamuu bisa mengajukan cuti agar bisa menikmati rangkaian acara Paskah dengan tenang dan damai. Adapun rincian rangkaian acara Paskah sebagai berikut:
- Kamis, 17 April 2025 peringatan Kamis Putih
- Jumat, 18 April 2025 peringatan Jumat Agung (Wafat Yesus Kristus dan Libur nasional
- Sabtu, 19 April merupakan Sabtu Suci
- Minggu, 20 April 2025 merupakan acara Paskah dan Libur akhir pekan
Sejarah Peringatan Kamis Putih
Kamis Putih atau yang dikenal juga dengan nama Maundy Thursday ini merupakan bagian dari Pekan Suci (Semana Santa) yang dimulai pada Minggu Palma dan berakhir pada Paskah. Kamis Putih terjadi pada malam sebelum Jumat Agung, yang memperingati kematian Yesus di salib.
Salah satu peristiwa utama yang diperingati pada Kamis Putih adalah Perjamuan Terakhir (Last Supper) yang diadakan Yesus bersama dengan 12 rasul-Nya. Ini adalah perjamuan yang diadakan pada malam menjelang penangkapan dan penyaliban Yesus.
Baca Juga: Bingung 21 April 2025 Libur atau Tidak? Ini Keputusan Resmi Pemerintah!
Selain perjamuan, Kamis Putih juga mengingatkan umat Kristen pada tindakan Yesus yang sangat simbolis, yaitu mencuci kaki para rasul-Nya. Dalam budaya Yahudi pada waktu itu, mencuci kaki adalah pekerjaan rendah yang biasanya dilakukan oleh hamba atau pelayan.
Namun, Yesus, sebagai Guru dan Pemimpin mereka, dengan sukarela melakukan hal tersebut sebagai tanda pelayanan yang sejati. Ia mengajarkan kepada para rasul bahwa untuk menjadi pemimpin yang sejati, seseorang harus siap melayani orang lain dengan rendah hati.
Adapun awal mula peringatan Kamis Putih ini sudah ada sejak abad ke-4, di mana pada saat itu umat Kristen mulai merayakan Pekan Suci yang mencakup peringatan atas kehidupan, penderitaan, kematian, dan kebangkitan Yesus.
Sebagai bagian dari perayaan tersebut, gereja-gereja Kristen mulai mengadakan liturgi khusus pada malam Kamis Putih untuk memperingati Perjamuan Terakhir dan tindakan Yesus mencuci kaki para rasul-Nya.
Pada abad ke-6, tradisi mencuci kaki mulai diterapkan dalam perayaan Kamis Putih di beberapa gereja. Paus Gregorius I (Paus Gregorius Agung) pada masa itu memperkenalkan tradisi ini ke dalam liturgi gereja.
Pada Kamis Putih, umat Kristen biasanya menghadiri Misa Kamis Putih, yang memperingati Perjamuan Terakhir. Setelah misa, beberapa gereja mengadakan perjamuan malam atau doa khusus, yang sering diikuti dengan penyucian altar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi