Suara.com - Gula memiliki beberapa manfaat bagi tubuh jika dikonsumsi dalam jumlah yang tepat, karena tubuh memerlukan gula sebagai sumber energi.
Gula, terutama glukosa, adalah bahan bakar utama bagi otak, otot, dan organ tubuh lainnya. Saat dicerna, gula diubah menjadi energi yang langsung bisa digunakan untuk aktivitas sehari-hari.
Glukosa dibutuhkan oleh otak untuk mendukung konsentrasi, memori, dan proses berpikir. Kekurangan gula dapat menyebabkan sulit fokus atau lemas.
Ketika tidak digunakan langsung, gula disimpan dalam bentuk glikogen di hati dan otot, yang bisa dimanfaatkan saat tubuh membutuhkan energi tambahan, seperti saat berolahraga.
Konsumsi gula dalam jumlah kecil dapat memicu pelepasan hormon serotonin, yang membantu memperbaiki suasana hati dan memberikan rasa senang sementara.
Namun, penting untuk diingat bahwa konsumsi gula berlebihan bisa berdampak negatif, seperti risiko diabetes, obesitas, atau gangguan kesehatan lainnya. Lantas berapa jumlah maksimal konsumsi gula harian?
Jumlah maksimal konsumsi gula harian yang disarankan tergantung pada pedoman kesehatan dari organisasi seperti Badan Kesehatan Dunia (WHO).
Menurut WHO, asupan gula tambahan (gula yang ditambahkan ke makanan atau minuman, serta gula alami dalam madu, sirup, dan jus buah) sebaiknya dibatasi hingga kurang dari 10 persen dari total asupan energi harian.
Untuk manfaat kesehatan tambahan, WHO menyarankan agar lebih baik lagi jika dibatasi hingga 5 persen, atau sekitar 25 gram (sekitar 6 sendok teh) per hari untuk orang dewasa dengan kebutuhan energi rata-rata 2000-2500 kalori.
Sebagai contoh: Jika kebutuhan kalori harianmu adalah 2000 kalori, 10 persen berarti 200 kalori dari gula, atau sekitar 50 gram (12 sendok teh).
Untuk batas 5 persen itu menjadi 25 gram (6 sendok teh). Namun, ini bisa bervariasi tergantung pada usia, jenis kelamin, tingkat aktivitas, dan kondisi kesehatan seseorang.
Penting juga untuk membedakan antara gula alami (misalnya dalam buah utuh) yang tidak termasuk dalam batasan ini, dan gula tambahan yang perlu diperhatikan.
Mengkonsumsi gula secara berlebihan dapat membawa dampak negatif bagi kesehatan tubuh. Berikut adalah beberapa dampak utamanya:
1. Obesitas: Gula tinggi kalori, dan kelebihan asupan yang tidak dibakar menjadi energi akan disimpan sebagai lemak, meningkatkan risiko kenaikan berat badan berlebih.
2. Diabetes Tipe 2: Konsumsi gula berlebih, terutama dari minuman manis atau makanan olahan, dapat menyebabkan resistensi insulin, yang menjadi faktor utama diabetes tipe 2.
Tag
Berita Terkait
-
Dua Mahasiswa Indonesia Bawa Isu Kesehatan Mental Lewat Sepak Bola ke Markas PBB
-
Remaja Indonesia Hadapi Ancaman Kesehatan Mental, Kecemasan dan Depresi Jadi Temuan Utama
-
Mengapa Isu Kesehatan Dinilai Lebih Efektif Mendorong Pertanian Berkelanjutan?
-
Komunitas Dermaga Diri: Ruang Aman untuk Pulih dari Luka Batin
-
Peluang Cuan di Blok Masela Demi Gaji Guru dan Sekolah Kelas Dunia
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak