Suara.com - Pevoli Indonesia Megawati Hangestri resmi meninggalkan Korea Selatan untuk kembali ke Tanah Air. Kepulangan Megawati membuat pelatih Red Sparks Ko Hee-jin berderai air mata.
Ko Hee-jin tampak menangis ketika mengantarkan Megawati Hangestri ke bandara untuk pulang ke Indonesia. Beberapa kali ia sampai ditenangkan oleh Megawati.
Bukan tanpa alasann, Ko Hee-jin dan Megawati Hangestri telah dua musim bersama di Red Sparks. Sebagai pelatih, ia kehilangan salah satu pemain terbaiknya yang memutuskan untuk pulang ke negara asal.
Lantas siapakah Ko Hee-jin?
Ko Hee-jin adalah mantan pevoli Korea yang sekarang menjadi pelatih tim voli putri Daejeon Jungkwanjang Red Spark.
Semasa masih menjadi pevoli, pria kelahiran 13 Juli 1980 tersebut berposisi sebagai middle blocker. Karier di dunia voli ditandai dengan bergabungnya Ko Hee-jin ke beberapa klub.
Pada 1997, Ko He-jin membela Masan Jungang Hing School saat duduk di bangku SMA. Ini menjadi klub voli pertama baginya.
Lulus SMA, Ko He-jin memutuskan kuliah di Sungkyunkwan University. Pada masa ini, ia membela tim voli kampus dan sukses menorehkan prestasi gemilang.
Pada 2003, Ko He-jin memulai karier profesionalnya dengan bergabung ke klub Daejeo Samsung Bluefangs. Bersama klub ini, Ko He-jin meraih delapan kali juara Korean V-League.
Baca Juga: Halal Bihalal di Teuku Umar: Sinyal Megawati dan Prabowo Buka Poros Baru?
Ko Hee-jin bertahan di Bluefangs, sampai memutuskan pensiun menjadi pemain. Meski begitu, ia tak begitu saja meninggalkan dunia voli yang sudah dicintai.
Pada 2016, ia didapuk menjadi asisten pelatih Bluefangs. Jabatan ini diembannya kurang lebih selama empat tahun sebelum naik menjadi pelatih kepada pada 2020.
Meski begitu, sebagai pelatih Bluefangs, tak satu pun gelar yang dapat diraih oleh Ko Hee-jin dan skuadnya. Koe Hee-jin lalu berpindah ke tim voli putri, Red Sparks pada musim 2022-2023.
Prestasi terbaiknya sejauh ini, yakni mengantarkan Red Sparks meraih gelar runner-up di Liga Bola Voli Putri Korea Selatan (V-League) 2024/2025. Red Sparks yang dibela Megawati Hangestri dkk saat ini tunduk dari Pink Spiders lewat pertandingan yang sengit dengan skor 2-3 (26-24, 26-24, 24-26, 23-25, 15-13.)
Akui Kekuatan Megawati
Ko Hee-jin memiliki andil dalam bergabungnya Megawati Hangestri di Red Sparks. Ia memasukkan pemain yang dijuluki Megatron tersebut dalam draft kuota pemain Asia pada 2023 lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
-
Apakah Handbody Citra Bengkoang Bisa Mencerahkan Kulit? Cek Klaim dari Pengguna
-
Reshuffle Kabinet Prabowo Diprediksi Terjadi Agustus 2026, Ini Isyarat yang Diungkap Pengamat
-
Preview Semifinal VNL Putri 2026: 4 Tim Terbaik Berebut Tiket Final
-
KPK Telusuri Pertemuan Suhardiman Amby, Ketua DPRD Kuansing dengan Raja Juli
-
Arab Saudi Bombardir Basis Houthi di Yaman, Konflik Timur Tengah Kian Meluas
-
Pertemuan Panas Trump-Netanyahu Pekan Depan, Perang Iran Diprediksi Makin Membesar
-
Misteri 4 Huruf di Menara Ponpes Tambakberas: Pesan Langit KH Hasbullah Said Tentang Kemerdekaan RI
-
Di Balik Penahanan Febrie Adriansyah di KPK, Ada Alasan Perlindungan Khusus
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?