Suara.com - Desainer kondang Anne Avantie turut melepas kepergian Titiek Puspa yang meninggal dunia pada Kamis (10/4/2024).
Anne kehilangan sosok panutan yang dipanggilnya dengan sapaan Eyang.
Anne Avantie turut datang ke rumah duka Titiek Puspa untuk mendoakan sang maestro lintas generasi. Dalam sebuah video, saat tengah malam Anne memandangi kediaman Titiek Puspa yang dikelilingi karangan buka dukacita dari seberang jalan.
Pelopor kebaya kontemporer Indonesia tersebut mengenang kebiasannya yang sering datang membawa baju untuk Titiek Puspa. Namun kini, tugas tersebut sudah berakhir.
"Dipinggir .. jalan itu kupandangi kediaman eyang .,,biasa nya saya menyeberang jalan itu .. membawa Baju Eyang buat Fitting. Saya memandangi begitu banyak karangan bunga yang menghantarkan Eyang tindak suwargo 24.00 WIB ," tulisnya dikutip Jumat (11/4/2025).
Berbeda dari sebelumnya, Anne Avantie kali ini datang ke kediaman Titiek Puspa untuk melayat. Meski berat mendengar kabar duka ini, ia datang dengan setulus hati.
"Kali ini saya datang tanpa membawa apapun dari Stasiun Gambir selain datang dengan segala cinta putih di hati kami. Kapan-kapan kita fitting di surga ya Eyang," sambungnya.
Sementara itu dalam postingan lain, Anne Avantie mengenang kisahnya dengan pencipta hits "Kupu-kupu Malam". Keduanya memiliki kedekatan, sebab Anne sudah 35 tahun dia dipercaya membuat busana untuk Titiek Puspa mentas.
Ada cerita menggelitik tentang kebaya kuning kepodang.
Lantas bagaimana ceritanya?
Suatu ketika, Titiek Puspa meminta Anne Avantie membuatkan kebaya untuknya. Saat itu, Titiek hendak tampil di acara drama musikal yang menandai 70 tahun perjalanan kariernya.
Baca Juga: Titiek Puspa Dimakamkan, Terungkap Dedikasinya Sebelum Wafat: Sempat Selesaikan 3 Episode Sitkom!
"Pagi-pagi beliau menelepon, 'Nduk aku gawekno, klambi kuning kepodang (Nduk, tolong bikini baju warna kuning kepodang)'," kata Anne menirukan ucapan Titiek.
Namun setelah ditelepon, Anne Avantie justru dibuat dilema lantaran sebernanya dia paling tidak suka dengan warna kuning kepodang. Bahkan, ia sempat membujuk Titiek Puspa untuk berganti warna lain.
"Waktu itu saya sempat menolak. 'Eyang, mbok kelirnya jangan kuning kepodang, warna yang lain'," bebernya.
Namun, Titiek Puspa bersikukuh dengan warna yang disebutnya. Sebab, Titiek menyadari warna kuning kepodang itu diinginkan oleh Sang Pencipta. Dari sinilah, Anne mengakui spiritualitas orang terdekatnya tersebut.
"Eyang itu spiritualnya tinggi sekali. Beliau mengatakan 'Nduk, sing ning dhuwur ngersakke aku nganggo kuning kepondang (Nduk, yang di Atas menginginkanku memakai warna kuning kepodang)," ucapnya.
Mendengar alasan itu, Anne Avantie luluh. Ia pun merancang baju sesuai permintaan Titiek Puspa sekaligus menjadi pengalaman perdana dalam kariernya membuat baju dengan warna yang awalnya tak disukai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN