Suara.com - Pencinta drama musikal silahkan merapat, Askara Production meluncurkan pertunjukan drama musikal perdana mereka yang bertajuk “Musikal Untuk Perempuan”. Melalui karya ini, mereka tak hanya menampilkan pentas seni, namun menciptakan ruang aman dan relevan bagi perempuan masa kini untuk didengar, dirayakan, dan diberi tempat.
Pertunjukan ini menyoroti persahabatan tiga perempuan yang diperankan Andini Mayang sebagai Diandara, Cheryl Mesa sebagai Lintang, Kayla Alunandika sebagai Namira. Dengan latar kehidupan kerja, keluarga, hingga tekanan sosial, drama musikal ini menyuarakan realitas yang jarang diangkat.
“Visi-visi kami sebagai tim musikal perempuan adalah, di mana kamu kan pasti tahu bahwa jadi perempuan, kita itu cukup. Tidak perlu menjadi wanita karir, tidak perlu jadi seorang ibu, tidak perlu jadi pacaran seseorang, jadi perempuan apapun, role kita itu semuanya cukup,” ucap Adinda Nindyachandra selaku produser, pada saat Press Conference “Musikal Untuk Perempuan” di Kopikalyan Menteng Jakarta, Jumat (11/4/2025).
Drama musikal ini juga menjadi panggung pertama bagi banyak talenta baru, termasuk pemeran utama yang berbagi cerita tentang tantangan membawakan karakter yang sangat berbeda dari diri mereka sendiri. Dari karakter Amira yang ceria dan ekstrovert, hingga Lintang yang pendiam dan emosional, setiap aktor menyuguhkan lapisan emosi yang dalam.
“Aku introvert, tapi harus memerankan karakter yang sangat ekspresif dan fisikal. Itu tantangan besar buatku,” ujar Kayla Alunandika, pemeran Namira.
Rafiz Ari, pemeran Salin menyatakan bahwa ia mendapatkan perspektif baru tentang peran laki-laki sebagai pendukung dalam kehidupan perempuan.
“Perempuan bukan hanya bisa, mereka luar biasa. Tugas kita sebagai pria adalah hadir, mendengar, dan mendukung,” ujar Rafiz Ari, pemeran Salim.
Pemeran pria dalam “Musikal Untuk Perempuan” diperankan Rio Rahmansyah sebagai Airlangga, Rafiz Ari sebagai Salim, Giandra Hartajaya sebagai Jeki Cen.
Bukan hiburan semata, ada pesan kuat yang disisipkan dalam setiap lagu, gerakan dan dialog di atas panggungnya. Dengan pendekatan yang jujur dan tidak berlebihan, para pemain diarahkan untuk menyampaikan emosi secara otentik.
Baca Juga: Karya Abadi Ismail Marzuki Hidup Kembali dalam Drama Musikal MAR yang Spektakuler
Drama musikal ini akan dipentaskan di Teater Salihara pada 26 dan 27 April 2025. Dengan semangat kolektif, keberanian untuk jujur, dan dukungan dari berbagai pihak, Askara berharap musikal ini bukan hanya menjadi pertunjukan semata, tapi juga pergerakan kecil untuk menormalisasi bahwa perempuan tidak harus sempurna untuk bisa berdampak.
“Jika hanya satu orang saja yang terinspirasi oleh cerita kami, itu sudah sangat berarti,” pungkas Adinda, dengan penuh haru. ***
Kontributor : Tantri Amela Iskandar
Berita Terkait
-
Karya Abadi Ismail Marzuki Hidup Kembali dalam Drama Musikal MAR yang Spektakuler
-
Drama Musikal MAR: Kisah Ismail Marzuki dalam Balutan Jazz dan Romansa
-
Rahasia di Balik Keindahan Samsara: Garin Nugroho Ungkap Kisah Pembuatan Film Musikal Tanpa Dialog
-
Jadi Gwynplaine di Musikal The Man Who Laughs, Doyoung NCT Banjir Pujian
-
Karya Ismail Marzuki Diracik Jazz Era Glen Miller di Drama Musikal "Mar"
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Naik Kereta Bukan Sekadar Perjalanan, Kini Stasiun Jadi Lifestyle Space Baru
-
Apa Itu Tapa Bisu? Tradisi yang Dilakukan Setiap Malam 1 Suro
-
Perlukah Pakai Bedak Tabur usai Pakai Cushion? Ini Saran MUA agar Makeup Tahan Lama
-
5 Lip Serum untuk Atasi Bibir Kering dan Pecah-pecah, Bisa Melembapkan dan Mencerahkan
-
Rekam Jejak Said Iqbal, Sang Tokoh Buruh yang Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden
-
Handbody Apa yang Mengandung Kolagen? Ini 5 Pilihan Murah yang Dapat Review Bagus
-
5 Skincare Andalan Asha Assuncao "Terikat Janji" untuk Kulit Sensitif dan Berjerawat
-
Kurangi Emisi Tak Selalu Butuh Teknologi Baru: Pelajaran dari Arsitektur Vernakular di Indonesia
-
3 Maskara Andalan Davina "Terikat Janji" agar Bulu Mata Lentik dan Panjang di Depan Kamera
-
3 Produk Lipstik Andalan Asha Assuncao, Bibir Jadi Plumpy Ala Davina 'Terikat Janji'