Suara.com - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti memutuskan untuk menghidupkan kembali penjurusan di tingkat SMA/MA. Hal ini rupanya berkaitan dengan rencana pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk menggantikan Ujian Nasional (UN).
"Jurusan akan kita hidupkan lagi. Jadi nanti akan ada jurusan lagi IPA, IPS, dan Bahasa. Sehingga dalam TKA itu nanti murid ada tes yang wajib, yaitu Bahasa Indonesia dan Matematika," kata Mu'ti saat acara halalbihalal media di Kantor Dikdasmen, Jakarta, Jumat (11/4/2025).
Padahal sebelumnya kebijakan berbeda diterapkan oleh eks Mendikbud Nadiem Makarim. Mulai tahun ajaran 2024/2025, penjurusan di SMA/MA dihapus secara nasional sebagai bagian dari penerapan Kurikulum Merdeka.
Tak pelak kebijakan Mu'ti untuk menghidupkan kembali penjurusan di tingkat SMA/MA menuai pro dan kontra. Pasalnya perubahan kebijakan ini dianggap mempersulit, baik bagi murid maupun guru yang mengajar.
"Pak usul, dari sekarang bikin roadmap pendidikan untuk 100 tahun ke depan. Wkkwkwkw biar sesuai peta yang udah disepakati we ini mah," tutur warganet. "Memang dijodohkan terus generasi bangsa ini. Ganti menteri ganti kurikulum yang berakibat proyek-proyek baru," timpal yang lainnya.
Tidak heran jika kedua sosok yang bertanggung jawab memetakan arah pendidikan bangsa Indonesia ini menuai sorotan, termasuk soal harta kekayaan mereka.
Harta Kekayaan Abdul Mu'ti
Presiden Prabowo Subianto menunjuk Prof. Abdul Mu'ti, M.Ed., sebagai Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) di Kabinet Merah Putih yang dikomandoinya sampai tahun 2029 mendatang.
Dikdasmen sendiri merupakan salah satu dari tiga cabang baru Kemendikbud, yang berfokus pada pengelolaan pendidikan dasar dan menengah di Indonesia.
Baca Juga: Menteri Dikdasmen: Jurusan IPA, IPS, Bahasa Akan Dihidupkan Kembali
Dalam pekerjaannya, Mu'ti didampingi dua Wakil Mendikdasmen, yaitu Dr. Fajar Riza Ul Haq, M. Si., dan Prof. Atip Latipulhidayat, S.H., LL.M., Ph.D.
Merujuk pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 6 Desember 2024, Mu'ti mengaku memiliki harta kekayaan sebesar Rp20,1 miliar.
Porsi aset terbesarnya berupa tanah dan bangunan senilai total Rp14,47 miliar. Total ada 16 bidang tanah dan bangunan yang dilaporkan Mu'ti sebagai miliknya, dengan semua diakui sebagai hasil sendiri. Keseluruhan aset properti ini berlokasi di Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Semarang, dan Kabupaten Kudus.
Selain itu, Mu'ti juga mempunyai 3 unit mobil dan 3 unit sepeda motor dengan nilai total Rp612,85 juta. Seperti aset propertinya, semua aset kendaraan bermotor juga diakui sebagai hasil sendiri.
Lalu Mu'ti juga memiliki sejumlah aset lain, seperti harta bergerak lainnya senilai Rp216,1 juta, serta kas dan setara kas sebanyak Rp4,8 miliar. Mu'ti mengaku tidak memiliki utang sepeser pun.
Harta Kekayaan Nadiem Makarim
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi