Infus whitening merupakan prosedur medis kecantikan yang bertujuan untuk mencerahkan warna kulit. Prosedur ini dilakukan dengan cara memasukkan zat-zat berisi kandungan tertentu ke tubuh.
Penggunaan infus whitening dapat memicu sejumlah efek samping apabila dosis kandungan yang diberikan tidak tepat atau berlebihan.
Dosis vitamin C pada infus whitening yang terlalu tinggi dapat memicu mual, muntah, nyeri perut, diare, sakit kepala, gangguan tidur, hingga masalah ginjal.
Begitu pula dengan glutation yang berlebihan dalam infus whitening, dapat berpotensi menyebabkan gangguan pencernaan dan hati.
Selain itu, risiko efek samping dari penyuntikan infus whitening meliputi kemerahan, bengkak, perdarahan, atau infeksi di lokasi suntikan.
Reaksi alergi terhadap kandungan infus whitening juga mungkin terjadi pada sebagian individu. Gejalanya dapat berupa bentol di kulit, rasa gatal, kemerahan, mual, hingga kesulitan bernapas.
Oleh sebab itu, prosedur ini harus dilakukan oleh dokter kecantikan profesional dengan konsultasi sebelumnya untuk menentukan keamanan, jenis kandungan, dan dosis yang sesuai kondisi kesehatan pasien.
Prosedur Infus Whitening
Infus whitening umumnya dilakukan dengan mencampurkan berbagai kandungan ke dalam cairan infus yang kemudian dialirkan langsung ke pembuluh darah melalui alat infus.
Baca Juga: Rahasia Perawatan Kulit ala Dokter Tompi, Ini Basic Skincare Andalannya!
Proses infus whitening biasanya memakan waktu sekitar 15 hingga 20 menit dan diulang setiap dua minggu untuk hasil yang optimal.
Beberapa kandungan yang ada di infus whitening meliputi vitamin C, kolagen, dan glutathione. Vitamin C berguna untuk mengurangi pembentukan melanin di kulit.
Sementara itu, kolagen dapat membantu membuat kulit lebih kenyal, halus, dan lembap. Serta, glutathione dapat bekerja sebagai agen pemutih kulit.
Berita Terkait
-
Rahasia Perawatan Kulit ala Dokter Tompi, Ini Basic Skincare Andalannya!
-
Dokter Tompi Wanti-Wanti soal Infus Whitening, Ketahui Apa Saja Efek Sampingnya
-
Benarkah Marina Biru Dicampur AHA Body Serum Bisa Memutihkan Kulit Secara Instan?
-
Dokter Tompi Ungkap Bahaya Terlalu Sering Pakai Skincare: Kulit Tipis dan Skin Barier Rusak
-
Diduga Bela Mobil Pelat RI 36 Pakai Patwal, Dokter Tompi Dirujak Warganet
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular