Suara.com - Infus whitening merupakan prosedur medis kecantikan yang bertujuan untuk mencerahkan kulit. Prosedur ini dilakukan dengan cara memasukkan zat-zat berisi kandungan tertentu ke tubuh.
Hingga kini masih banyak pihak yang menyoroti prosedur ini karena dianggap berisiko terhadap kesehatan. Dokter Tompi adalah salah satu pihak yang tidak merekomendasikan tindakan ini.
Dalam sesi siaran langsung di media sosial TikTok yang dilakukannya baru-baru ini, musisi sekaligus dokter bedah plastik ini secara terang-terangan tidak menyarankan prosedur infus whitening.
"Infus whitening, no. Saya enggak saranin ya, hati-hati ya," kata Dokter Tompi dikutip dari unggahan akun TikTok @urubee pada Selasa (22/4/2025).
Dokter Tompi mengungkapkan bahwa kebanyakan produk infus whitening atau bahkan suntik putih tidak memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
"Semua infus whitening, suntik-suntik pemutih itu biasanya enggak terdaftar. Coba tanya sama yang ngerjain," beber Dokter Tompi.
"Kalau dia bisa tunjukkin bukti BPOM-nya, ya udah itu aman, berarti Anda boleh kerjain. Kalau enggak jangan ya, mostly enggak," sambungnya.
Pernyataan dokter bernama asli Teuku Adifitrian ini kini viral. Videonya telah ditonton lebih dari 4,8 juta kali. Ribuan komentar pun terpantau telah membanjiri unggahan ini.
Sejumlah warganet memberikan testimoni mereka setelah melakukan infus whitening. Banyak yang mengungkap efek negatif setelah melakukan prosedur kecantikan ini.
Baca Juga: Rahasia Perawatan Kulit ala Dokter Tompi, Ini Basic Skincare Andalannya!
"Aku infus whitening kena vitiligo," komentar warganet.
"Aku rajin infus whitening di klinik terkenal, kalian tahu lah kliniknya. Sekarang aku kena autoimun," timpal warganet.
"Ini fakta pahit. Kalau mau bagus pakai skincare Korea lumayan mahal dibanding Indo, tapi bagus," imbuh warganet lain.
"Gue infus whitening sampai puluhan juta enggak putih-putih juga, mana infusnya di klinik mahal." ujar warganet lainnya lagi.
Lantas, apa risiko dari infus whitening?
Risiko Infus Whitening
Berita Terkait
-
Rahasia Perawatan Kulit ala Dokter Tompi, Ini Basic Skincare Andalannya!
-
Dokter Tompi Wanti-Wanti soal Infus Whitening, Ketahui Apa Saja Efek Sampingnya
-
Benarkah Marina Biru Dicampur AHA Body Serum Bisa Memutihkan Kulit Secara Instan?
-
Dokter Tompi Ungkap Bahaya Terlalu Sering Pakai Skincare: Kulit Tipis dan Skin Barier Rusak
-
Diduga Bela Mobil Pelat RI 36 Pakai Patwal, Dokter Tompi Dirujak Warganet
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular