Suara.com - Program literasi yang dihadirkan Nyalanesia dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan, yaitu Festival Literasi Balikpapan sukses digelar. Ini merupakan kali keempat Festival Literasi.
Program ini mencakup pelatihan dan sertifikasi kompetensi, penulisan karya, lomba literasi, penerbitan dan pencetakan buku antologi sekolah, serta puncak acara yang menjadi momen apresiasi dan penganugerahan bagi para peserta dan pemangku kepentingan.
Puncak acara digelar Rabu (23/4/2025), di Ruang Teater Gedung Kesenian Balikpapan.
Sambutan Walikota Balikpapan H. Rahmad Mas’ud, S.E., M.E. yang dibacakan oleh Berlina Puspayanti, S.Sos., M.Si., Kepala Bidang Infokom Diskominfo Balikpapan.
“Saya menyambut baik diselenggarakannya kegiatan ini, mengingat literasi adalah pintu gerbang kemajuan, sekaligus fondasi dari pendidikan dan pendidikan adalah pondasi dari pembangunan,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Nyalanesia Leonardo Fitres menegaskan komitmen untuk memperluas kolaborasi di penyelenggaraan berikutnya.
"Empat tahun berkembang bersama, di penyelenggaraan tahun depan kami siap menghadirkan karya literasi dengan memasukkan muatan lokal sebagai isi utama yang mencerminkan identitas daerah,” ujarnya.
Sejumlah penghargaan diberikan dalam acara ini, diantaranya penganugerahan Tokoh Penggerak Literasi Nasional yang diberikan kepada Walikota Balikpapan, H. Rahmad Mas’ud, S.E., M.E. atas dedikasi dan kontribusinya dalam mengembangkan literasi di Kota Balikpapan.
Penghargaan Tokoh Penggerak Literasi Kota Balikpapan diberikan kepada Bunda Literasi Kota Balikpapan, Nurlena Rahmad Mas’ud. Selanjutnya, Penghargaan Mitra Kerja Sama Literasi diberikan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan, Irfan Taufiq, S.Ag., M.Si. atas dukungan dan kerja sama dalam mensukseskan acara.
Baca Juga: Dukung Generasi Cerdas Finansial, Jasaraharja Putera Gelar Literasi Keuangan di UIN Suska Pekanbaru
Acara dilanjutkan dengan penganugerahan Duta Penggerak Literasi Balikpapan yang diberikan kepada Penggerak Literasi Nyalanesia, Vina Dwi Lestari atas inisiasi penyelenggaraan Festival Literasi Balikpapan.
Penghargaan Mitra Pendukung Festival Literasi Balikpapan diberikan kepada Komunitas LIPPI Kota Balikpapan. Penghargaan Sekolah Berdedikasi Literasi Kota Balikpapan diberikan kepada sekolah yang telah mengembangkan budaya literasi bersama Festival Literasi Balikpapan selama minimal 3 kali berturut-turut.
Selain itu, diselenggarakan pula penganugerahan untuk juara penulisan karya siswa, juara pertama kategori puisi siswa jenjang sekolah dasar diraih Fitta Nur Aini dari SDN 006 Balikpapan Utara, juara kedua diraih Naira Zhafirah Rahma dari SDN 022 Balikpapan Utara, dan juara ketiga Sulthan Abyan Chairil Rasyid dari SDIT Nurul Ilmi Balikpapan.
Kategori cerita pengalaman pribadi jenjang sekolah dasar juara pertama diraih oleh Saifullah dari SDN 009 Balikpapan Barat, juara kedua Nabila Arsylia Rumaisha Hidayat dari SD Intis School Balikpapan, juara ketiga Khayla Dinara Ramadhani dari SDIT Nurul Fikri Balikpapan.
Kategori puisi jenjang Sekolah Menengah, juara pertama diraih Haura Insiyah Husaini dari SMP Negeri 5 Balikpapan, juara kedua diraih Anisyah Suci Ramadhani dari SMP Negeri 13 Balikpapan, dan juara ketiga diraih Angel Calistha Irwan SMPIT Al Auliya Balikpapan.
Kategori cerita pendek jenjang sekolah menengah diraih oleh Khansa Tsurayya dari SMP Muhammadiyah 3 Balikpapan, juara kedua diraih Rindu Putry Aristhy dari SMP Negeri 8 Balikpapan, dan juara ketiga diraih Pande Putu Raditya Wijaya dari SMP Negeri 5 Balikpapan.
Berita Terkait
-
Ki Hajar Dewantara dan Tantangan Literasi Gen Z: Sebuah Refleksi Kritis
-
Krisis Literasi Informasi Pelajar di Era AI, Memudahkan atau Membingungkan?
-
Pasar Literasi Jogja 2025: Memupuk Literasi, Menyemai Budaya Membaca
-
Ribuan Siswa, Guru dan Stakeholder Pendidikan Bakal Hadiri Festival Literasi Nasional 2025
-
Festival Literasi Balikpapan ke-4 Segera Digelar, Pendaftaran Dibuka hingga 14 Oktober 2024
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Bromo Belum Sepenuhnya Aman: Debu Setan Mengancam Savana yang Terluka
-
HUT ke-81 RI: BRI Bersama Danantara Terus Mendukung Ekonomi Rakyat, Termasuk UMKM
-
Meski 4 Pasar Rusak, Pemerintah Jamin Warga NTT Tak Kelaparan
-
Persija Masuk Fase Panas TC Thailand, Shin Tae-yong Mulai Tentukan Pemain Pilihan
-
HUT ke-81 RI, BRI Dukung Danantara Senantiasa Perkuat Ekonomi Rakyat
-
Pengendara Motor di Deli Serdang Jadi Korban Begal, Paha Ditusuk, Motor hingga HP Raib
-
Review Novel Jejak Langkah: Ketika Pena Menjadi Senjata Perlawanan
-
Menembus Tembok Longsor: Drama Penyelamatan Ibu Hamil di Jantung Flores yang Terisolasi
-
RI Ditargetkan Bisa Swasembada 11 Komoditas Pangan dalam 3 Tahun
-
Green Energy Jadi Arah Baru Industri Maritim Indonesia