Suara.com - Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), yang sebelumnya dikenal sebagai PPDB, untuk tahun ajaran 2025/2026 akan segera dimulai.
Informasi resmi terkait pelaksanaan SPMB/PPDB 2025 akan diumumkan pada awal Mei 2025. Oleh karena itu, para calon peserta diimbau untuk mulai mencari informasi mengenai mekanisme pendaftaran dan menyiapkan seluruh dokumen yang diperlukan.
Sebagai informasi, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah mengganti nama PPDB menjadi SPMB mulai tahun 2025.
Agar tidak tertinggal, catat jadwal, syarat, dan jalur pendaftaran SPMB/PPDB 2025 untuk jenjang SMA dan SMK berikut ini.
Perbedaan SPMB 2025 dengan PPDB Sebelumnya
- Berbeda dari sistem sebelumnya yang menggunakan zonasi, mekanisme SPMB kini berlandaskan pada domisili siswa.
- Pendaftaran SPMB 2025 akan berlangsung selama sekitar satu bulan. Hasil seleksi akan diumumkan pada Juni–Juli 2025, menyesuaikan dengan kalender pendidikan tahun ajaran baru.
- Bagi siswa yang tidak diterima di sekolah negeri, mereka akan dialihkan ke sekolah swasta dengan biaya pendidikan yang ditanggung oleh pemerintah daerah (Pemda).
Jalur Penerimaan dan Kuota SPMB SMA 2025
Terdapat empat jalur penerimaan pada SPMB 2025 untuk jenjang SMA:
- Jalur Domisili
Menggantikan sistem zonasi, jalur ini mempertimbangkan jarak tempat tinggal siswa dengan sekolah tujuan.
Kuota: Minimal 30%
- Jalur Afirmasi
Diperuntukkan bagi siswa dari keluarga kurang mampu dan penyandang disabilitas. Seleksi pada jalur ini akan diperketat agar tepat sasaran.
Kuota: Minimal 30%
Baca Juga: PPG Bahasa Indonesia Tumbuhkan Minat Literasi dengan Pembelajaran yang Asik
- Jalur Prestasi
Untuk siswa dengan prestasi akademik (misalnya sains, teknologi, inovasi) maupun non-akademik (seni, budaya, olahraga, organisasi seperti OSIS/Pramuka).
Kuota: Minimal 30%
- Jalur Mutasi
Dikhususkan bagi anak dari orang tua yang pindah tugas atau anak guru.
Kuota: Maksimal 5%
Jalur Penerimaan dan Kuota SPMB SMK 2025
Berbeda dengan SMA, seleksi penerimaan di SMK mempertimbangkan nilai rapor, prestasi, serta hasil tes bakat dan minat, disesuaikan dengan bidang keahlian. Jalur prioritasnya meliputi:
Siswa dari keluarga kurang mampu dan penyandang disabilitas
Kuota: Minimal 15%
Berita Terkait
-
PPG Bahasa Indonesia Tumbuhkan Minat Literasi dengan Pembelajaran yang Asik
-
Sekolah dan Wacana Nasional Menurut Ki Hadjar Dewantara
-
Demokrasi Butuh Guru: Ketika Politik Kehilangan Arah Tanpa Ki Hadjar Dewantara
-
Ki Hadjar di Zaman Now: Membangun Politik Pendidikan yang Berbudaya
-
Safnoviar Tiasdi Kuliah atau Gak? Begini Beda Pendidikan TikToker Dilan Janiyar dan Suami
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Komunikasi Instan Tanpa Bergantung Internet, Ini Alasan Radio Profesional Masih Dibutuhkan
-
Apa Sunblock yang Bagus? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
-
4 Sunscreen yang Tidak Mengandung Alkohol dan Parfum untuk Meminimalkan Risiko Iritasi
-
4 Pensil Alis Waterproof yang Bagus dan Tahan Lama, Hasil Natural Sepanjang Hari
-
7 Sepatu Lari Diskon di Foot Locker, Potongan Harga hingga 30 Persen
-
Ramalan Zodiak Juli 2026 Lengkap, Siapa yang Paling Beruntung Bulan Ini?
-
Penyandang Diabetes Indonesia Tembus 20,4 Juta, Terapi DM Tipe 2 Bertambah
-
Apa Zodiak Tahta Tertinggi? Bintang Ini Juaranya
-
5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
-
Merek Sepatu Lari Lokal yang Bagus Apa? Ini 5 Rekomendasi Seri Terlarisnya sesuai Review Pembeli