Suara.com - Wilayah Tapanuli, yang terletak di bagian barat laut Sumatra Utara, bukan hanya terkenal karena keindahan alamnya, tetapi juga karena ragam kuliner tradisionalnya yang menggoda selera.
Makanan khas Tapanuli dikenal kaya akan bumbu dan cita rasa yang kuat, serta masih banyak dinikmati oleh masyarakat lokal hingga wisatawan.
Berikut ini 5 kuliner khas Tapanuli lengkap dengan bahan utama dan cara pembuatan sederhananya agar kamu bisa mencicipinya langsung dari dapur sendiri.
1. Arsik Ikan Mas
Makanan khas Tapanuli pertama adalah Arsik Ikan mas .. Masakan ini menggunakan ikan mas segar. Lalu biasanya dicampur dengan Andaliman (bumbu khas Batak).
Tentu campuran seperti bawang merah, bawang putih lalu kunyit, lengkuas dan jahe menjadi pelengkapnya.
Akan lebih harum jika menggunakan daun bawang batak (lokio), kecombrang (bunga rias).
Cara membuatnya juga sangat mudah pertama haluskan semua bumbu, lalu tumis sebentar.
Susun ikan di wajan, tuangkan bumbu di atasnya, tambahkan air, dan masak dengan api kecil hingga bumbu meresap dan kuah menyusut. Cita rasa pedas dan segar dari andaliman jadi ciri khas utama.
Baca Juga: Kalsel Selamatkan Ikan Lokal: 36.000 Benih Ditebar! Ini Dampaknya Bagi Anda
2. Saksang
Saksang merupakan olahan makanan daging yang bisa menggunakan babi atau ayam jika ingin mencari yang halal.
Kadang kala bagi warga Tapanuli darah segar bisa menjadi bahan utama dalam makanan ini. Namun bagi yang tidak suka atau mengharamkan tentu membuangnya lebih baik.
Selain itu kuliner ini masih menggunakan andaliman bumbu khas Batak, bawang merah, bawang putih, serai, daun jeruk.
Biasanya makanan ini menjadi menarik karena cara membuatnya yang berbeda dengan tumisan bumbu yang sudah dihaluskan, daging yang telah dipotong kecil-kecil ini akan cepat meresap masuk.
Biasnya ditambahkan sedikit air dan masak hingga daging empuk dan bumbu meresap sempurna.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Menularkan Kepedulian dari Pinggiran Ciliwung: Cara River Ranger Ubah Cara Pandang Terhadap Sungai
-
4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka dari Brand Lokal untuk Pudarkan Flek Hitam
-
Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong
-
3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura
-
Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual
-
7 Rekomendasi Parfum Heaven Scent Best Seller, Wangi Mewah Tak Harus Mahal!
-
5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan
-
Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI
-
Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI
-
Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?