Suara.com - Klaim hydrating dan moisturizing sering dipakai produk skincare sebagai marketing untuk menarik minat pembeli. Keduanya sama-sama memiliki manfaat untuk menghasilkan kulit idaman di wajah dan tubuh.
Namun, masih banyak orang yang belum memahami perbedaan hydrating dan moisturizing dalam skincare. Moisturizing berarti melembabkan, sedangkan hydrating artinya menghidrasi.
Kamu mungkin berpikir bahwa hidrasi adalah kondisi yang hanya perlu dikhawatirkan oleh orang-orang dengan kulit kering atau dehidrasi. Namun, menghidrasi kulit sama pentingnya dengan menghidrasi tubuh. Ini karena semua jenis kulit wajib terhidrasi agar sehat dan bersinar. Bagaimana dengan moisturizer?
Perbedaan hydrating and moisturizing dalam skincare
Dalam dunia skincare, moisturizer biasanya dipakai untuk membentuk lapisan pelindung pada kulit, mengunci kelembapan, dan membuatnya lebih lembut.
Di sisi lain, hidrator bertujuan menyerap kelembapan dari udara atau kulit agar tetap terperangkap. Keduanya memiliki fungsi sama tetapi efeknya berbeda.
Secara ilmiah, moisturizer adalah istilah umum untuk jenis pelembab emollients (lemak dan minyak), squalene (minyak), humectants, dan occlusive.
Namun dalam dunia pemasaran produk skincare, terminologi moisturizer sudah mengalami perubahan, termasuk munculnya kata hidrator. Moisturizer adalah bahan berbasis minyak, termasuk agen oklusif, seperti petrolatum atau minyak mineral, dan emolien seperti ester dan minyak tumbuhan.
Bahan-bahan moisturizer bekerja dengan menciptakan segel pada permukaan kulit yang mencegah air keluar. Moisturizer juga membuat kulit terasa lebih halus dan tidak terlalu kering.
Baca Juga: Rahasia Kulit Cerah dengan Rangkaian Skincare Fanbo, Harga Mulai Rp20 Ribuan!
Sementara itu, hidrator adalah bahan yang disebut humektan, seperti gliserin atau asam hialuronat. Cara kerjanya adalah menyerap air dari atmosfer atau kulit, lalu menahannya di kulit.
Penting untuk menyadari bahwa moisturizer dan hidrator bekerja dengan cara yang berbeda. Oleh sebab itu, kamu harus memilih antara skincare yang melembabkan atau mendehidrasi dengan tepat, agar tidak merusak kulitmu.
Meski sama-sama membuat kulit terhidrasi, tetapi keduanya memiliki cara berbeda untuk mencapainya, serta harus disesuaikan dengan kondisi kulit.
Mana yang terbaik untuk jenis kulitmu?
Menyadur Healthline, ada banyak produk skincare hydrating dan moisturizing di pasaran. Di antaranya minyak, krim, gel, serum, balsem, salep, hingga pelembab.
Terkadang kulit kamu mungkin lebih baik hanya menggunakan salah satu, baik moisturizer atau hidrator, bukan keduanya. Kamu juga perlu melakukan eksperimen agar dapat memilih produk terbaik, khususnya bagaimana jenis kulitmu akan menyerapnya. Tujuannya satu: mendapatkan kulit yang terhidrasi.
Berita Terkait
-
Rahasia Kulit Cerah dengan Rangkaian Skincare Fanbo, Harga Mulai Rp20 Ribuan!
-
Deretan Produk Skincare yang Tasya Farasya Approved, Bikin Wajah Auto Glowing
-
Step by Step Skincare 'Old Money' ala Zahwa Massaid: Moisturizer Sebotol Saja Harga Sejutaan
-
Murah Meriah, 7 Rekomendasi Produk Viva Cosmetics dan Manfaatnya untuk Kulit
-
6 Rekomendasi Skincare Memutihkan Wajah, Sudah BPOM Mulai Rp40 Ribuan
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Sudah Ditolak, Persija Belum Kapok Kejar Tanda Tangan Eks Pemain AS Roma
-
Proyek Mobil Listrik Nasional di Subang Akan Mulai Produksi di 2028
-
Momen Purbaya Cecar Direktur Kemenhub! Bongkar "Uang Gelap": Lo-Lo Bikin Rugi Devisa Rp 3 Triliun
-
Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo
-
Kata Pemprov DKI Soal JPO Viral Tanpa Tangga di Depan Gedung DPR RI
-
Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim
-
Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi
-
Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab
-
5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Flek Hitam sesuai Review dan Harga
-
Pasca Putusan MK, DPR Titip Pemerintah Naikkan Gaji Guru dari Anggaran Pendidikan