Hal tersebut yang kemudian disinyalir dijadikan senjata oleh ‘musuh’ Subandy dengan tuduhan pemalsuan. Padahal, kata Yani, rasa Dua Belibis mengalami perbedaan karena mereka tak punya resep asli neneknya.
Setelah itu, Subandy mendengar kepemilikan Dua Belibis akhirnya berpindah ke tangan produsen bahan kue Cap Koepoe-Koepoe. Sementara merek Pohon Cabe sendiri diakui banyak orang jarang ditemui di supermarket.
Adapun saus Pohon Cabe mempunyai tekstur yang lebih encer, berwarna sedikit lebih oranye, dan rasanya lebih seimbang. Selain itu, pedas yang dimiliki brand ini juga lebih terasa dan aroma bawang putih sangat kuat.
Terkait masalah hak paten itu, akun X @/melanieppuchino yang mengaku sebagai keluarga pemilik Dua Belibis buka suara. Ia mengatakan bahwa brand tersebut dibeli secara resmi, bukan karena saling berebut.
"Keluarga owner here: Dua Belibis dibeli secara resmi. Pihak pemilik resep asli menjual resep sekaligus pabrik rumahannya ke perusahaan pemilik Koepoe2, dan pindah ke New Zealand. Yg membuat merk pohon cabe adalah saudara si pewaris. Krna masalah hak cipta tentu merk harus beda," tulisnya.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Resep Bumbu Bakaran Frozen Food yang Meresap, Coba Pakai Bahan Ini!
-
3 Resep Bumbu untuk Bakaran Sosis Malam Tahun Baru, Dijamin Super Endul!
-
Bakso Sudah Habis Bersih, Wanita Ini Terkejut saat Melihat ke Botol Saus Sambal
-
3 Perbedaan Kecap ABC di Indonesia vs Kecap ABC di Singapura yang Bikin Ditarik dari Pasaran
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR
-
Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur
-
HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
-
Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total
-
Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah