Suara.com - Indonesia adalah negeri yang kaya akan rasa. Dari Sabang sampai Merauke, setiap daerah memiliki kekayaan kuliner yang tak hanya menggugah selera, tetapi juga menyimpan cerita, tradisi, dan sejarah panjang.
Tak heran, ketika festival kuliner digelar, antusiasme masyarakat selalu meluap, baik untuk sekadar bernostalgia mencicipi jajanan masa kecil, ataupun menjelajah rasa-rasa baru dari berbagai penjuru Nusantara.
Salah satu yang kini menjadi sorotan adalah Bogor Food Festival Vol. 4 yang kembali hadir di Lippo Plaza Ekalokasari Bogor dengan konsep istimewa, “Jajanan Nusantara.”
Diselenggarakan mulai 30 April hingga 11 Mei 2025, festival ini hadir di Main Atrium Ground Floor dan menghadirkan nuansa kuliner tradisional yang kental.
Mengusung konsep yang kian diminati, Bogor Food Festival kali ini menghadirkan lebih dari 15 tenant jajanan Nusantara, sebuah peningkatan signifikan dari edisi-edisi sebelumnya yang hanya menghadirkan lima tenant serupa.
Festival ini bukan hanya soal rasa, tapi juga tentang warisan budaya. Dalam era ketika makanan cepat saji dan globalisasi kuliner mengubah cara masyarakat mengonsumsi makanan, festival seperti ini hadir sebagai ruang pelestarian dan apresiasi terhadap kekayaan kuliner lokal.
“Wisata kuliner memiliki peranan penting dalam melestarikan budaya kuliner tradisional, sehingga generasi muda dapat mengenal dan menjaga keberlanjutan makanan khas daerah,” kata Lis Pandanwangi, Mall Director Lippo Plaza Ekalokasari Bogor.
Lebih dari 30 pelaku UMKM kuliner bergabung dalam event ini, membuktikan bahwa sektor kuliner lokal tak hanya menggugah selera, tetapi juga menjadi kekuatan ekonomi kreatif yang menjanjikan.
Deretan kuliner yang dihadirkan tak main-main. Dari Lumpia Semarang Gang 9, Pisang Goreng Pontianak, hingga legenda-legenda kuliner seperti Gohyong Menteng, Pempek 69, dan Kerak Telor Jakarta Mpok N’ca, semuanya siap menyapa para pecinta kuliner.
Baca Juga: Abreena: Perhiasan Berbahan ASI, Simbol Cinta Seumur Hidup
Tak ketinggalan, makanan ringan yang sudah menjadi favorit generasi muda seperti Kue Cubit, Kue Pancong, Cendol Kenangan, hingga Teh Tarik Ce’ Bush hadir memberikan nuansa nostalgia sekaligus kenikmatan rasa yang otentik.
Beberapa sajian lain yang mencuri perhatian adalah Nasi Goreng Babat Pandawa, Coto Makasar Oma Tenny, Mie Kocok Bandung Marinka, Bakwan Sultan, Ayam Penyet Cabe Ijo Luber, hingga kreasi modern seperti Chick-Chick Roll dan Sosis Nusantara.
Aneka minuman segar seperti Kang Tebu, Es Alpukat Kocok, dan Teh Poci turut melengkapi sensasi cita rasa di setiap sudut festival.
Kolaborasi antara Lippo Plaza dan JIISComm (PT Samsaka Lestari Rasa) sebagai event organizer juga menjadi salah satu faktor suksesnya penyelenggaraan festival ini.
JIISComm dikenal sebagai penggagas event kuliner yang konsisten mengangkat warisan kuliner Indonesia serta menjadi jembatan antara pelaku usaha dan pecinta kuliner.
Melihat tren saat ini, festival kuliner bukan lagi sekadar ajang mencicipi makanan. Ia telah menjadi bagian dari gaya hidup, ruang interaksi sosial, hingga sarana edukasi budaya.
Di tengah masyarakat urban yang mencari pengalaman otentik dan bermakna, kuliner menjadi bahasa yang menyatukan. Terlebih di kalangan generasi muda, antusiasme terhadap makanan tradisional terus meningkat, bukan hanya karena rasanya yang enak, tetapi juga karena nilai historis dan identitas lokal yang dibawanya.
Bogor, dengan julukannya sebagai salah satu surga kuliner di Indonesia, semakin mengukuhkan reputasinya melalui event ini. Bogor Food Festival Vol. 4 tak hanya memanjakan lidah, tetapi juga membangkitkan kebanggaan terhadap kuliner negeri sendiri.
Melalui suguhan rasa, aroma, dan suasana yang hangat, festival ini mengajak setiap pengunjung untuk pulang dengan cerita-cerita tentang rasa yang tak lekang oleh waktu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Lebih dari Sekadar 'Operasi Semut': Bagaimana Generasi Muda Dorong Ekonomi Sirkular Lewat Aksi Nyata
-
Budget Terbatas, Mending Pilih Tinted Sunscreen atau Cushion?
-
7 Sepatu Lari Selevel Puma Deviate Nitro 4, Pas Buat Kejar Pace Cepat
-
5 Lip Balm dengan Aroma Buah untuk Remaja, Harga Tak Menguras Uang Saku
-
7 Sepeda Paling Ringan dan Nyaman, Pas Buat Gaya Hidup Sehat Ibu-ibu
-
Doa 'Allahumma Balighna Ramadan' dan Kumpulan Doa Bulan Ramadan
-
Terpopuler: Rekam Jejak Mohan Hazian, Ini Ramalan Keuangan Zodiak 11 Februari 2026
-
5 Rekomendasi Tinted Sunscreen Minim Oksidasi di Bawah Rp100 Ribu, Bye Wajah Abu-Abu!
-
Banjir Cuan! Ini 5 Shio yang Paling Hoki Hari Ini 11 Februari 2026
-
Apa Itu Nyadran Jelang Ramadan? Ini Sejarah dan Tata Cara Pelaksanaannya