Lifestyle / Komunitas
Senin, 05 Mei 2025 | 21:42 WIB
Konferensi Pers Digilan 2025. (Dok: Ist)

Suara.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk kembali menghadirkan ajang olahraga tahunan bertajuk Digiland Run, yang tahun ini akan diselenggarakan pada 18 Mei 2025. Acara ini tidak hanya menghadirkan lomba lari, namun juga berbagai aktivitas menarik lainnya yang bisa dinikmati oleh masyarakat luas.

Digiland Run 2025 menghadirkan tiga kategori, yaitu 5 kilometer (5K), 10 kilometer (10K), dan Half Marathon atau lari jarak menengah sejauh 21 kilometer. Kehadiran ketiga kategori ini memberikan pilihan bagi peserta dengan berbagai tingkat kemampuan dan preferensi dalam berlari.

Yang membedakan Digiland Run 2025 dari penyelenggaraan di tahun-tahun sebelumnya adalah pengakuan resmi dari organisasi internasional. Tahun ini, ajang tersebut berhasil memperolehWorld Athletics Label Road Races, sebuah sertifikasi yang dikeluarkan oleh lembaga atletik dunia, World Athletics.

Dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta pada Senin (5/5/2025), Direktur Utama Telkom Indonesia, Ririek Adriansyah, menyampaikan bahwa pencapaian ini menjadi salah satu tonggak penting dalam peningkatan mutu acara Digiland Run.

“Penyelenggaraan Digiland Run tahun ini berbeda karena telah memperoleh sertifikasi internasional. Saat ini kami telah mendapatkan label dari World Athletics, meskipun masih berada pada tingkat hijau. Tapi paling tidak, event ini telah diakui secara global sebagai lomba lari bersertifikasi,” ujar Ririek kepada awak media.

Lebih lanjut, Ririek menjelaskan bahwa partisipasi dalam Digiland Run 2025 mengalami peningkatan signifikan. Tercatat, sekitar 12.500 pelari telah mendaftarkan diri untuk mengikuti acara ini. Para peserta tidak hanya datang dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga berasal dari 15 negara lainnya, mencerminkan daya tarik internasional dari event ini.

Tidak hanya fokus pada kegiatan olahraga, Digiland Run 2025 juga mengusung misi sosial yang kuat. Melalui anak usahanya, Telkomsel, Telkom turut memperluas dampak positif dari kegiatan ini ke sektor pendidikan, khususnya di daerah yang masih mengalami keterbatasan akses digital.

Telkom menginisiasi program konversi jarak tempuh pelari menjadi kuota internet. Dalam skema ini, setiap 1 kilometer yang ditempuh oleh peserta akan diubah menjadi 1 gigabyte (GB) kuota internet. Kuota ini akan dialokasikan khusus untuk anak-anak sekolah yang berada di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Indonesia.

“Kuota internet yang terkumpul dari jarak tempuh para peserta akan disalurkan untuk mendukung kebutuhan akses belajar anak-anak di daerah 3T. Kami ingin Digiland Run bukan hanya menjadi ajang olahraga, tapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pemerataan akses digital,” jelas Ririek.

Baca Juga: Perkuat Aksi ESG GoZero%, TelkomGroup Gelar Program Jejak Hijau Srikandi

Inisiatif ini sejalan dengan misi Telkom dalam mendukung transformasi digital dan pemerataan konektivitas di seluruh wilayah Indonesia. Program ini diharapkan dapat meningkatkan semangat gotong royong masyarakat dalam berkontribusi terhadap kemajuan pendidikan di daerah-daerah yang membutuhkan.

Digiland Run 2025 bukan hanya sekadar lomba lari, tetapi juga menjadi wadah sinergi antara olahraga, teknologi, dan kepedulian sosial. Dengan menggabungkan semangat sportivitas dan kontribusi nyata untuk masyarakat, Telkom menunjukkan komitmennya dalam membangun Indonesia yang lebih terhubung dan inklusif. ***

Load More