Suara.com - Publik belum lama ini dihebohkan dengan serial asal Malaysia bertajuk Bidaah. Serial ini menceritakan kisah seorang pemuka agama bernama Walid yang memimpin sekte sesat.
Serial Bidaah ini terinspirasi dari kisah nyata. Hal ini terungkap dari pernyataan sang produser sekaligus penulisnya, Fatimah binti Rahmad Ali alias Erma Fatima.
Usai serial tersebut ramai menjadi perbincangan, Denny Sumargo menghadirkan seseorang yang mengaku sebagai mantan pengikut sekte sesat "Walid" di dunia nyata.
Adalah Satrio, nama pria yang mengaku mantan eks anggota sekte sesat yang dipimpin Walid versi dunia nyata, yang diundang ke podcast Denny Sumargo.
Satrio mengaku masuk ke sekte tersebut pada tahun 2001. Ia menjadi anggota sekte selama kurang lebih 7, sebelum akhirnya pada tahun 2008 memutuskan untuk keluar.
"Saya masuk tahun 2001, sampai tahun 2008," beber Satrio dikutip pada Selasa, 6 Mei 2025.
Satrio turut menjelaskan bagaimana sejarah sekte ini. Dikatakan bahwa sekte ini sudah ada sejak tahun 1968 di Malaysia. Saat itu, anggotanya baru ada sebanyak 70 orang.
"Kalau saya bicara sejarah, sekte atau jemaah ini sudah ada dari tahun 1968," terang Satrio.
"Pada saat itu dibuka oleh A. Pada saat itu berjumlah kurang lebih 70 orang. Sekte itu dia melakukan pengajiannya di salah satu rumah di Malaysia," sambungnya.
Baca Juga: 7 Fakta Denny Sumargo Undang Murid 'Walid': Modus Sekte Rayu Anggota Terbongkar, Siapa Pendirinya?
Di momen ini, Satrio juga turut mengungkap apa saja bujuk rayu yang dilakukan untuk menggaet orang-orang agar bergabung ke dalam sekte sesat tersebut.
"Fantasi yang dibuat tentang kalian akan menjadi penyelamat akhir zaman. Kalian akan jadi pasukan Imam Mahdi," ujar Satrio.
"Padahal itu semua hanya topeng saja untuk merekrut dan mengambil uang orang," imbuhnya.
Mendengar cerita yang dibeberkan oleh Satrio, Denny Sumargo penasaran, ia bertanya apakah dalam sekte sesat tersebut ada indikasi tindakan perbudakan.
Satrio blak-blakan mengungkapkan bahwa para anggota yang menjalankan tugas dalam sekte tersebut sama sekali tidak menerima bayaran.
Menurut Satrio, sekte tersebut membenarkan aturan seperti itu dengan dalih demi kepentingan agama maupun rasul.
"Orang-orang yang bekerja di dalam sistem ini enggak digaji semuanya. Tapi dibilang ini demi kepentingan agama dan rasul, seperti itu," terang Satrio.
Lebih lanjut, Satrio turut mengungkapkan aturan lain yang diberlakukan dalam sekte tersebut, salah satunya adalah larangan bagi anggota untuk bekerja di luar.
Alasannya, pekerjaan di luar dianggap berasal dari sistem yang ditolak oleh Tuhan. Hal ini membuat kebanyakan anggota menuruti aturan tersebut.
"Kalau kita bekerja di luar, dibilang kita mengambil sistem orang-orang yang akan ditolak semua amal ibadahnya oleh Allah, jadi harus bekerja di dalam," ungkap Satrio.
Namun, pada realitasnya jauh dari ideal. Ia menyebut bahwa pekerjaan di dalam sekte tidak memberikan penghasilan.
"Tapi bekerja di dalam enggak dapat apa-apa, sedangkan hidup ini kita butuh cuan," lanjutnya.
Setelah cukup lama terlibat dalam sekte sesat yang dipimpin "Walid" versi dunia nyata tersebut, Satrio akhirnya memutuskan untuk keluar.
Ia mulai menyadari bahwa banyak ajaran dan tindakan dalam kelompok itu tidak sesuai dengan nilai-nilai agama yang sebenarnya.
"Buat saya, semua itu omong kosong. Sampai-sampai saya sempat suudzon sama guru saya sendiri, karena waktu itu saya masih muda dan emosional," ungkapnya.
Ia juga menyoroti bagaimana sang guru kerap dijadikan dalih atas semua keputusan dan ajaran yang disampaikan.
"Segala sesuatu selalu dibawa-bawa nama guru, padahal yang menerjemahkan semua itu adalah istri keduanya," ungkap Satrio.
"Akhirnya saya merasa, buat apa saya belajar jauh-jauh tentang kebaikan, kalau ternyata kalian lebih jahat dari saya," pungkasnya.
Berita Terkait
-
7 Fakta Denny Sumargo Undang Murid 'Walid': Modus Sekte Rayu Anggota Terbongkar, Siapa Pendirinya?
-
Respons Produser Bidaah Soal Karakter Walid yang Viral di Indonesia
-
Apa Itu Istri Batin? Disebut Walid dalam Series Bidaah
-
Membongkar Karakter dan Isu Sosial dalam Series Bidaah
-
Daftar Lengkap Pemeran Film Bidaah Malaysia yang Lagi Viral
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Angkat Motif Azalea, Giordano dan Amanda Hartanto Hadirkan Koleksi Ramadan 2026 Penuh Makna
-
5 Moisturizer untuk Atasi Pori-Pori Besar, Rekomendasi Skincare Edukator
-
6 Zodiak Ini Dihujani Rezeki Nomplok dan Keberuntungan Finansial di 12 Februari 2026
-
Aturan Terbaru Cara Hitung THR Proporsional untuk Semua Status Pekerja
-
Cek Bansos Kemensos di Link Ini, Bantuan Awal Tahun 2026 Siap Dicairkan Bisa Dapat Rp2,7 Juta
-
Cara Daftar Antrean Online BPJS Kesehatan, Lebih Praktis Bebas Antre Panjang
-
6 Lipstik Viva Cosmetics Murah Berkualitas Mulai Rp16 Ribuan, Pigmented dan Awet
-
Cara Reaktivasi BPJS PBI yang Dinonaktifkan 2026, Bisa Diurus Online atau di Kantor Desa Kelurahan
-
5 Skincare Retinol Penghilang Flek Hitam yang Tidak Overclaim Menurut Dokter Detektif
-
Apa Itu Munggahan? Kenali Makna Tradisi untuk Menyambut Bulan Ramadan