Suara.com - Kardinal Robert Francis Prevost asal Amerika Serikat, terpilih sebagai Paus ke-267 pada Kamis, 8 Mei 2025 dan mengambil nama Leo XIV. Diketahui Prevos menggantikan Paus Fransiskus yang wafat pada 21 April 2025 lalu.
Pertanyaan yang muncul kemudian adalah apa alasan di balik pemilihan nama Leo XIV oleh Paus Robert Francis Prevost? Simak penjelasan berikut ini.
Alasan Paus Baru Pakai Nama Leo XIV
Pemilihan nama bagi seorang Paus baru bukan sekadar tradisi, melainkan sebuah pernyataan awal tentang visi dan arah kepemimpinannya. Para ahli berpendapat bahwa nama yang dipilih mencerminkan karakter, semangat, serta prioritas yang ingin diusung selama masa kepausannya.
Dalam tradisi Katolik, meskipun tidak ada aturan baku mengenai pemilihan nama, biasanya nama tersebut dipilih sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh atau Paus terdahulu yang dikagumi. Nama yang dipilih oleh Robert Francis Prevost, yakni Leo XIV, merujuk pada dua tokoh penting dalam sejarah Gereja Katolik yaitu Paus Leo I (Leo Agung) dan Paus Leo XIII.
Paus Leo I, yang memimpin pada abad ke-5, dikenang atas keberaniannya dalam menghadapi ancaman politik, termasuk keberhasilannya meyakinkan Attila the Hun untuk tidak menyerang Roma. Beliau juga dihormati sebagai seorang pemikir dan pembela ajaran gereja yang penting.
Sementara itu Paus Leo XIII, yang memimpin dari tahun 1878 hingga 1903, dikenal luas atas perhatiannya yang mendalam terhadap isu-isu keadilan sosial. Paus terakhir yang menggunakan nama Leo ini kerap dipandang sebagai peletak dasar bagi pemikiran sosial Katolik modern.
Dari kisah Paus Leo I dan Leo XIII, pemilihan nama ini oleh Robert Francis Prevost mengindikasikan kuat kemungkinan bahwa dia akan melanjutkan semangat reformasi sosial dan memperkuat ajaran Gereja dalam menghadapi tantangan dunia saat ini. Mulai dari kesenjangan ekonomi, dampak globalisasi, dan isu etika terkait teknologi seperti kecerdasan buatan.
Prevost tampaknya ingin mengikuti jejak para pemimpin yang kuat dan progresif tersebut dengan menggabungkan ketegasan dalam menghadapi isu global dengan komitmen yang mendalam terhadap keadilan sosial dan pembaruan ajaran. Senada dengan hal itu, juru bicara Vatikan, Matteo Bruni, menyatakan bahwa nama "Leo XIV" jelas terkait dengan ajaran sosial Gereja Katolik.
Lebih lanjut, banyak pengamat melihat pilihan nama ini sebagai kelanjutan dari semangat yang diusung oleh Paus Fransiskus, yang dikenal atas perhatiannya terhadap kaum miskin dan perjuangannya melawan ketidakadilan global. Terlebih, Prevost dikenal di antara rekan-rekan karena pembawaannya yang tenang serta dukungannya terhadap komitmen Paus Fransiskus dalam memperjuangkan keadilan sosial.
Baca Juga: Momen Paus Leo XIV Sapa Umat Pertama Kali dan Isi Pidato Pasca Pelantikan
Kesimpulannya, seorang Paus baru dapat memilih nama apa pun yang dia inginkan. Seorang Paus baru biasanya memilih nama berdasarkan kepausan yang ingin dia hormati atau tiru.
Profil Singkat Robert Francis Prevost
Kardinal Robert Francis Prevost dari Amerika Serikat, yang kini dikenal dengan nama kepausannya Pope Leo XIV, terpilih sebagai pemimpin baru Gereja Katolik menggantikan Paus Fransiskus yang wafat pada 21 April 2025. Sebelum terpilih menjadi Paus, Prevost yang kini berusia 69 tahun ini pernah mengemban tugas sebagai Uskup Chiclayo di Peru dari tahun 2015 hingga 2023.
Selain itu, Prevost ditunjuk langsung oleh Paus Fransiskus. Dia juga adalah Uskup Agung Chicago yang memimpin keuskupan terbesar di Amerika Utara.
Prevost yang lahir di Chicago pada tahun 1955 ini diketahui memegang dua kewarganegaraan yakni Amerika Serikat dan Peru. Sebagian besar kariernya dihabiskan sebagai misionaris di Amerika Selatan.
Bahkan Prevost juga pernah bertugas selama 10 tahun di Trujillo, Peru, sebelum diangkat menjadi Uskup Chiclayo. Baru-baru ini, dia pun memimpin kantor Vatikan yang mengurusi pengangkatan uskup.
Bukan hanya itu, Prevost juga menjabat di Komisi Kepausan untuk Amerika Latin, wilayah dengan jumlah umat Katolik terbesar di dunia. The Telegraph mencatat bahwa Prevost adalah seorang tokoh reformis. Salah satu langkah konkret yang menunjukkan hal ini adalah keterlibatannya dalam menunjuk 3 perempuan sebagai bagian dari blok pemungutan suara untuk memilih uskup.
Berita Terkait
-
Paus Leo XIV: Antara AS Roma, Alianza Lima dan Timnas Peru
-
Momen Paus Leo XIV Sapa Umat Pertama Kali dan Isi Pidato Pasca Pelantikan
-
Klub Peru Ini Konon Didukung Paus Leo XIV: Ikuti Jejak Paus Fransiskus
-
Ungkapan Hati Megawati Saat Paus Fransiskus Wafat: Rasanya Seperti Kehilangan Bapak Sendiri
-
Wasiat Paus Fransiskus Untuk Palestina: Ubah Popemobile Jadi Klinik Keliling di Gaza
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Siap-Siap! Bekasi Bakal Punya Pusat Lifestyle Baru dengan Vibes Alfresco yang Estetik
-
Produk Makanan Thailand Makin Diburu, Ternyata Ini yang Bikin Orang Ketagihan
-
Survei Ipsos 2026: Koneksi ke Platform Belanja Online Kini Jadi Alasan Orang Pilih Bank Digital
-
Bye-Bye Macet! Mengapa Filosofi 10 Minute City Living Jadi Kunci Kualitas Hidup Modern
-
Biar Muka Glowing Alami Pakai Apa? Ini Skincare Murah Viva yang Bisa Dicoba
-
3 Zodiak yang Kehidupannya akan Lebih Baik Setelah 13 Mei 2026, Waktunya Jemput Kebahagiaan!
-
Siap-Siap Kaya, 7 Shio Ini Mendadak Banjir Rejeki Tanpa Diduga pada Bulan Mei 2026
-
6 Shio Paling Beruntung dan Berlimpah Cuan Pada 14 Mei 2026
-
5 Skincare Laneige untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Bisa Lawan Keriput hingga Garis Halus
-
Di Tengah Krisis Ikim, Mahasiswa Engineering Didorong Hadirkan Solusi Lingkungan Berkelanjutan