Berdasarkan ketetapan dalam primbon Jawa, tidak semua hari cocok untuk melaksanakan khitan. Perhitungan neptu (nilai numerologi) dari hari swrta pasaran menjadi pertimbangan penting. Berikut kombinasi neptu yang menghasilkan hari baik adalah:
- Senin Kliwon (neptu 4 + 8 = 12)
- Selasa Pon (neptu 3 + 7 = 10)
- Kamis Legi (neptu 8 + 5 = 13)
- Jumat Pahing (neptu 6 + 9 = 15)
Penting untuk diingat jika pemilihan hari baik untuk khitan ini bersifat kepercayaan dan tidak mempunyai dasar medis atau syariat agama apapun.
Keputusan akhir tentang waktu sunat sebaiknya tetap mempertimbangkan kondisi kesehatan anak serta rekomendasi dari tenaga medis profesional.
Makna Hari Baik untuk Khitan Menurut Primbon
Seperti yang telah disinggung sebelumnya, menurut Primbon Jawa, terdapat hari-hari yang dianggap baik untuk melakukan sunatan. Secara umum, berikut ini makna hari yang diyakini baik untuk mengadakan sunatan berdasarkan primbon Jawa.
1. Senin Kliwon
Hari baik pertama untuk mengadakan khitan berdasarkan primbon Jawa adalah Senin Kliwon. Umumnya, Senin Kliwon memang dianggap sebagai hari yang mempunyai energi mistis kuat.
Akan tetapi itu, hari ini ternyata justru dipercaya biss memberikan dukungan positif pelaksanaan khitan sehingga akan peosesnya akan berjalan lancar dan cepat pulih.
2. Selasa Pon
Baca Juga: Calon Pengantin Wajib Tahu! Arti Weton Jodohmu Berdasarkan Kalender Jawa
Hari baik untuk sunatan berikutnya adalah Selasa Pon. Diketahui, Selasa Pon dikenal juga sebagai hari penuh energi positif di dalam kebuadayaan Jawa. Menurut kepercayaan masyarakat Jawa, anak laki-laki yang sunat di hari Selasa Pon dipercayai akan lebih cepat pulih.
3. Kamis Legi
Selanjutnya, ada Kamis Legi yang dianggap sebagai hari penuh berkah dan kebaikan dalam budaya Jawa. Kaitannya dengan khitan, Kamis Legi juga dianggap sangat baik dan penuh berkah bagi sang anak dan keluargam Melangsungkan sunatan di hari ini diyakini akan memberikan kebijaksanaan dan kekuatan spiritual.
4. Jumat Pahing
Selama ini, Jumat dianggap hari yang penuh berkah dalam agama Islam. Sementara dalam kebudayaan Jawa, nilai hari Jumat makin bertambah jika bertepatan dengan pasaran Pahing. Menurut primbon Jawa, dipercayai jika anak yang sunatan di Jumat Pahing akan memperoleh berkah ekstra serta kesuksesan spiritual.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Cara Baru Traveling: Mengapa AI Kini Jadi Travel Agent Pribadi Anda?
-
Bolehkah Kurban 1 Ekor Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Hukumnya dalam Islam
-
5 Parfum Lokal yang Wanginya Awet Nempel di Baju meski Sudah Dicuci
-
Di Tengah Tantangan Industri Herbal, Produk Lokal Mulai Perluas Pasar hingga Internasional
-
5 Lip Cream Lokal Alternatif Tom Ford Liquid Lip Luxe Matte: Transferproof, Awet hingga 14 Jam
-
Ferdy Sambo Kuliah S2 Dimana? Masih Jalani Hukuman di Lapas Dapat Beasiswa Magister
-
6 Basic Skincare Malam untuk Pemula, Simpel tapi Penting untuk Menjaga Kulit Tetap Sehat
-
Bedak Sudah Mengandung SPF, Perlukah Pakai Sunscreen?
-
Mengenal Lululemon, Tas Premium yang Dicuri di Bandara Soetta sampai Rugi Miliaran
-
4 Sunscreen Lokal Alternatif La Roche Posay Anthelios UVMune 400, Murah dan Anti White Cast