Suara.com - Kritik Verrell Bramasta terhadap program 'siswa nakal masuk barak' yang digagas oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik.
Artis 29 tahun itu meyakini bahwa kenakalan remaja tidak hanya disebabkan oleh faktor disiplin yang lemah, tetapi juga dampak dari masalah lain seperti tekanan sosial maupun emosional.
"Bila kita hanya mengandalkan pendekatan fisik tanpa menyentuh dimensi psikologis dan spiritual, para remaja ini, saya rasa kita malah akan membentuk karakter anak-anak muda yang keras, bukan yang tangguh," ucapnya.
Menanggapi kritik itu, Dedi Mulyadi menantang Verrell agar menangani 15 anak nakal yang ada di daerah pemilihannya.
"Ya ampun mas mas kan dapil sini coba turun. Kekhawatiran yang mana ini malah pada mau nitipin. Gini aja deh neh 30 mau masuk bagi 2, mas 15 saya 15," kata Dedi Mulyadi.
Tak sekadar saling lempar argumen, perbedaan sudut pandang antara Verrell yang kini menjadi Anggotta DPR RI dan Dedi Mulyadi ternyata bisa ditelusuri dari akar yang lebih dalam: latar belakang pendidikan mereka yang bertolak belakang.
Pendidikan Verrell Bramasta
Verrell Bramasta, aktor sekaligus politikus muda yang kini menjadi anggota DPR RI, dikenal sebagai sosok yang tumbuh dalam lingkungan urban dan berpendidikan modern.
Ia menempuh pendidikan di Indonesia dan sempat berkuliah di luar negeri, tepatnya di Columbia University, New York, dengan jurusan Hubungan Internasional.
Baca Juga: Ledakan Amunisi di Garut Tewaskan 13 Orang, Dedi Mulyadi: Semoga Amal Ibadah Korban Diterima
Sayangnya, ia tidak bisa menyelesaikan pendidikannya tersebut lantaran kesibukannya sebagai aktor sehingga sulit untuk membagi waktu.
Ia juga pernah menempuh pendidikan tinggi di Universitas Pelita Harapan jurusan S-1 Hubungan Internasional (mengundurkan diri), dan
Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR, S-1 PJJ Ilmu Komunikasi.
Saat ini, Verrell Bramasta masih tercatat sebagai salah satu mahasiswa di Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya Bandar Lampung sejak Juli 2023.
"Saya pilih Darmajaya karena di sini terkenal sekali bagus untuk Prodi Manajemen dan Akuntansinya. Akreditasi kampusnya juga baik sekali," tutur Verrell.
Pendidikan Dedi Mulyadi
Sementara itu, Dedi Mulyadi adalah tokoh yang kuat dengan pendekatan lokalitas dan nilai-nilai kearifan tradisional Sunda.
Berita Terkait
-
Apa Kegiatan Siswa di Barak Militer Kang Dedi Mulyadi? Viral Diklaim Bisa Bikin Jera
-
Ledakan Amunisi di Garut Tewaskan 13 Orang, Dedi Mulyadi: Semoga Amal Ibadah Korban Diterima
-
Dedi Mulyadi Sampaikan Duka Cita untuk Korban Ledakan di Garut: Semoga Diterima Seluruh Keimanannya
-
Wakil Ketua DPRD Jakarta Puji Dedi Mulyadi, Pramono Anung Punya Gaya Sendiri
-
Fuji Sakit Apa? Jalani Terapi Pemulihan, Verrell Bramasta Setia Dampingi
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci