Suara.com - Kondisi kesehatan Fujianti Utami alias Fuji kini kabarnya tengah tak baik-baik saja.
Fuji bahkan sempat menjalani terapi pemulihan untuk mengembalikan kondisi fisiknya agar tetap prima untuk berkarya.
Tante Gala Sky ini tampak menggunakan sebuah alat penyangga tubuh berwarna putih untuk mengatasi kondisi fisik yang kini ia derita.
"Is there something wrong with me? (Adakah yang salah denganku? -red),"bunyi keterangan video yang dibagikan oleh Fuji.
Ada yang menjadi perhatian khusus dalam prosesi terapi yang dijalani Fuji. Kala itu, Verrell Bramasta muncul memberikan dukungan emosional melalui kolom komentar.
"Bismillah, sudah ikhtiar ya," tulis Verrell dengan penuh perhatian.
Kehadiran Verrell Bramasta membuat publik semakin menduga-duga ada api asmara di antara Verrell dengan Fuji.
Lantas, apa penyakit yang diderita oleh Fuji?
Baca Juga: Sikap Tegas Verrell Bramasta Usai Go Public dengan Fuji: Boleh Kan, Kami Bahagia?
Mengenal skoliosis: Kondisi kelainan tulang belakang yang dialami Fuji
Fuji sontak mengungkap bahwa ia datang ke terapi pemulihan untuk mendapatkan tulang belakang yang lurus.
"All i want is a straight spine (yang aku mau hanya punya tulang belakang yang lurus)," ujar Fuji kala menjalani terapi.
Ia mendapatkan penanganan terapi dari Spine Clinic, sebuah klinik yang punya spesialisasi meluruskan tulang belakang tanpa operasi.
"Terima kasih ka Fuji sudah pakai brace GBW, tetap semangat ya semoga bisa menginspirasi teman-teman skolioser lainnya," bunyi komentar akun Spine Clinic yang memberikan alat untuk meluruskan tulang belakang Fuji.
Berkaca dari komentar Spine Clinic, terungkap bahwa Fuji mengalami kondisi skoliosis.
Mengutip penjelasan tim media Rumah Sakit Pondok Indah, skoliosis adalah kelainan tulang belakang yang membuat susunan tulang melengkung seperti huruf s maupun c.
Jauh sebelum dekat dengan Verrell Bramasta, Fuji sempat membagikan foto rontgen atau foto sinar x tulang belakangnya.
Tampak bahwa tulang belakang Fuji melengkung membentuk huruf s, salah satu gejala umum skoliosis.
Skoliosis umumnya disebabkan oleh beberapa faktor sebagai berikut:
- Skoliosis degeneratif: Disebabkan oleh perubahan usia disertai dengan kerusakan tulang belakang sepanjang penuaan,
- Skoliosis idiopatik: Disebabkan oleh faktor genetik,
- Skoliosis kongenital: Disebabkan oleh pertumbuhan tulang belakang yang kurang sempurna saat di dalam kandungan.
Kondisi yang dialami oleh Fuji ini tak berbahaya, namun dalam kasus tertentu dapat mengganggu kesehatan.
Dikutip dari Mayo Clinic, ada beberapa komplikasi yang ditimbulkan oleh kondisi tulang belakang yang melengkung, seperti gangguan pada paru-paru dan jantung.
Orang yang menderita skoliosis seperti Fuji juga akan mudah mengalami nyeri tulang belakang. Skoliosis dalam tingkat keparahan tertentu juga bisa menimbulkan kerusakan saraf.
Dampak skoliosis yang paling kentara yakni kondisi ini sangat mempengaruhi penampilan, sehingga wajar jika sosok figur publik seperti Fuji menempuh terapi pemulihan demi meluruskan tulang belakangnya.
Skoliosis tak bisa seratus persen disembuhkan, namun melalui berbagai terapi bisa mengontrol perkembangan kelengkungan dan mencegah komplikasi.
Klinik ortopedi seperti tempat langganan Fuji memberikan alat bantu atau penyangga agar perlahan tulang belakang Fuji tak terlalu melengkung dan mencegah komplikasi lebih lanjut.
Skoliosis memang menjadi salah satu gangguan tulang belakang yang umum ditemukan pada remaja. Deteksi dini skoliosis pada anak-anak dengan mengamati pertumbuhan mereka dapat mencegah kelengkungan tulang belakang yang parah dengan diberikan terapi yang tepat.
Fuji kini merelakan sedikit waktu di sela-sela kariernya untuk melakukan terapi tulang belakang.
Selain mendapat dukungan dari Verrell Bramasta, ia juga dibanjiri oleh komentar penyemangat dari para fans.
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
-
Dikritik, Bupati Purwakarta Tantang Verrell Bramasta Urus 15 Siswa Nakal di Jawa Barat
-
Verrell Bramasta Kritik Kebijakan Dedi Mulyadi soal Siswa Dididik di Barak Militer: Nanti Jadi Keras
-
Sikap Tegas Verrell Bramasta Usai Go Public dengan Fuji: Boleh Kan, Kami Bahagia?
-
Momen Fuji dan Verrell Bramasta Saling Lempar Panggilan Sayang
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
Terkini
-
Ramalan Keuangan Zodiak 14 Februari 2026: 6 Zodiak Ini Makin Cuan di Hari Valentine
-
30 Link Download Poster Takjil Ramadan, Estetik dan Mudah Diedit Buat Jualan atau Baksos
-
Imlek Perayaan untuk Agama Apa? Begini Makna Aslinya
-
Fokus Konservasi Budaya dan Lingkungan, Siak Perkuat Pariwisata Berkelanjutan
-
Menemukan Diri di Tengah Hutan: Mengapa Ubud Populer Jadi Tempat Healing
-
5 Holder HP Motor Anti-Getar: Kamera HP Aman, Ojol Wajib Punya
-
Doa Ziarah Kubur Sesuai Sunah Rasul Sebelum Ramadan
-
Pernikahan Impian Ala Gen Z: Intimate, Personal, dan Penuh Estetika
-
7 Cokelat Lokal Indonesia yang Bisa Jadi Hadiah Valentine, Tak Kalah dari Produk Impor
-
5 Primer Lokal dengan Blurring Effect Terbaik, Bikin Makeup Makin Flawless