"Kapiler pecah di bawah kulit, dan jika tidak ada cukup trombosit untuk menyumbat kapiler yang rusak, darah akan bocor ke dalam kulit," kata Forrestel.
Hak tersebut bernama petekie atau kondisi berupa titik-titik merah pada kulit.
Selain itu hal ini dapat muncul sebagai purpura atau area merah atau ungu yang lebih besar, serta ekimosis atau memar.
Forrestel mengatakan bahwa hal ini biasanya membutuhkan waktu berminggu-minggu untuk hilang, tetapi perawatan kulit yang lembut dan menghindari trauma jika memungkinkan juga dapat membantu mencegah kondisi tersebut.
2. Lesi di kulit
Ketika penyakit ini berprogres, sel darah putih (leukosit neoplastik) di sumsum tulang dapat mulai menyebar ke lapisan kulit, menyebabkan lesi kulit.
"Benjolan atau nodul berwarna merah kecokelatan hingga ungu tampak seperti sel leukemia yang mengendap di kulit," kata Forrestel.
"Pengobatan untuk leukemia kutis hanya mengobati jenis leukemia tertentu. Tidak ada hal lain yang kami lakukan untuk mengobati lesi tersebut."
3. Folikulitis
Baca Juga: 7 Makanan yang Mengandung Kolagen, Konsumsi Rutin agar Kulit Sehat dan Awet Muda
Karena leukemia menghambat perkembangan sel darah putih dewasa yang berfungsi melawan infeksi, tubuh menjadi jauh lebih rentan terhadap infeksi kulit.
Salah satu jenis infeksi yang umum dialami pasien adalah folikulitis, yaitu peradangan pada folikel rambut. Folikulitis dapat disebabkan oleh infeksi bakteri atau jamur.
"Setelah infeksi didiagnosis, penyedia layanan kesehatan meresepkan terapi antibakteri atau antijamur yang tepat, yang mungkin termasuk krim atau obat oral," menurut Forrestel.
4. Kurap (tinea)
Kurap adalah infeksi jamur yang dapat muncul sebagai bercak putih, merah muda, merah, atau cokelat pada kulit. Paling sering terlihat di leher, dada, punggung, dan lengan.
5. Vaskulitis
Vaskulitis terjadi ketika pembuluh darah tubuh dan area di sekitar pembuluh darah mengalami peradangan.
Vaskulitis muncul sebagai bintik-bintik ungu, petekie (bintik-bintik kecil berwarna ungu, cokelat, atau merah), atau lesi ungu seperti jaring yang terbentuk pada kulit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Trump Berlakukan Tarif Baru, Produk Indonesia Kena Bea Masuk 10% Mulai Hari Ini
-
Gubernur Sulsel Mulai Proyek Rp5,9 Miliar Demi Tuntaskan Banjir Luwu Utara
-
Video Pengejaran Maling LPG 3 Kg di Bantul Viral, Pelaku Lolos Meski Sempat Terjatuh
-
Rumah Murah Rp101 Juta Hadir di Serang, Bidik Pekerja Kawasan Industri
-
Malam ke-13 Amerika Rudal Iran, Korban Tewas Mulai Berjatuhan di Ahwas Hingga Bandar Abbas
-
Dari Wishlist ke Checkout, Cara Sederhana Menambah Kebahagiaan Sehari-hari
-
Jangan Cuma Bangun Gedung, Prabowo Diminta Optimalkan PTN Lama daripada Bikin Kampus Baru
-
Petaka Kencan MiChat: Niat Antar Gadis Pulang, Pemuda di Lampung Utara Malah Ditodong Senpi
-
Cari Hunian Impian Lebih Mudah, Ada Promo KPR Bunga Mulai 1,75% di BRI x REI Expo Semarang 2026
-
Purbaya Sentil Menkes Gegara Curhat ke DPR soal Pemblokiran Anggaran Rp 12,3 T di Kemenkeu