Suara.com - Banyak orang melewatkan sarapan pagi. Beberapa beralasan mengabaikan sarapan karena tidak sempat atau bahkan tidak terbiasa makan di pagi hari.
Meski demikian, para ahli sangat menganjurkan sarapan agar tubuh mendapatkan sumber energi atau bahan bakar untuk beraktivitas di siang hari.
Sarapan tidak selalu harus dengan makanan berat, makanan yang ringan dan mudah dicerna justru lebih dianjurkan karena dapat membantu metabolisme tubuh.
Salah satu makanan yang disarankan untuk dikonsumsi saat sarapan adalah pepaya. Buah ini kaya manfaat untuk meningkatkan pencernaan dan kekebalan tubuh.
Pepaya mengandung papain yang merupakan enzim proteotilik. Enzim ini memiliki kemampuan memecah protein menjadi senyawa seperti peptida dan asam amino.
Pepaya juga menyimpan kandungan vitamin C, vitamin A, dan antioksidan yang dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh serta meningkatkan penglihatan.
Menurut studi National Library of Medicine, daging pepaya mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin E, vitamin B kompleks, mineral, dan serat.
Kandungan tersebut kaya antioksidan, antihipertensi, dan hipoglikemik yang dapat mencegah dan mengobati obesitas atau gangguan metabolisme lain.
Dalam studi tersebut juga disebutkan bila pepaya mengandung konsentrasi vitamin, senyawa bioaktif, dan komposisi lipid yang dapat mengurangi inflamasi.
Baca Juga: Pepaya untuk Rambut Sehat: Lebih Baik Mentah atau Matang?
Dikutip dari laman Times of India pada Senin, 19 Mei 2025, berikut ini merupakan tujuh manfaat mengonsumi papaya untuk sarapan pagi.
1. Membantu menurunkan berat badan
Pepaya rendah kalori dan tinggi serat yang dapat membantu mengendalikan rasa lapar, memberikan rasa kenyang, dan membantu dalam manajemen berat badan.
2. Baik untuk jantung
Pepaya kaya akan kalium, serat, dan vitamin. Ketiga kandungan nutrisi ini dapat membantu mencegah masalah yang berhubungan dengan jantung.
Kalium, serat, dan vitamin dapat membantu menormalkan kadar kolesterol, meningkatkan aliran darah, dan mengurangi risiko serangan jantung serta stroke.
Selain itu, pepaya juga rendah kandungan gula sehingga dapat membantu mengatur kadar gula darah dalam tubuh dan bisa mencegah terjadinya hipertensi.
Menurut para ahli, enzim papain dalam pepaya dapat berfungsi sebagai pereda nyeri dan dapat membantu mengendalikan peradangan melalui produksi sitokin.
3. Baik untuk hati
Pepaya mengandung senyawa organik seperti kolin dan beta-karoten yang sangat baik untuk mencegah penyakit seperti radang sendi dan hati berlemak.
Pepaya juga dapat membantu membersikhkan hati dan melindungi sel hati dari stres oksidatif atau peradangan dengan kandungan vitamin C dan vitamin A-nya.
Selain itu, buah ini rendah lemak dan tinggi serat sehingga bisa membantu mengontrol berat badan, melancarkan metabolisme, dan mengurangi lemak di hati.
4. Membuat kulit sehat dan bercahaya
Pepaya dapat membantu menghilangkan sel-sel kulit mati, membersihkan pori-pori, dan mencegah kerutan pada kulit dengan kandungan enzim alami dan antioksidannya.
Kandungan nutrisi pada pepaya juga dapat membantu menyembuhkan luka dan infeksi pada kulit yang terbakar karena paparan sinar matahari yang berlebih.
5. Mengatasi masalah sembelit
Mengonsumsi pepaya saat perut kosong dapat membantu melancarkan buang air besar (BAB). Ini karena pepaya kaya akan serat sehingga dapat membantu masalah sembelit.
6. Mencegah kanker
Menurut studi National Library of Medicine, pepaya memiliki sifat antikanker. Buah ini dapat membantu menyembuhkan berbagai jenis kanker, mulai dari kanker hati dan prostat.
Pepaya juga mengandung antioksidan seperti lycopene yang berguna untuk menghambat proses pertumbuhan sel kanker dan menurunkan risiko kanker.
7. Meningkatkan kekebalan tubuh
Mengonsumsi satu pepaya dapat memenuhi kebutuhan vitamin C harian. Ini dapat membantu meningkatkan produksi sel darah putih, memperkuat kekebalan tubuh, dan mencegah infeksi.
Berita Terkait
-
Pepaya untuk Rambut Sehat: Lebih Baik Mentah atau Matang?
-
Manfaat Daun Pepaya untuk Kesehatan
-
Dikenal Tomboy, Sintya Marisca Bongkar Perawatan Kulitnya yang Minimalis Banget: Kadang Cuma Pakai Sabun Pepaya?
-
7 Penyakit yang Dapat Diatasi dengan Mengonsumsi Pepaya
-
Bahaya! Jangan Makan Pepaya Bersamaan dengan Buah-buahan dan Makanan Ini
Terpopuler
- 6 Sepatu Adidas Diskon 60 Persen di Sports Station, Ada Adidas Stan Smith
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 7 Sabun Muka Mengandung Kolagen untuk Usia 50-an, Bikin Kulit Tetap Kencang
- 15 Merek Ban Mobil Terbaik 2025 Sesuai Kategori Dompet Karyawan hingga Pejabat
Pilihan
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
-
Airbus Umumkan A320 Bermasalah, Kemenhub Sebut 38 Pesawat di RI Kena Dampak
-
Polemik RS dr AK Gani 7 Lantai di BKB, Ahli Cagar Budaya: Pembangunan Bisa Saja Dihentikan
Terkini
-
Beda PPPK dengan PNS: Pengertian, Gaji, dan Tunjangan
-
Musim Hujan Sebaiknya Pakai Sunscreen SPF Berapa? Ini 5 Pilihan Murah Mulai Rp26 Ribuan
-
Banyumas Punya 90.000 UMKM Raksasa: Inilah Rahasia Sukses Mereka yang Kini Siap Go Global!
-
Cara Mudah Cek BLT Kesra 2025 Lewat HP, Bantuan Rp900 Ribu Segera Disalurkan
-
Biodata dan Agama Richa Novisha Istri Gary Iskak
-
Berapa Hari Lagi Puasa Ramadan 2026? Ini Perhitungannya
-
5 Rekomendasi Skincare Jepang Mengandung Anti-Aging untuk Cegah Penuaan
-
Banjir Sumatera Tidak Ditetapkan sebagai Bencana Nasional, Kenapa? Ini Kata BNPB
-
5 Rekomendasi Sepatu Gym untuk Pria, Aman untuk Squat hingga Angkat Beban
-
5 Rekomendasi Cushion Mengandung Niacinamide untuk Samarkan Flek Hitam Usia 40 Tahun