Ia juga menambahkan bahwa memaksakan diri keluar dari zona nyaman terus-menerus tanpa memperhatikan kebutuhan istirahat dapat berdampak negatif bagi kesehatan mental dan fisik, seperti burnout, kecemasan, gangguan tidur, dan penurunan sistem imun.
Dari sisi kesehatan holistik, Deera Dewi, Founder of De’Atmara and Yoga instructor, menjelaskan bagaimana konsep kenyamanan dalam yoga dan reiki berfokus pada pengenalan diri.
“Dalam yoga dan Reiki, kenyamanan itu tentang mengenal diri sendiri. Yoga mengajarkan kita mendengarkan tubuh, tahu batasan kita. Sementara reiki membantu kita terhubung dengan intuisi dan energi diri," kata Deera.
Dengan lebih mengenal diri, lanjut Deera, kita bisa menciptakan zona nyaman yang tepat, yang mendukung kita sembuh dan temukan potensi diri.
Dalam sesi diskusi, hadir pula Rima Melati Adams, seorang aktris and profesional kebugaran dan kesehatan, yang terus belajar menavigasi berbagai peran dalam hidup.
“Buat saya, zona nyaman bukan berarti stagnan—tapi tentang pilihan sadar untuk hadir sepenuhnya dalam setiap peran: sebagai ibu, istri, instruktur, dan juga diri sendiri. Memasak, workout, membaca, semua itu bukan sekadar hobi, tapi cara saya untuk recharge, tetap waras, dan terus bertumbuh. Ketika semuanya bisa berjalan selaras dan saling menguatkan, di situlah saya merasa paling utuh,” katanya.
Patchtastic Day 2025 merupakan pesan untuk merayakan kenyamanan, yang diwujudkan secara nyata melalui suatu wadah relaksasi yang nyaman dan hangat, dengan menyatukan workout dan art.
Setelah sukses di tahun 2024 dengan lebih dari 1300 peserta, Patchtastic Day 2025 akan hadir dengan lebih meriah bekerjasama dengan lebih dari 50 instruktur dari beragam kegiatan workout seperti yoga, pound fit, dan zumba.
Tahun ini, Patchtastic Day digelar di 4 kota besar, dengan road to Patchtastic Day di kota Makassar, Yogyakarta dan Surabaya, serta main event di Jakarta. Rangkaian kegiatan ini akan berlangsung mulai dari bulan Juli dan ditutup di bulan November 2025.
Baca Juga: Tertahan di Zona Nyaman, Bagaimana Pengaruh Pertemanan Terhadap Masa Depan?
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
Mudi dan Cara Baru Mengenalkan Konservasi: Tidak Selalu dari Hutan, Bisa dari Media Sosial
-
Apa Itu Solid Perfume? Ini Kelebihan dan Kekurangannya Dibandingkan Parfum Cair
-
5 Cushion Terlaris di TikTok, Penjualannya Tembus Jutaan Produk
-
7 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Kering dan Pecah-Pecah
-
Harta Kekayaan Chatib Basri, Dirumorkan Gantikan Posisi Menkeu Purbaya
-
Daftar Venue Piala Dunia 2026: 16 Stadion Megah di Tiga Negara Tuan Rumah
-
Bagaimana Desa Jatimulyo Membuktikan Konservasi dan Kesejahteraan Bisa Berjalan Bersama
-
5 Sepeda Lipat Harga Mulai Rp1 Jutaan, Cocok untuk Kerja dan Naik Transportasi Umum
-
Mengenal Mudi, Edukator Konservasi Muda yang Ubah Scroll Jadi Aksi Lingkungan
-
Budi Gunadi Sadikin ITB Jurusan Apa? Ini Latar Belakang Pendidikan dan Kariernya