7. Ubah Pola Konsumsi Makanan
Mengurangi konsumsi daging dan produk susu serta memperbanyak makanan nabati—sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian—dapat memangkas emisi dari sektor pangan. Pola makan vegetarian dapat mengurangi jejak karbon hingga 500–900 kg COe per tahun.
8. Cegah Makanan Terbuang
Makanan yang dibuang sama artinya dengan membuang energi, air, dan pupuk yang digunakan dalam produksinya. Rencanakan belanja dengan cermat, simpan makanan dengan baik, dan manfaatkan sisa makanan secara kreatif. Kompos juga bisa menjadi solusi untuk limbah organik.
9. Tanam Tanaman Asli
Menanam spesies lokal di halaman atau taman membantu mendukung serangga, burung, dan keseimbangan ekosistem. Hindari spesies invasif dan kurangi penggunaan pestisida. Bahkan satu pohon asli bisa menjadi rumah bagi banyak makhluk hidup.
10. Jaga Kebersihan Lingkungan
Sampah yang dibuang sembarangan mencemari air, tanah, dan udara. Buang sampah pada tempatnya, ikuti program daur ulang lokal, dan jika memungkinkan, ikut serta dalam kegiatan bersih-bersih di taman, sungai, atau pantai.
11. Belanja secara Bertanggung Jawab
Baca Juga: Studi: Cuaca Ekstrem Memperparah Krisis Kesehatan Reproduksi Remaja
Setiap pembelian adalah pilihan politik lingkungan. Dukung merek yang transparan dalam praktik produksinya, ramah lingkungan, dan berkomitmen mengurangi limbah. Pilih produk lokal, bebas plastik, atau berbahan daur ulang bila tersedia.
12. Gunakan Suara Anda
Suarakan pentingnya aksi iklim dalam percakapan sehari-hari. Dorong keluarga, teman, dan pemimpin komunitas untuk ikut terlibat. Dukungan publik terhadap kebijakan ramah lingkungan bisa menjadi kunci perubahan besar secara sistemik.
Krisis iklim adalah persoalan bersama. Namun, dengan komitmen kolektif dan langkah konkret, masa depan yang lebih hijau bukanlah utopia. Dari rumah ke ruang publik, dari konsumsi pribadi hingga keputusan politik, setiap aksi berarti. Karena menjaga bumi bukan sekadar pilihan, tapi tanggung jawab kita semua.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Petal Dreamscapes: Intip Tema Pernikahan Paling Romantis dan 'Dreamy' untuk Tahun 2026
-
Cuan dan Hoki! Ini 6 Shio Paling Makmur pada 22 Januari 2026
-
Sunscreen Apa yang Bagus untuk Kulit Bruntusan? Ini 5 Pilihan yang Layak Dicoba
-
Terpopuler: Kapan Mudik Gratis Lebaran 2026 BUMN Dibuka, Cara Memilih Cushion
-
Dari UMKM ke Standar Global, Ketika Industri Kosmetik Lokal Didorong Naik Kelas
-
Oase Hijau di Jakarta Selatan: Hunian Premium yang Tak Lagi Sekadar Investasi, Tapi Gaya Hidup
-
4 Sepatu Wanita Slip On TOMS untuk Tampilan Kasual dan Trendi, Nyaman Dipakai Kapan Saja
-
Nisfu Syaban 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwal Puasa dan Amalan yang Gen Z Wajib Tahu
-
4 Rekomendasi Sunscreen SPF 35 untuk Anak Sekolah, Ringan tapi Tetap Melindungi
-
6 Hikmah Tradisi Munggahan Sebelum Puasa Ramadan untuk Umat Muslim