- Pejabat intelijen AS mengindikasikan Rusia memberikan lokasi aset militer AS di Timur Tengah kepada Iran.
- Bantuan intelijen ini terjadi sejak konflik dimulai pada 28 Februari, melibatkan pesaing utama AS bersenjata nuklir.
- Tindakan ini diduga sebagai bentuk balasan Rusia atas bantuan Iran dalam perang Rusia melawan Ukraina.
Suara.com - Rusia disebut memberikan informasi posisi aset-aset militer Amerika serikat di kawasan Timur Tengah, kepada sekutunya, Iran.
Ini adalah kali pertama terdapat indikasi musuh utama AS lainnya terlibat, demikian informasi yang dikonfirmasi oleh tiga pejabat intelijen negeri Paman Sam.
Bantuan tersebut, dikutip dari surat kabar The Washington Post, edisi Sabtu (7/3/2026), menandakan perang besar ini kini melibatkan salah satu pesaing utama AS yang memiliki senjata nuklir serta kemampuan intelijen mumpuni.
Ketiga pejabat intelijen tersebut mengatakan, sejak perang dimulai pada Sabtu 28 Februari, Rusia telah memberikan lokasi-lokasi aset militer AS, termasuk kapal-kapal perang serta jet-jet tempur.
"Ini memang tampak seperti upaya yang cukup komprehensif," kata salah satu di antara mereka, yang berbicara secara anonim karena menyangkut hal sensitif.
Namun, Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov saat dikonfirmasi hal ini tidak mau menjawab, tapi tak juga menyangkal.
"Kami tetap mendesak perang agresi (AS-Israel) terhadap Iran dihentikan," kata Peskov.
Sejauh ini, pemerintah AS hanya mengonfirmasi 7 tentaranya mati dan sejumlah lainnya terluka akibat serangan pesawat nirawak Iran di Kuwait.
Sementara badan intelijen AS (CIA) maupun markas besar tentara AS, Pentagon, menolak untuk mengomentari hal ini.
Baca Juga: Ekspor Mobil Toyota Indonesia ke Timur Tengah Tersendat, Produksi Tak Berhenti
Iran, sejak serangan agresi Israel-AS yang mengakibatkan gugurnya Ayatollah Ali Khamenei, turut melancarkan serangan balasan ke pangkalan-pangkalan militer AS di Timur Tengah.
Tak hanya itu, Garda Revolusi Iran juga berhasil menghancurkan sejumlah radar canggih milik AS.
Balas Budi Rusia
Para analis mengakui terdapat sejumlah indikasi Rusia telah memberikan informasi militer AS kepada Iran.
Pemberian informasi intelijen Rusia ke Iran itu akan cocok dengan pola serangan Iran terhadap kekuatan AS, termasuk terhadap jajaran komandan militer, infrastuktur permanen maupun temporer, dan radar seperti di Kuwait.
Iran juga bisa mengetahui markas CIA di dalam Kedutaan Besar AS dsi Riyadh, Arab Saudi, yang juga tak luput dari kehancuran setelah diterjang rudal.
Berita Terkait
-
Ekspor Mobil Toyota Indonesia ke Timur Tengah Tersendat, Produksi Tak Berhenti
-
Perang AS-Iran Bikin PSSI Pusing Sulit Panggil Pemain Timnas Indonesia di Eropa
-
Rahasia Strategi Iran Melawan AS-Israel dalam Perang Terbuka
-
Minyak Mentah Cetak Rekor, Harga Sawit Ikutan Meroket!
-
Rekaman Video Buktikan Rudal AS Serang Sekolah di Iran, Ratusan Siswi Tewas
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 18 Kode Redeem FF Max Terbaru 6 Maret 2026: Ada Skin Chromasonic, XM8, dan Katana
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
Pilihan
-
Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur
-
Kejagung Geledah Rumah dan Kantor Komisioner Ombudsman, Diduga Terkait Kasus CPO
-
Siapa Dua Pimpinan DPRD Sumsel yang Rumdinnya Direncanakan Punya Meja Biliar Ratusan Juta?
-
Tragedi Longsor TPST Bantar Gebang: 3 Tewas Tertimbun, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
Terkini
-
TB Hasanuddin Sebut Pengumuman Siaga 1 TNI Aneh: Bikin Rakyat Gelisah
-
Komnas HAM Soroti Polisi Terlalu Cepat Masuk ke Sengketa Tanah: Rawan Kriminalisasi Warga
-
Pemudik Tak Perlu Khawatir, Polda Metro Pastikan Stok BBM Lebaran Aman dan Melimpah
-
Anggota DPR Sebut Penetapan Tersangka Nabilah O'Brien Sebagai Preseden Buruk Hukum Indonesia
-
Menteri PPPA Soal Larangan Anak Punya Medsos: Tanpa Peran Orang Tua, Anak Bisa Cari Jalan Lewat VPN
-
Daftar Lokasi Penitipan Kendaraan Gratis dari Polda Metro Jaya Saat Lebaran 2026
-
Cari Tiket Kereta buat Mudik? KAI Siapkan Promo Spesial Sore Ini, Catat Waktu dan Mekanismenya
-
Geliat Tradisi Berbagi Kala Ramadan, Merangkai Kebahagiaan dalam Keranjang Parsel
-
Soal Kasus Nabilah O'Brien, Anggota DPR Semprot Polri: Kenapa Polisi Suka Tersangkakan Korban?
-
Kasus Nabilah OBrien Berakhir Damai, Komisi III DPR Soroti Perubahan KUHP-KUHAP Baru