- Negara anggota G7 mengadakan pertemuan darurat pada Senin (9/3/2026) atas inisiatif Prancis membahas pelepasan cadangan minyak.
- Opsi pelepasan 300 hingga 400 juta barel minyak strategis disikapi pasar dengan penurunan harga WTI dari $120 menjadi $101 per barel.
- Intervensi pasar energi terbesar ini bertujuan menstabilkan pasokan akibat perang antara AS-Israel melawan Iran yang memicu lonjakan harga.
Suara.com - Hari ini, Senin (9/3/2026), negara anggota G7 dijadwalkan mengadakan pertemuan darurat yang diinisiasi oleh Prancis untuk membahas pelepasan cadangan minyak strategis secara terkoordinasi, seperti yang dilaporkan The Financial Times.
Langkah ini diambil sebagai respons atas lonjakan harga minyak yang mencapai level ekstrem akibat perang antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran.
Rencana Pelepasan Cadangan Minyak Terbesar dalam Sejarah
Menurut laporan Financial Times, para pejabat G7 tengah mendiskusikan opsi pelepasan pasokan minyak dalam jumlah masif, yakni antara 300 hingga 400 juta barel, melalui koordinasi dengan Badan Energi Internasional (IEA).
Jika disetujui, aksi ini akan menjadi salah satu intervensi pasar energi terbesar dalam sejarah modern guna meredam volatilitas harga.
Respon pasar terhadap rumor ini sangat cepat. Sebelum laporan pelepasan cadangan muncul, harga minyak mentah AS sempat melesat hingga mencapai hampir US$120 per barel.
Namun, begitu kabar tersebut tersebar, harga minyak mentah AS (West Texas Intermediate atau WTI) langsung merosot drastis hingga ke level US$101 per barel dalam hitungan jam.
Saat artikel ini ditulis, harga minyak mentah WTI (CFDs on WTI Crude Oil) berada di kisaran USD 102. Harga ini turun cukup signifikan jika dibandingkan Senin (9/3/2026) pagi ini yang sempat menyentuh level di atas USD 110.
Apa Itu Cadangan Strategis?
Baca Juga: Jejak Mojtaba Khamenei: Sosok di Balik Layar yang Kini Jadi Pemimpin Tertinggi Iran
Cadangan minyak strategis adalah stok darurat yang disimpan oleh pemerintah sejak krisis energi global tahun 1973. Saat ini, 32 negara anggota IEA memegang total sekitar 1,2 miliar barel minyak dalam cadangan publik.
Biasanya, cadangan ini jarang disentuh, namun dalam situasi krisis seperti saat ini, pelepasan stok dianggap perlu untuk menstabilkan pasokan dan menekan harga agar tidak menghancurkan daya beli konsumen global.
Meskipun harga sempat terkoreksi, pelaku pasar tetap dalam kondisi sangat fluktuatif. The Kobeissi Letter mencatat bahwa ini merupakan salah satu pembalikan arah harga (reversal) terbesar dalam sejarah, di mana kenaikan harian minyak yang sempat mencapai 12% berhasil terpangkas lebih dari separuhnya.
Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menilai lonjakan harga minyak saat ini hanyalah fenomena jangka pendek.
Melalui pernyataannya, Trump optimistis harga akan segera jatuh dengan cepat setelah ancaman nuklir Iran berhasil dilumpuhkan.
"Harga minyak jangka pendek ini adalah harga yang sangat kecil untuk dibayar demi keamanan dan perdamaian dunia. Hanya orang bodoh yang berpikir sebaliknya!" kata Trump menanggapi volatilitas pasar.
Kenaikan harga minyak hingga menyentuh US$120 sebelumnya telah menyebabkan kepanikan di pasar saham berjangka dan pasar kripto.
Bitcoin dan aset digital lainnya sempat tertekan seiring dengan meningkatnya ketakutan akan inflasi energi. Namun, dengan adanya rencana pelepasan cadangan minyak ini, tekanan pada pasar mulai sedikit melandai.
Berita Terkait
-
Perusahaan Minyak Bahrain Umumkan Force Majeure Imbas Perang Iran
-
Buntut Tekanan AS, Iran Disebut Kecewa Berat Terhadap Indonesia Era Prabowo
-
Filipina Pangkas Hari Kerja Demi Efisiensi Minyak, Bahlil Justru Gercep Garap Proyek B50 dan E20
-
Trump Gusar usai Iran Tunjuk Pemimpin Baru, Israel Nekat Tembakkan Bom Fosfor
-
Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Rekap Harga Emas Sepekan Turun Signifikan, Bagaimana Trennya?
-
Badai PHK Mengancam Akibat Dolar Melejit, KSPSI Desak Pemerintah Bertindak
-
BTN Perkuat Kualitas Kredit, Transformasi Loan Factory Dorong Pertumbuhan yang Lebih Sehat
-
KRL Green Line Bakal Dirombak Besar-besaran, Penumpang Rangkasbitung Siap-siap
-
Berlaku 6 Juni, ASDP Beri Diskon Tiket Kapal Feri 21,95% Selama Libur Sekolah
-
Masyarakat Dinilai akan Bingung Bedakan Produk Vape Legal Akibat Kemasan Polos
-
Tak Hanya Ada Rokok, Vape Ilegal Juga Terancam Marak Beredar
-
Tak Hanya Batu Bara dan Sawit, DSI Berpotensi Atur Ekspor Komoditas Lain
-
Gaji Tunjangan Menkeu dan Gubernur BI, Perbandingan Mana yang Lebih Besar?
-
Purbaya Klaim Coretax Bikin Penerimaan Pajak Naik 22,1% Jadi Rp 834,6 T per Mei 2026