Suara.com - Proses membangun rumah baru bukanlah hal yang sederhana. Banyak variabel perlu dipertimbangkan, sehingga rumah yang diinginkan bisa terwujud dengan baik sesuai anggaran yang tersedia. Untuk itu, mari cermati sekilas penjelasan tentang biaya desain rumah per meter yang dapat digunakan sebagai acuan.
Desain rumah sendiri akan mengacu pada hasil rencana yang Anda miliki dan arsitek atau agen yang Anda gunakan. Umumnya, urusan ini akan ditangani oleh arsitek yang telah berpengalaman, sehingga dapat mewujudkan bentuk rumah impian dengan mempertimbangkan semua sisi fungsional dari rumah tersebut.
Perhitungan biaya desain kemudian akan mengacu pada luasan bangunan rumah yang akan dibuat. Semakin besar rumah yang dibuat, maka semakin tinggi pula biaya desain yang diperlukan sebab semakin banyak waktu dan upaya yang dituntut dari arsitek.
8 Faktor yang Berpengaruh pada Biaya Desain Rumah
Ada cukup banyak faktor yang berpengaruh pada biaya desain rumah dari seorang arsitek. Masing-masing diantaranya adalah sebagai berikut:
Jenis layanan arsitek yang diberikan, mulai dari desain konseptual, pengembangan desain, dokumentasi konstruksi, dan manajemen proyek. Kemudian tiga lainnya adalah terkait dengan sistem perhitungan biaya arsitek itu sendiri, seperti biaya tetap, persentase dari anggaran, biaya per meter persegi, dan waktu pengerjaan.
Dari delapan faktor tersebut mari cermati lebih dalam tentang variabel biaya desain rumah per meter persegi yang digunakan secara umum.
Harga per Meter Persegi untuk Desain Rumah
Biaya desain rumah per meter persegi di Indonesia cukup bervariasi. Mengacu dari berbagai sumber, gambarannya adalah sebagai berikut:
- Desain konseptual, mulai dari Rp150,000 hingga Rp300,000 per meter persegi
- Pengembangan desain dan dokumentasi, mulai dari Rp300,000 hingga Rp500,000 per meter persegi
- Layanan manajemen proyek, tambahan biaya sekitar 5% hingga 10 % dari total biaya konstruksi
Selain itu, ada pula gambaran biaya yang diperlukan untuk arsitek individu dan arsitek yang bergabung dalam firma arsitektur. Gambarannya adalah sebagai berikut:
- Arsitek individu mulai dari Rp150,000 hingga Rp400,000 per meter persegi
- Firma arsitektur mulai dari Rp300,000 hingga Rp750,000 per meter persegi
Masing-masing kota besar di Indonesia juga memiliki kisaran dan perkiraannya, tergantung dengan ketersediaan sumber daya manusia dan standar gaya hidup di kota tersebut. Misalnya saja di Jakarta, biaya desain per meter persegi bisa mencapai Rp750,000. Untuk Surabaya dan Bandung berturut-turut, biaya desain yang dipatok mulai dari Rp200,000 dan Rp180,000.
Baca Juga: 8 Trik Jitu Bikin Desain Rumah Tipe 36 Jadi Terasa Luas, Yuk Maksimalkan Ruangan
Sekali lagi, semua harga yang dicantumkan di atas hanya sebagai acuan, dan bukan sebagai harga pasti. Banyak faktor yang berpengaruh pada harga dan biaya desain rumah per meter yang harus dicermati, agar mendapatkan perhitungan yang detail dan cermat terkait urusan ini.
Tips Memilih Jasa Arsitek yang Tepat
Agar tidak salah memilih jasa arsitek yang digunakan, beberapa tips berikut ini bisa digunakan sebagai acuan.
- Pertama, pastikan arsitek memiliki portofolio untuk melihat hasil kerjanya
- Kedua, cek legalitas dan kredibilitas yang dimiliki arsitek, baik individu atau firma
- Ketiga, cari ulasan atau testimoni dari klien sebelumnya
- Keempat, diskusikan kebutuhan dan anggaran dengan detail
Tips sederhana di atas bisa membantu Anda untuk mendapatkan jasa arsitek yang tepat, sehingga dapat mewujudkan keinginan rumah impian yang Anda miliki dalam anggaran yang tersedia.
Itu tadi sedikit penjelasan singkat tentang biaya desain rumah per meter yang bisa dibagikan untuk Anda sebagai gambaran umum. Semoga menjadi artikel yang bermanfaat untuk Anda, dan selamat melanjutkan kegiatan Anda berikutnya!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan
-
Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026
-
Jaga Marwah Kota Santri, DPRD Cianjur Desak Aturan Tegas Sanksi ASN Terafiliasi LGBT