2. Suzuki Katana 1987
Di Indonesia, mobil ini cukup populer dengan sebutan Jip Banci.
Suzuki Katana di Tanah Air menggunakan mesin 1.000 cc dengan penggerak 4x2 berbeda dengan versi Jepang yang menggunakan sistem penggerak 4 roda atau biasa disebut 4x4.
Mesin 1.0-L yang disematkan disandingkan dengan transmisi manual 5-percepatan.
Dengan desain ikoniknya yang tangguh dan performa mesin yang tak tertandingi, Suzuki Katana siap menghadirkan pengalaman berkendara yang tak terlupakan.
Suzuki Katana mengusung mesin bensin empat silinder segaris berkapasitas 2.0 liter yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 150 hp.
Dengan sistem penggerak roda belakang (RWD) dan transmisi manual lima percepatan, mobil ini menawarkan pengalaman berkendara yang responsif dan cukup menyenangkan.
Mesin Suzuki Katana sendiri dilengkapi dengan teknologi injeksi bahan bakar multipoint untuk meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar.
Selain itu, performa mesinnya juga didukung oleh sistem pendinginan canggih agar suhu tetap stabil selama perjalanan panjang.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Mobil Bekas untuk Keluarga: Irit, Tangguh, dan Ramah di Kantong
Dengan torsi maksimum mencapai 190 Nm pada putaran mesin rendah, Suzuki Katana siap melibas medan off-road maupun menjelajahi jalanan perkotaan dengan percaya diri.
Meskipun berukuran kompak, mobil ini memiliki daya jelajah yang handal dan tangguh untuk menemani petualangan penggunanya.
3. Honda Civic LX 1989
Honda Civic pertama kali masuk ke Indonesia di tahun 1975 dalam konsep hatchback.
Pada masanya Honda Civic generasi pertama terkenal dengan sebutan Honda Civic "Koper" karena konfigurasi pintu bagasi yang memiliki engsel bagasi di luar bodi.
Honda Civic LX 1989 menggunakan mesin 4-silinder1.5 liter 16-valve dengan sistem pengapian menggunakan karburator.
Mesin ini berdasarkan spesifikasi resmi Honda memiliki kemampuan menghasilkan tenaga 90 hp dan torsi 120 Nm.
Mesin disalurkan ke roda depan melalui sistem transmisi manual 5-percepatan, atau otomatis 4-percepatan.
Terkait handling mobil, Honda Civic LX 1989 pada masanya sudah menggunakan teknologi suspensi mutakhir.
Teknologi yang digunakan ialah double wishbone, dan disematkan baik di suspensi roda depan maupun roda belakang.
4. Toyota Corolla 1997
Bermodalkan mesin 1.600 cc, Corolla mampu memenuhi kebutuhan anak muda karena tidak hanya menawarkan model yang rupawan, namun juga efisiensi bahan bakar nan mumpuni.
Toyota All New Corolla 97 punya performa yang baik, handling yang responsif, dan konsumsi bahan bakar yang efisien.
Hal itu membuat sedan Rp30 jutaan ini menjadi pilihan tepat bagi mereka yang mencari sedan yang nyaman, aman, dan dapat diandalkan.
Toyota Corolla Sedan tahun 1997 mengandalkan platform yang dilengkapi suspensi independen di semua sudut.
Bergantung pada pasar, sedan berukuran kompak ini tersedia dengan pilihan mesin bensin antara 1,3 liter dan 1,8 liter.
Bagi yang mencari mesin diesel bertenaga besar bisa mendapatkan kendaraan dengan unit dua liter, 4 silinder segaris yang menghasilkan tenaga hanya 72 PS (71 hp).
Dengan begitu memberikan efisiensi bahan bakar yang baik tetapi waktu akselerasi yang lambat.
5. Volvo 960 1992
Mobil buatan Swedia yang terkenal nyaman dan bertabur fitur ini hadir dengan dua pilihan mesin yang berbeda, termasuk mesin Redblock 2.300cc 4 Silinder Turbo dengan kode B230FT dan B230GK.
Spesifikasi Volvo 960 mencakup dimensi yang cukup besar, dengan panjang sekitar 487 cm dan wheelbase sekitar 277 cm.
Selain itu, terdapat juga mesin lainnya dengan berbagai kapasitas, seperti I4 2.0L, I5 2.3L, I6 2.5L, dan V6 2.8L. Semua mesin Volvo 960 dilengkapi dengan transmisi otomatis 4-speed atau 5-speed, memberikan beragam opsi kepada pengguna.
Fitur keselamatan menjadi fokus utama dalam Volvo 960, yang sering kali disebut sebagai "Tank Swedia" karena keamanannya yang tinggi.
Salah satu fitur utamanya adalah Side Impact Protection System (SIPS) yang dirancang untuk meredam benturan dari samping, meningkatkan perlindungan bagi penumpang.
Tag
Berita Terkait
-
10 Mobil Bekas di Bawah 100 Juta untuk Keluarga, dari yang Irit hingga Jagoan Tanjakan
-
Mobil Bekas Terbaik dengan Harga Terjangkau Menurut Pakar: 2 EV Under 200 Juta Kasta Setara Ioniq
-
Tips Cerdas Berburu Mobil Bekas Melalui Lelang Agar Keuangan Tetap Terjaga
-
8 Tips Memilih Mobil Bekas yang Kondisi Mesin Masih Bagus, Jangan Asal Tergiur Murah
-
Intip Daftar Mobil Keluarga 7 Seater Irit BBM, Harga Terjangkau Mirip Motor 250cc
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Marc Klok Sebut Laga Lawan Sabah FC dan Bali United Penting untuk Persib
-
Desil Berapa yang Nggak Boleh Beli Pertalite? Begini Cara Ceknya!
-
Apa Arti Kemajuan Jika Alam Tak Lagi Bisa Bertahan?
-
Meski Lolos dari Frontier Market, IHSG Tetap Merah Pagi ini di level 6.300
-
Red Riding Hood Jadi Detektif, Adaptasi Anime TV Dijadwalkan Tayang 2027
-
5 Shade Bedak untuk Kulit Cerah agar Wajah Tidak Pucat dan Makeup Flawless
-
Amplop Suhardiman Amby, KPK Berpeluang Periksa Kapolres Kuansing dan Ajudan Raja Juli
-
Pemegang Saham Waspada, CPIN dan GOTO Hengkang dari MSCI Global Standar Indexes
-
Chery Indonesia Catat Lonjakan Pemesanan di GIIAS 2026
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Makin Pedas, Rawit Merah Tembus Rp61.700/Kg