Suara.com - Perhelatan Mandiri Jogja Marathon (MJM) 2025 telah sukses digelar pada Minggu, 22 Juni 2025 di kawasan Candi Prambanan, Sleman, Yogyakarta. Sebanyak 9.200 pelari dari 17 negara turut meramaikan event lari tahunan ini.
MJM 2025 tidak hanya sekadar ajang lomba lari, tetapi juga wadah untuk memperkenalkan budaya sekaligus keindahan Yogyakarta. Hal itu terbukti dari beberapa panggung hiburan yang ditempatkan di jalur lari.
Ada pun pertujukan yang ditampilkan berupa iringan gamelan, jaran kepang, tari topeng, hingga permainan alu pada lesung. Hiburan tradisional tersebut rupanya menjadi penyegaran bagi pelari.
Keseruan dari hiburan-hiburan tersebut dirasakan oleh penyanyi sekaligus aktris Sheryl Sheinafia. Peserta lari kategori 10K ini mengaku senang dengan kemeriahan yang disuguhkan di jalur lari.
"Seru banget, ini pertama kalinya aku lari di Jogja, jadi aku ngerasa bener-bener rewarding karena aku juga nggak ada target. Aku jadi bisa nikmatin sawah-sawahnya, jadi bisa nikmatin cheering zone-nya, aku jadi bisa ngobrol juga sama beberapa teman-teman bikin konten," tutur pemain film 'Galih dan Ratna' tersebut.
Desain Medali Unik
Konsep budaya juga diaplikasikan melalui desain medali yang secara ekslusif mengenalkan sejarah Yogyakarta, yakni Sumbu Imajiner Jogja. Ini adalah warisan budaya yang mengandung filosofi spiritual.
Desain pertama dari seri lima tahun menampilkan Laut Selatan. Pada tahun berikutnya, desain akan mengikuti urutan dari Sumbu Imajiner tersebut yaitu Panggung Krapyak (2026), Kraton (2027), Tuju Jogja (2028), hingga Gunung Merapi (2029)
Uniknya lagi, semua medali tersebut bila digabungkan akan membentuk sebuah bunga dengan lima kelopak pada bagian belakang.
Baca Juga: Mandiri Jogja Marathon 2025: Antusias Peserta dan Keseruan Racepack Menyatukan Komunitas Pelari
Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi, mengatakan desain medali ini merupakan bentuk inovasi konsep dari Mandiri Jogja Marathon tahun ini.
"Secara konsep pasti diusahakan lebih baik dari tahun lalu. Dari finisher medal ini diciptakan suatu kreasi baru yang tidak hanya tahun ini, tapi juga menjadi series lima tahun. Ini temanya berdasarkan Sumbu Imajiner peradaban Jogja," jelas Darmawan saat ditemui di kawasan Candi Prambanan, Minggu, 22 Juni 2025.
Rupanya bentuk medali ini juga menarik perhatian pemenang utama kategori closed marathon female, Ina Lidya Utari. Menurutnya, desain medali juga menjadi salah satu alasan MJM 2025 atraktif.
"Sudah lihat di Instagram peluncuran medalinya, itu juga membuat semuanya menarik di event Jogja Marathon ini," ujar atlet asal Medan itu.
Ina melanjutkan bahwa MJM tahun ini lebih seru, terlebih dengan nominal hadiah yang bertambah. Ia berharap Bank Mandiri dapat meningkatkannya pada tahun mendatang.
"(Tahun ini) jauh lebih baik. Plus-nya untuk kami atlet ya, hadiahnya dinaikin dari tahun sebelumnya. Menurut saya udah steril ya, karena kan udah certified dari World Athlethics, ya, udah bagus, lebih tingkatkan aja," harapnya.
Tahun ini, Ina berhasil membawa pulang uang senilai Rp85 juta. Sebelumnya, Ina pernah ikut pada MJM 2023 dan berhasil menyabet juara dua untuk kategori yang sama.
Majukan Ekonomi Lokal
Selain perlombaan, MJM 2025 juga memiliki program lain yaitu memajukan ekonomi daerah sekitar dengan menghadirkan berbagai tenant UMKM serta brand olahraga lokal dalam mini expo Mlaku Lokal.
Setidaknya ada puluhan UMKM yang turut menjajakan dagangannya di area Kuliner Yogyakarta. Tempat yang memadai membuat peserta maupun pengunjung MJM 2025 betah berlama-lama menikmati hidangan yang disuguhkan.
"Kalau kita lihat banyak sekali peserta UMKM yang berpartisipasi, tidak hanya di tempat, waktu kemarin mungkin teman-teman juga lihat pengambilan race pack," jelas Darmawan.
Tidak hanya pada hari pelaksanaan, Bank Mandiri juga akan membuat program yang bertujuan memajukan ekonomi masyarakat sekitar Prambanan usai MJM usai.
"Nanti setelah acara ini, post event juga akan terus kita dorong dengan bagaimana beberapa program nanti detailsnya teman-teman akan di update yang terkait dengan komunitas-komunitas di sekitar Prambanan ini," tandasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
5 Two Way Cake Murah Kualitas Premium untuk Hasil Glowing Natural
-
5 Parfum Murah Wangi Mirip Victoria's Secret Bombshell, Lebih Hemat dan Tahan Lama
-
5 Mesin Cuci 1 Tabung Termurah, Watt Rendah dan Awet Buat Jangka Panjang
-
5 Sepatu Lokal Murah Selevel Nike Zoom Vomero 5, Harga Mulai Rp100 Ribuan
-
5 Rekomendasi Sepatu Lari SPECS Paling Nyaman dan Murah, Mulai 200 Ribuan
-
Apakah Marah-Marah Bisa Membatalkan Puasa Ramadan? Ini Penjelasannya
-
Moisturizer Gel Cocok untuk Kulit Apa? Ini 3 Rekomendasi Produknya
-
Kapan Waktu Ziarah Kubur Sebelum Ramadan? Ini Bacaan Doa dan Tata Caranya
-
Bukan Sekadar Main Game, Esports Bisa Jadi Sarana Belajar Skill dan Sportivitas
-
Apakah Smart TV Perlu STB? Ini 5 Rekomendasi TV Digital yang Murah tapi Berkualitas