Suara.com - Bank Mandiri kembali menggelar Mandiri Jogja Marathon. Tahun ini, acara akan berlangsung pada Minggu, 22 Juni 2025 di kawasan Candi Prambanan, Sleman, Yogyakarta.
Segala persiapan sebelum hari pelaksanaan pun mulai dilangsungkan. Salah satunya pengambilan racepack bagi 9.200 pelari yang telah mendaftar dan membeli tiket pada Februari 2025 lalu.
Pengambilan racepack dilaksanakan selama tiga hari di Ballroom Kasultanan, Hotel Royal Ambarrukmo, Yogyakarta, mulai Kamis, 19 hingga Sabtu, 21 Juni 2025 pukul 10.00 sampai 20.00 WIB.
Acara pengambilan racepack ini juga dibarengi dengan pagelaran Mandiri Expo yang di dalamnya termasuk Mlaku Lokal. Expo ini menghadirkan 24 tenant UMKM, dari apparel olahraga seperti SUVS hingga kuliner lokal yang memanjakan pelari dengan kuliner khas Jogja. Mandiri Jogja Marathon membantu akselerasi UMKM Jogja untuk naik kelas
Berdasarkan pantauan Suara.com, suasana pengambilan racepack tampak kondusif dan tidak terlihat antrian panjang karena MJM menyediakan setidaknya lebih dari 5 loket penukaran tiket.
Selesai menukar tiket, peserta banyak yang menyempatkan diri untuk berkeliling melihat produk-produk yang ditawarkan di acara expo maupun berfoto di area photobooth yang telah disediakan di luar ballroom.
Salah seorang pelari asal Palu, Sulawesi Tengah, bernama Ismail Arsyad, yang baru pertama kali ikut Mandiri Jogja Marathon 2025. Ia sudah beberapa kali mengikuti acara lari, namun belum pernah memilih kategori maraton.
"Untuk yang di sini (Jogja) baru kali ini, sebelumnya sudah beberapa kota sih. Cuma yang ini virgin (pertama kali), virgin 42 maraton. Sebelumnya half-marathon," paparnya saat bertemu di Hotel Royal Ambarrukmo pada Kamis, 19 Juni 2025.
Selain ikut perlombaannya, salah satu alasan mengikuti MJM 2025 karena lokasinya yang berada di Yogyakarta. Ia mengaku ingin menikmati keindahan alam yang disuguhkan daerah istimewa ini.
Baca Juga: Banyak UMKM Mati Sebelum Tumbuh, Ini Bukti Pendamping Menjadi Penting
"Sebenarnya ada event terbesar di Indonesia ini, hanya saya tertarik kalau maratonnya di Jogja karena pemandangannya. Kalau Jakarta kan sudah biasa, kalau di alam kan, mungkin Jogja dengan Bali, ya. Cuma katanya di sini elevasinya agak tinggi, tantangannya," sambungnya sambil terkekeh.
Ismail rupanya sudah mempersiapkan diri untuk mengikuti MJM 2025 sejak tiga bulan yang lalu. Segala pelatihan ia lakukan demi mencapai garis finish pada Minggu besok.
"Ini persiapannya kurang lebih 3 bulan. Yang pertama, pastinya lari ya, kemudian strength training, nge-gym juga biar tulangnya kuat karena waktu itu sempet di 21 maraton kemarin agak sakit. Nah, ini alhamdulillah kemarin 30 kilo aman," paparnya.
"Ambisi (untuk menang) tidak ada, saya bukan atlet. Targetnya itu kalau virgin, finish, strong. Kalau bisa tiap tahun, tiap tahun ikut," imbuhnya lagi.
Selain dari luar kota, beberapa warga Jogja pun ikut memeriahkan acara MJM 2025 ini. Dua di antaranya adalah Tika dan Bambang.
Tika ikut serta dalam MJM 2025 ini karena memang sudah terbiasa sejak 2017 lalu. Meski sempat vakum beberapa tahun setelah Covid-19, ia memutuskan untuk mendaftar lagi tahun ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan
-
Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB
-
Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak